Skip to main content

Ingin Bisa Banyak Bersyukur

Dalam hidup pasti akan selalu ada ujian, dan ujian hidup bukan kita yang memilihnya. Ada orang yang diberi ujian sakit, ada yang diberi ujian kekurangan harta, ada yg diberi ujian kehilangan orang terdekat, dan lain sebagainya. Termasuk saat kita diberi berbagai kemudahan, diberi kebahagiaan, diberi banyak harta, itu semua sebenarnya juga ujian. Saat diberi kesulitan maupun kekurangan, Allah menguji sejauh mana kita bisa bersabar menghadapinya, dan sebaliknya, saat kita diberikan berbagai kemudahan dan kelancaran rezeki, itupun adalah ujian Allah, sejauh mana kita bisa selalu bersyukur atas semua yg diberikanNya pada kita, termasuk juga sejauh mana kita banyak berbagi / bersedekah pada orang yang membutuhkan.

Demikian pula dengan hidupku, banyak sekali godaan-godaan iman yang membuat aku ingin mengeluh, tapi aku berusaha agar bisa terhindar dari banyak mengeluh. Bukankah keluhan sama sekali tak meringankan masalahmu? Eh, tunggu dulu mengeluh berbeda dengan sharing ya, saat kamu merasa beban hidupmu terlalu berat, kamu dibolehkan lho untuk sharing, tapi pilih-pilih orang yaa.. pilihlah orang yang kamu nilai dia bisa menjadi pendengar yg bijak, dan bisa memberikanmu masukan yang positif. Sharing itu dimaksudkan untuk mencari solusi, bukan hanya sekedar mengeluarkan unek-unek supaya hati kamu plong aja (ini mengeluh namanya..). 

Aku ingin bisa banyak bersyukur, apapun dan seberapa pun yang Allah berikan, salah satu caranya adalah dengan selalu positive thinking. Selalu berkhusnudzan atau berprasangka baik pada Allah. Coba menganggap bahwa yang Allah berikan saat ini adalah yg terbaik untukku. Jika saat ini aku belum punya ini, belum punya itu, ya memang itu yg terbaik ^^  Tak boleh ada kata berkecil hati saat melihat kelebihan yg dimiliki orang lain dalam hal duniawi.

Mudah-mudahan Allah menjadikan kita pribadi-pribadi yg pandai bersyukur, aamiin.


Comments

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …