Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2013

Asyiknya Berbelanja Berempat

Biasanya, aku dan keluargaku memilih waktu belanja bulanan di akhir atau di awal bulan. Kita lebih suka belanja di hari kerja daripada di hari sabtu atau minggu, karena di hari kerja suasananya tidak seramai di kedua hari tersebut. Apalagi aku bawa Alia yang masih balita, jadi aku harus memikirkan kenyamanannya.

Pasukan yang berangkat ada empat orang (hehe), aku, Alia, mamaku dan adikku. *Ini belanja bulanan apa piknik ya, satu keluarga ikut semua :p Tapi seruuu.. Lagipula semakin banyak yg ikut maka beban bawaan (belanja) semakin ringan. Selain itu, kalo bawa Alia sesekali juga masih harus aku gendong, seperti saat harus menyebrang jalan raya atau saat naik dan turun tangga eskalator. Kalo banyak yg ikut kan jadi ada yg bantuin aku bawa belanjaan, sementara aku ngegendong Alia.


Tempat yang aku pilih untuk belanja bulanan tidak terlalu jauh dari rumah, hanya cukup ditempuh dengan satu kali naik angkutan umum. Perjalanan dari rumah sampai di supermarket, hanya memakan waktu sekitar 20 me…

Jadikan Bangun Pagi Habitmu

Dulu sih saat aku masih jadi anak sekolahan, yang namanya bangun pagi tuh males. Ga tau juga deh, sebenernya males bangun paginya atau karena males harus sekolah :p Pokoknya yang namanya bangun pagi tuh, mesti aja dibangunin sama mama *ga mandiri banget*. Dan, kalo ketemu sama yang namanya libur sekolah itu rasanya happyyyy banget ^^ bukan berarti aku ga perlu bangun pagi sih, tapi habis Shalat Subuh aku bisa tidur lagi kalo bawaannya masih males beraktivitas *bad habit*.

Tapi alhamdulillaah semakin kesini aku semakin ngerti pentingnya bangun pagi. Aku mulai bisa mandiri, bangun pagi untuk Shalat Subuh tanpa harus dibangunin mama. Terutama saat aku sudah menikah, aku benar-benar belajar mandiri, termasuk dalam hal bangun pagi. Puncaknya adalah saat aku sudah punya anak, aktivitas bangun pagi itu jadi habit (kebiasaan), yang kalo ga aku lakuin tuh kayanya ga enak dan ada yang kuraaang gitu.

Sebisa mungkin aku bangun sebelum Subuh *alhamdulillaah untuk karunia Allah*, aku mengawali akti…

Tentang Aku

Kayanya belum lengkap ya blog ini, tanpa cerita tentang aku sebagai pemilik rumah maya ini. Oke dehh kalo begitu, aku cerita sedikit tentang aku ^^

Namaku Arifah Permatasari, tapi aku suka pake nama Arifah Abdul Majid, karena Abdul Majid itu nama almarhum ayahku, sebagai bentuk penghargaanku padanya, aku sematkan namanya di belakang namaku. Aku lahir 28 tahun yang lalu di bandung. Tapi sebenernya sih, mama dan ayahku bukan asli orang bandung, udah campuran sana-sini, ada makasar, betawi, sunda, jawa, hehe..jadi dulu agak bingung juga kalo ditanya orang mana. Kalo sekarang sih ada yang nanya orang mana, yaa..aku jawab aja dari bandung, lha..memang kelahiran bandung kok, dan besar didaerah jawa barat (sejak usia 4 tahunan pindah dari bandung ke cimahi). 

Meskipun aku kelahiran bandung, dan besar disekitar bandung juga, tapi kemampuan bahasa sundaku kurang baik, aku ga menguasai bahasa sunda yg halusnya :p
Bisa jadi karena sejak kecil, di rumah aku memang ga terbiasa menggunakan bahasa sun…

Kenalan Sama Alia Yuukk ^^

Diriku Tak Sebaik yang Terlihat

Aku masih sangat jauh dari kata baik. Aku belum pantas dibilang baik. Kalaupun ada orang yang menganggap aku baik, itu karena mereka tidak tau keburukan-keburukanku. Begitupun saat ada yang bilang aku baik, maka mereka hanya mengenal sebagian dari diriku.
Saat ada orang yang memujiku, dengan mengatakan aku ini orang baik, itu seperti teguran untuk diriku (sudah pantaskah aku dibilang baik?!). 

Aku masih belum bisa menjaga hati dari segala penyakit yang mengotorinya. Ibadahku masih minim, itupun belum tentu sudah baik di mata Allah. Hablum minnannas nya pun masih belum terlalu baik. Aku belum bisa jadi anak yang selalu membanggakan orangtua, begitu pula peranku sebagai ibu masih jauh dari kata hebat. Semuanya masih biasa-biasa saja, atau bahkan kurang..

Tapi aku berusaha supaya bisa jadi lebih baik, bukan lebih baik dari orang lain tapi lebih baik dari diriku yang sebelumnya. Yaa..meskipun perubahanku tidak signifikan, tapi mudah-mudahan bisa istiqamah, aamiin. 
Seseorang dikatakan hebat…

Menulis Tak Sekedar Menulis

Aku tidak beranggapan bahwa menulis adalah hal yang mudah, karena seringkali aku juga mengalami buntu saat harus menulis, atau bahkan saat ingin menulis sekalipun. Terkadang saat ingin menulis, aku mengalami blank di tengah tulisanku, dan akhirnya tulisan itu tidak jadi dipublikasikan, hanya masuk ke draft.  

Memiliki kemampuan menulis adalah anugerah, jangankan yang sudah mampu, yang baru memiliki kemauan seperti diriku pun sudah selayaknya disyukuri, karena nyatanya tidak semua orang suka menulis. Arti menulis disini bukan hanya sekedar menulis, tapi menuliskan sesuatu yang ada dalam pikiranmu.

Yaaa,,kalo menulis hanya sekedar menulis sih bisa jadi lebih mudah, ga harus berfikir tulisan ini baik atau tidak, bermanfaat atau tidak, enak dibaca atau tidak, dan sebagainya. Tapi buat aku menulis itu tak sekedar menulis. Buat aku menulis adalah membagikan manfaat untuk orang lain, dimana dari tulisanku itu orang lain bisa mendapatkan manfaat juga.

Tapi menulis bukan sesuatu yang bisa dipaks…

Mengeluh Itu NEGATIF !

Saat merasa cape, kesal, kehilangan sesuatu..pokoknya saat sesuatu terjadi tidak sesuai dengan harapanmu, apa yg kamu lakukan? Mengeluh, bisa jadi jawaban terbanyak dari pertanyaan ini. Rasanya kok belum lega gitu yaa kalo belum mengeluh, apalagi ada yg keluhannya dipublikasikan di sosial media.. Pastinya kalian suka baca kaan status-status yg isinya keluhan, alias status galau (istilah anak gaul jaman sekarang).

Tapi sebenarnya ketika kamu mengeluh saat itu kamu sedang memiliki energi negatif, karena biasanya ketika kamu mengeluh, kata-kata yang kamu ucapkan cenderung bermakna negatif. Pernah ga kamu merasa terganggu dengan timeline facebook atau twitter kamu, saat banyak sekali status galau disana? Jika kamu merasa terganggu dan ga nyaman baca status-status itu, dikarenakan status tersebut mengandung energi negatif. Coba bandingkan jika timeline facebook atau twitter kalian dipenuhi dengan status yang berisi motivasi atau kata-kata penyemangat, pastinya kalian lebih suka dong yaa...…

Bersih Itu Sehat

Bersih-bersih itu jadi kegiatan rutin harianku, dari mulai nyapu, lap-lap debu, nyikat lantai kamar mandi, sampe cuci piring. Selain itu juga ada kegiatan yang dilakukan beberapa hari sekali, seperti buang sampah ke tempat pembuangan sampah umum, ngepel, maupun nyuci-nyuci perlengkapan rumah tangga.

Tapi aku senang melakukan itu semua, karena aku berpikir rumah yang sehat itu ya rumah yang bersih ^^  Rasanya kalo sehari aja ga bersih-bersih rumah kaya ada yang kurang apaa..gitu (hehe..ini lebay bukan sih).

Sebenarnya sih dulu sebelum nikah ga gini-gini amat (suka banget bersih-bersih), malahan bisa dibilang jarang banget deh, bergulat ama kegiatan bersih-bersih rumah. Bukan berarti aku ga suka kebersihan lho ya, tapi dulu memang lebih banyak mamaku yang handle kerjaan rumah. Tapi setelah nikah, kok kaya punya tanggung jawab gitu untuk menjaga kebersihan rumah ^^*alhamdulillaah.

Dengan menjaga agar rumah selalu dalam keadaan bersih, sama artinya kita menjaga rumah tetap sehat, dengan de…

Ingin Bisa Banyak Bersyukur

Dalam hidup pasti akan selalu ada ujian, dan ujian hidup bukan kita yang memilihnya. Ada orang yang diberi ujian sakit, ada yang diberi ujian kekurangan harta, ada yg diberi ujian kehilangan orang terdekat, dan lain sebagainya. Termasuk saat kita diberi berbagai kemudahan, diberi kebahagiaan, diberi banyak harta, itu semua sebenarnya juga ujian. Saat diberi kesulitan maupun kekurangan, Allah menguji sejauh mana kita bisa bersabar menghadapinya, dan sebaliknya, saat kita diberikan berbagai kemudahan dan kelancaran rezeki, itupun adalah ujian Allah, sejauh mana kita bisa selalu bersyukur atas semua yg diberikanNya pada kita, termasuk juga sejauh mana kita banyak berbagi / bersedekah pada orang yang membutuhkan.

Demikian pula dengan hidupku, banyak sekali godaan-godaan iman yang membuat aku ingin mengeluh, tapi aku berusaha agar bisa terhindar dari banyak mengeluh. Bukankah keluhan sama sekali tak meringankan masalahmu? Eh, tunggu dulu mengeluh berbeda dengan sharing ya, saat kamu merasa …

Mereka Bilang, Korban Dari Perceraian Adalah Anak

Aku ga setuju dengan judul artikelku kali ini, *nah lho* :p  Ketika aku mengalami ujian dalam rumah tanggaku, dan aku dihadapkan pada masalah perceraian, saat itu aku sama sekali tidak merasa anak akan jadi korban dari perceraianku, karena perceraianku dengan suamiku saat itu adalah yg terbaik, setelah bercerai aku merasa jauh lebih tenang, lebih damai dan semua itu tentunya berdampak pula pada psikis anakku.

Sebelum aku mengalami perceraian, bisa jadi aku pun pernah berfikir demikian, bahwa saat perceraian terjadi, anaklah yg menjadi korban. Bahkan sampai sekarangpun aku masih bisa berfikir bahwa anak adalah korban, akibat dari perceraian untuk beberapa kasus, misal : ketika perceraian itu terjadi akibat perselingkuhan salah satu pihak, kemudian salah satu pihak mendoktrin anak untuk menjauhi salah satu pihak. Dalam kasus seperti itu anak memang benar2 menjadi korban dari permasalahan orangtuanya. 

Tapi, yang benar menurutku, anak bukan korban dari perceraiannya, tapi korban dari perma…

IBU Cinta Tanpa Akhir

Aku kira dirimu seperti wonder woman, karena kau begitu kuat, kau begitu tangguh dalam menjalankan peranmu sebagai ibu..

Saat kau harus menyandang status sebagai single parent, kala itu dua anak perempuanmu masih balita, dan kemudian engkau besarkan mereka tanpa peran suami, yg telah lebih dulu dipanggil olehNya disampingmu.. Tapi kau sanggup menjalaninya dengan baik..

Luar bisa dirimu Ibu, sekalipun dimata orang lain kau hanya seorang ibu rumah tangga.. namun dimataku engkau satu-satunya perempuan luar biasa dalam hidupku..

Saat aku mengalami masa-masa tak mudah dalam rumah tanggaku, hanya dirimu satu-satunya yang selalu membesarkan hatiku, meski aku tau kala itu dirimu pun lebih gundah dariku..

Karena cintamu lah aku sanggup melewati berbagai ujian dalam hidupku, cintamu yang aku rasakan sepanjang waktu, sepanjang masa.. selamanya ^^

I Love You Alia ^^

Alia sekarang sudah lebih dari 2 tahun, alhamdulillaah senang melihat alia sehat, ceria, dan jadi anak yg menyenangkan. 
Alia benar2 membuatku jatuh hati.. hanya alia lah satu2nya orang yang membuatku merasakan suatu perasaan yg belum pernah aku rasakan sebelumnya, perasaaan yg membuatku sungguh bahagia hanya dengan melihatnya tersenyum, aku merasa begitu tenang saat memeluknya, aku merasa luar biasa bahagia saat melahirkannya. 
Ternyata demikian indahnya memiliki anak..

I Love You Alia ^^

Dilemaku Sebagai Seorang Single Mother...

Sebagai seorang single mother alias menjalankan peran sebagai orangtua tunggal dalam keseharian alia saat ini, ada beberapa hal yang menjadi dilemaku salah satunya adalah memilih pekerjaan. Karena peran pencari nafkah yg dulu diemban oleh suami dan sekarang sudah tidak lagi, maka peran itu jatuh ketanganku, sekalipun alia masih punya ayah yg berkewajiban menafkahi, tapi aku punya kewajiban untuk menafkahi diriku sendiri. Akupun punya keinginan untuk bisa mencukupi semua kebutuhan alia sesuai dengan kemampuanku, tentunya aku tak ingin alia kekurangan materi. 

Nah, disinilah dilema itu terjadi.. saat aku dihadapkan pada kewajiban mencari nafkah, aku pun punya kewajiban sebagai seorang ibu yg harus mendidik anaknya. Aku punya dua pilihan, bekerja diluar rumah dengan pendapatan yg sudah ditentukan perusahaan atau bekerja dirumah dengan pendapatan yg tidak menentu. 
Dan manakah yg aku pilih?.. Aku memilih untuk bekerja dirumah. Sebenarnya aku pernah juga punya keinginan untuk bekerja diluar …

Ternyata Memaafkan Ada Prosesnya Toh...

Dulu aku berfikir kalo kita sudah benar2 memaafkan seseorang, itu berarti seharusnya aku sudah bisa menghilangkan rasa sakit hatiku pada orang itu.. Nah, kalo belum hilang rasa sakitnya aku pikir saat itu aku belum benar2 memaafkannya dengan sungguh2, yaa...bisa dibilang belum tulus lah atau belum ikhlas lah..

Sampaisatu saat ga sengaja ada saudara sepupuku yang kuliah di jurusan Psikologi memberitahuku bahwa memaafkan itu butuh proses. Jadi, saat kita memaafkan seseorang bukan berarti kita bisa benar2 melupakan semua yg terjadi terkait dengan sakit hati kita pada orang tersebut. 
Aku kutip kata2 sepupuku itu (Rizka Marshifa) : "Memaafkan bukan berarti melupakan, karena manusia punya memori dan semua pengalaman kita akan tetap disimpan.. Tapi, memaafkan itu proses hingga bagaimana ketika kita melihat kembali kejadian tersebut, emosi kita udah ga negatif lagi" 

Disitu aku langsung mengerti... Ohh ternyata memaafkan itu ada prosesnya ^^ jadi ketika kita sudah memaafkan seseorang …

Menjadi Janda Itu Bukan Aib Tapi Juga Bukan Hal yang Membanggakan

Beberapa tahun lalu sebelum aku sendiri mengalami perceraian, aku suka heran sama orang2 yg rumah tangganya berakhir dengan perceraian... Aku suka bertanya dalam hati, kenapa sih mereka bercerai, kok perempuan sampe menggugat cerai suaminya, kok baru nikah beberapa tahun udah bercerai ?... Pokoknya anggapan2 yg bisa jadi kurang positif ini muncul dalam benakku.. 

Tapi setelah aku mengalami sendiri perceraian, mengalami sendiri betapa tidak mudahnya proses sebelum perceraian, proses pengadilan, bahkan proses pasca perceraian, dimana aku mengalami masa2 yang kerap membuatku begitu khawatir akan apa yang akan terjadi selanjutnya... disinilah semua pertanyaan2 dalam benakku waktu itu terjawab sudah.. Perceraian membuatku banyak belajar, semua ini adalah proses pembelajaran hidup yang harus membuatku menjadi lebih bijak.. 

Sekarang aku jauh lebih bisa berempati dengan orang lain yg mengalami hal yang sama, terutama pada pihak wanita. Bahwa setiap perceraian pasti ada alasan dibaliknya.
Menja…

Setiap Wanita Memiliki Karunianya Tersendiri

Saat kamu melihat ada wanita2 lain yang lebih sukses darimu, lebih cantik darimu, lebih pintar darimu, apa yang kamu rasakan? Merasa berkecil hati, merasa rendah diri atau malah merasa iri dengan mereka? Na'udzubillah, jangan sampe ya kita diliputi rasa iri pada orang lain yg lebih dari kita. 
Karena pada dasarnya setiap wanita dikaruniai kelebihannya masing2 oleh Allah, Allah memberikan kita warna2 yang berbeda. Si A dikaruniai kepintaran memasak, si B dikaruniai kepintaran mengatur keuangan, si C dikaruniai kepintaran dalam bergaul dan seterusnya ^^ 
Bisa jadi si A yg pintar masak ga sepintar si B mengatur keuangan, begitu juga sebaliknya...

Nah, terus gimana kalo ada wanita yang lebih pintar dari kita dalam begitu banyak hal ? Ya kita harus ikut bangga dong, harus ikut bersyukur ada wanita yg bisa mengangkat derajat wanita. Mereka ada untuk memotivasi kita lho, agar kita juga bisa mencontoh mereka (tapi bukan jadi plagiat ya, hehe) dalam hal2 positif yang memang sesuai dengan diri…

Hati-hati dengan Lensa Kontak !

Aku udah lumayan lama juga lho pakai kacamata (meskipun sempet beralih ke lensa kontak), pertama kali pake kacamata pas duduk di kelas 1 SMA, berarti udah sejak 14 tahun lalu aku pake kacamata..
Beberapa tahun memakai kacamata aku mulai suka ngerasa ga nyaman, suka sakit kepala, pegel mata, terus juga ngerasa ga pede berkacamata.. 
Akhirnya aku beralih deh ke lensa kontak, beberapa tahun pake lensa kontak sih ga ada masalah berarti..tapi lama2 ngerasa keganggu karena mata berasa kering kalo banyak kena angin dan kalo udah kelamaan pake bawaannya ga nyaman pengen cepet2 dilepas.. aku coba siasatin pake tetes mata khusus untuk mata yg memakai lensa kontak, kaya pelumas gitu... jadi mata berasa lembab n ga kering..

Nah...parahnya... lama kelamaan karena aku merasa repot setiap malam harus buka lensa kontak, akhirnya aku cobain utk make lensa saat tidur.. tapi sebelum dan sesudah tidur aku pake dulu cairan khusus yg bikin mata lembab itu supaya mataku tetap berasa nyaman ga kering.. alhasil…

Belajar Lembut karena Alia ^^

Sebenarnya aku bukan tipe orangyang sering berlemah lembut,, tapi kalo sama Alia aku pengen bisa selalu bersikap lemah lembut ^^ (kecuali kalo emang mama lagi marah ya de... hehe)karena aku berfikir bahwa anak yg dididik dengan kelembutan akan menjadikan anak tersebut pun memiliki sikap yg sama,, aku ingin sekali Alia mempunyai sikap yg satu ini..secara lahir maupun batin. Tapi lembut disini tentunya sesuai dengan situasi dan kondisi, kalo memang keadaan mengharuskan kita bersikap tegas ya tegas,, 

Aku juga meyakini bahwa mendidik anak itu diperlukan kelembutan termasuk ketika kita sedang marah pada anak, usahakan untuk tidak memarahinya di depan orang lain, tidak memukul atau mencubit anak yg membuatterluka, tidak memaki anak / mengeluarkan kata2 kasarpada anak, dan jangan berteriak2 pada anak saat kita memarahinya. Aku berusaha menghindari hal2 ini, karena hal2 kasar seperti diatas hanya akan memberikan efek negatif bagi anak di kemudian hari...bisa jadi anak meniru atau memiliki luk…

Bukan Ga Bisa Masak Tapi Ga Bakat Masak (hehee......)

Aku tuh yaa udah umur 28 begini...udah pernah ngalamin jadi ibu rumah tangga and skrg udah punya anak pula tapi ga demen lho yang namanya masak, bisa sih bisaa...kalo yg simple2 kaya tumis2an, bikin bihun/mie goreng, nasi goreng, bahkan bikin rendang juga bisa lho waktu ngalamin jadi istri dulu.. ^^ Tapi ya gitu,,,ga punya passion banget utk bisa pinter masak,,

Dulu waktu sebelum nikah...boro-boroo kenal sama yg namanya resep2 masakan plus bumbu2nya, yg aku tau ya garem, kecap, cabe dll yg umum, kalo yg namanya lengkuas, jahe, kemiri dan lainnya aku masih mikir lho dulu bentuknya kaya gimana *paraahhh....*
Setelah nikah, mau ga mau aku belajar deh dikit dikit bisa masak, dari mulai tumis2an, goreng2an, nasi goreng... 
Tapi jangan tanya berapa lama aku masak,,, *tepok jidat* untuk masak yg simple aja kaya tumis,,aku bisa ngabisin waktu sejam... 
Apalagi masak rendang lebihh dari itu.. hihii... 

Aku juga heran siiih kira2 apa ya yg bikin aku kurang merasa tertarik sama yg namanya masak... 
A…

Aku Belum Siap Meninggal........

Pada hakikatnya setiap orang sedang menunggu giliran kapan saatnya kita dipanggil Allah untuk mengakhiri perjalanan kita di dunia ini..
Tapi aku belum siap... masih banyak bagian dari diriku yg harus diperbaiki, masih banyak kesalahan2 yg aku belum bertaubat darinya, dan masih ada ketiga impianku yg belum terwujud... disamping itu aku juga belum jadi anak yg baik, belum jadi ibu yg baik, belum jadi kakak yg baik dll... 
Lalu kapan aku siap??...... Bisa jadi jawabannya adalah, aku tak akan pernah benar2 siap....tapi pada saatnya nanti aku ingin bisa mempersiapkan diriku dengan sangat baik,, dalam arti aku sudah punya bekal yg banyak ^^ aamiin.

Ya Allah Ya Rahman, kumohon karuniai aku dan keluargaku, serta semua pembaca Rumah Jurnalku kematian yg baik..Khusnul Khatimah, aamiin.

Mulutmu Harimaumu vs Diam itu Emas

Peribahasa Mulutmu Harimaumu inimemang benar adanya,, buktinya ada lho orangyang masuk penjara cuma gara2 curhat di sosial media.. ada orang yg jadi bercerai gara2 suami mengucap kata cerai saat marah (padahal udahnya si suami tersebut nyesel), ada yg bertengkar n jadi musuhan cuma gara2 salah paham karena salah ngomong...dan lain-lain. 

Oleh karenanya berhati2lah dengan kata2mu sendiri... terutama saat marah, karena ketika marah kita memiliki kecenderungan untuk mengeluarkan kata2 yg kurang bijak atau kata2 yg saat kita mengucapkannya tanpa dipikir terlebih dahulu.. 

Ternyata peribahasa Diam itu Emas berkaitan dengan kehati2an kita saat bicara adalah benar,, ketika marah memang lebih baik diam daripada kita mengucap kata2 yg tidak baik.. jadii kalo kalian sedang marah inget2 deh peribahasa ini ^^

Sekarang pilihan ada di tangan kalian mau ketemu harimau atau dapet emas?? hehee........ *_^

Ceritaku tentang Jilbab ^^

Meskipun sudah hampir 7 tahun aku memakai jilbab namun masih banyaakk yg kurang dari cara ku berjilbab,, tapi aku berusaha supaya aku bisa menjaga jilbabku dihadapan non mahram.. Dirumah pun aku terbiasa memakai jilbab, yaa..meskipun jilbabnya juga masih suka pake yg bahan paris tanpa daleman (sebenernya agak transparan gitu) tapi hanya untuk dirumah.. *_^ ya kalo bener2 mau pergi aku ganti baju n jilbab dengan yg lebih baik. 

Kalo keluar rumah (pergi2an) aku berusaha pakai jilbab yg menutup dada, tidak terlalu tipis, untuk pakaian pun aku berusaha memakai yg lebih longgar.
Bahkan aku sukaa pake jilbab panjang, rasanya nyamaaann and adeeemm di hati ^^ 

Aku pakai jilbab panjang bukan menandakan bahwa aku sudah jadi orang baik, karena aku belum pantas dibilang baik... aku memakai jilbab panjang sebagai bentukketaatanku pada Allah disamping sekian banyak perintahNya yg belum aku penuhi..

Kebaikan atau hati seseorang tidak bisa hanya dinilai dari panjang pendeknya jilbab,,,belum tentu orang …

Minggu bersama Alia ^^

Alhamdulillaah ini hari minggu... saatnya Me Tiiiiimmmeeee ^^ saatnya aku menikmati waktu bersama Alia lebih banyak dari biasanya, karena hari minggu aku off dari buka netbook dan off dari update Shalihah SHOP.  Tapi alhamdulillaah hari ini tetap ada transferan masuk dari salah satu Customer yg udah bbrp kali order ^^ Thanks Allah. 
Hari minggu ini ga ada yg spesial banget sihh,,,hanya di rumah,, menikmati waktu dengan keluarga dengan nonton tv, ngobrol dan becanda2 sama Alia :D  Bedanya dari hari2 senin-sabtu adalah..hari ini aku bisa lebih banyak waktu nemenin Alia, nemenin bobo siang bareng.. (biasanya kalo senin-sabtu ga selalu ditemenin aku).

Alia sekarang sudah 2 tahun lebih, semakin besar..semakin menyenangkan..semakin bikin happy, alhamdulillaah ^^ memiliki anak itu benar2 membahagiakan,,, AJAIB karena hanya dengan memeluknya kita bisa bahagia..bisa merasa tenang, dengan melihat senyumnya pun sudah lebih dari cukup membuatku ikut tersenyum senang.. hanya pada Alia aku merasakan …

Aku bukan perempuan luar biasa..........

Aku hanya perempuan biasa yg masih berusaha sedikit demi sedikit agar bisa jadi orangbaik,, aku bukan perempuan yg spesial,,bukan perempuan yg memiliki prestasi mengagumkan,,bukan perempuan dengan kepintaran diatas rata2... daya hafalanku pun rendah (ini terbukti saat aku menjalani Psikotes di kampusku dulu) dan aku juga masih sangat jauh sekali dari predikat perempuan Shalehah.
Aku pernah mengalami penurunan iman, pernah mengalami perceraian, pernah mengalami masa2 buntu,,,dimana aku merasa semangatku menurun,, aku merasa sudah berusaha namun hasilnya masih jauh dari harapanku... 

Tapi aku tidak suka mengeluh pada siapapun.. aku tak ingin terlihat lemah ! selain itu aku tau keluhan tak akan menyelesaikan apapun... Biarlah hanya Allah saja satu2nya yg mengetahui segala dukaku.. Allah Yang Maha Mengetahui, Allah Yang Maha Penolong, biarkan Dia jadi satu2nya sandaranmu saat kau merasa sedih.. 

Kalian perempuan2 muslimah jadilah perempuan yg kuat,,yg tangguh,,yang selalu bisa menyemangati …

Bukan Hakim JANGAN MENGHAKIMI !

Kita seringkali begitu pandai menilai orang lain padahal kita tidak benar2 tau pasti apa yg sebenarnya dialami oleh orang lain tersebut. 
Ketika kita melihat tayangan infotainment misalnya, seringkali kita ikut2an berargumen tentang si seleb yg diberitakan tersebut bahkan argumen kita terkadang terkesan menghakimi (padahal kenal aja enggak sama si selebnya),, 
Dan hal ini tidak hanya terjadi ketika kita menonton tayangan infotainment tapii terjadi pula dalam keseharian kita.. saat tetangga, teman, atau bahkan saudara kita terlibat masalah tanpa kita tau pasti masalahnya apa seringkali kita menyudutkan orang yg sedang bermasalah tersebut.

Hal ini pun sempat aku alami sendiri ketika aku mengalami perceraian,, ada orang2 yg salah menilai dan sebagian dari penilaian itu adalah tidak benar ! Yang aku rasakan saat itu adalah heran (kok mereka bisa menilai sesuatu yg mereka tidak tahu pasti kebenarannya), sedih ketika itu datang dari orang yg kita kenal, kesal juga saat mood aku memang lagi ga …

Resep Cantikku adalah Teh Hijau

Aku nyoba pake Teh Hijau baru bbrp bulan lalu,, awalnya sih aku cuma pake Teh Hijau untuk diminum.. yaa,,,daripada pake suplemen2 yg belum tentu cocok dan aman, aku pikir kenapa ga coba Teh Hijau aja, kalo teh kan dari sejak jaman dahulu kala juga orang2 udah pada tau kali manfaatnya :) ya udah aku minum deh tuh Teh Hijau... 

Awal minum Teh Hijau aku sempet ngerasain agak ga enak perut :p pas aku googling ternyata minum Teh Hijau itu ada petunjuk yg harus lebih diperhatiin dibanding kalo kita minum teh yang biasa, kalo Teh Hijau itu airnya ga boleh terlalu panas banget (kalo aku biasa dicampur air panas sama air biasa yg ga panas), terus nyeduh kantung teh nya ga boleh kelamaan apalagi sampe didiemin lebih dari 5 menit dijamin paiiittt n sepeeetttt (hehee) cukup sekitar satu menit/kurang, lalu minum nya juga ga boleh kelamaan jaraknya dari waktu kita nyeduh,,paling lama sejam udah abis diminum, dan yg terakhir, minum Teh Hijau ga boleh kebanyakan yahh, aku sih cukup 2 cangkir sehari, m…

Apa definisi PUNCAK KEBAHAGIAAN mu?

Setiap orang punya definisi puncak kebahagiaan yang berbeda2..karena kondisi dan sudut pandang tiap orang ga sama, menurut si A puncak kebahagiaan itu saat ia memiliki anak dan suami yang menyayanginya, menurut si B saat ia bisa mencukupi nafkah keluarganya dengan layak, sedangkan menurut si C saat ia bisa memberangkatkan kedua orangtuanya ibadah Haji ke Mekah. 

Hmmm...lalu bagaimana dengan kamu? :) 
Menurut definisi aku sendiri puncak kebahagiaan itu saat aku bisa meraih ketiga mimpiku, dan mama jadi orang pertama dan orang yang paling bahagia serta bangga terhadapku :) aamiin. 

Yaa...mudah2an kita semua bisa mendapatkan PUNCAK KEBAHAGIAAN kita masing2 yaa,, :) aamiin.
Tapi ini bahasan soal puncak kebahagiaan di dunia lhoo,, sedangkan puncak kebahagiaan yang sesungguhnya, yang hakiki adalah yang akan kita dapatkan di Syurganya Allah kelak, insya Allah. 

Gimana sudah ditulis belum definisi puncak kebahagiaanmu? ayo ditulis,,,supaya jadi doa !

Pujian Itu Bisa Jadi Berbahaya

Apa yang kamu rasakan saat ada seseorang memujimu? senang, bangga, atau merasa berbesar hati dengan pujian itu? Tahukah kamu bahwa ketika kamu dipuji bisa jadi syaitan menyelusup dalam pujian itu sehingga membuatmu merasa bangga,,parahnya jika kekuatan imanmu lemah maka kau akan membenarkan pujian itu kemudian merasa pujian itu memang layak untukmu, contoh : saat ada seseorang yg memuji kebaikanmu, dalam hati kamu merasa bangga, merasa bahwa pujian itu memang benar,,, nahh disini BAHAYA nya ketika pujian membuatmu merasa diiri ini sudah baik (padahal belum menurut Allah) bahkan membuatmu menjadi sombong dengan pujian itu, merasa orang lain yg tidak menerima pujian tidak lebih baik darimu, Na'udzubillahi min dzalik, jangan sampe yaa... :)

Terus gimana caranya menyikapi pujian? Ucapkan alhamdulillaah seraya memohon kepada Allah agar menjadikan pujian sebagai doa, dan menjadikan pujian tersebut motivasi untukmu supaya menjadi pribadi lebih baik lagi.. atau jadikan pujian sebagai bahan…

Hidayah berjilbab itu datang di usia 22

Sebenernya aku merasa lumayan terlambat memakai jilbab,, usiaku saat itu sudah 22 tahun, sudah jauuuhh dari usia akil baligh. Tapi iaku sangaaatttt bersyukur alhamdulillaah, karena niatku untuk berjilbab benar2 datang dari dalam hatiku sendiri tak ada dorongan dari orang lain,, Aku bisa bilang itu yang namanya HIDAYAH, pada saat itu aku berhijrah dari Arifah yang belum berjilbab dan masih sering berpakaian ketat dan sexy kemudian menjadi Arifah yang berjilbab, yang berusaha lebih baik menutup aurat :) 

Namun pada awal2 aku berjilbab aku masih banyak kekurangannya, masih pake celana jeans ketat, masih pake kerudung pendek, masih blm pakai kaos kaki, bahkan masih terlihat lekuk tubuhnya, astaghfirullah. 
Pernah satu ketika aku ke kampus memakai celana jeans cukup ketat dan atasan yg panjangnya belum sampai menutup *maaf* pantat, dan ada salah satu dosen pria mengomentari cara berpakaianku (untungnya komentarnya ga di depan orang lain,, maluuu) kurang lebih beliau bilang begini : "Kam…

Tak Ada Kata Terlambat (untuk memulai menulis Blog)

Alhamdulillaah akhirnyaa...aku bisa punya blog juga :) padahal tau yang namanya blog itu udah beeertahun-tahun lalu... tp baru kepengen punya blog n kepikiran buat bikin blog ya baru bbrp hari yg lalu.. (hihi..kemana ajaa) tapi ga apa2... Tak ada kata terlambatutk belajar atau memulai sesuatu...

Aku berharap blog ini bisa memberikan banyak manfaat untuk orang lain termasuk diriku.. :)
Mmmhh sebenernya dari dulu aku suka menulis...dari dulu jaman aku SD..belasan tahun lalu, aku udah punya buku diary gitu :p buku yg isinya cuma sekedar cerita2 atau curhat.. nahh bbrp tahun belakangan aku baru kenal yang namanya jurnal.. jurnal dalam definisi seorang Arifah Abdul Majid itu adalah : suatu tulisan atau cerita kehidupan atau pengalaman hidup sehari2 yang disertai dengan pembelajaran/hikmah didalamnya... jadi buat aku jurnal itu beda dengan diary, kalo diary itu hanya berupa curhat2 sedangkan jurnal lebih dari sekedar curhat tapi harus disertai pembelajaran... maksudnya ada hikmah/manfaatnya b…