Skip to main content

Menjadi Janda Itu Bukan Aib Tapi Juga Bukan Hal yang Membanggakan

Beberapa tahun lalu sebelum aku sendiri mengalami perceraian, aku suka heran sama orang2 yg rumah tangganya berakhir dengan perceraian... Aku suka bertanya dalam hati, kenapa sih mereka bercerai, kok perempuan sampe menggugat cerai suaminya, kok baru nikah beberapa tahun udah bercerai ?... Pokoknya anggapan2 yg bisa jadi kurang positif ini muncul dalam benakku.. 

Tapi setelah aku mengalami sendiri perceraian, mengalami sendiri betapa tidak mudahnya proses sebelum perceraian, proses pengadilan, bahkan proses pasca perceraian, dimana aku mengalami masa2 yang kerap membuatku begitu khawatir akan apa yang akan terjadi selanjutnya... disinilah semua pertanyaan2 dalam benakku waktu itu terjawab sudah.. Perceraian membuatku banyak belajar, semua ini adalah proses pembelajaran hidup yang harus membuatku menjadi lebih bijak.. 

Sekarang aku jauh lebih bisa berempati dengan orang lain yg mengalami hal yang sama, terutama pada pihak wanita. Bahwa setiap perceraian pasti ada alasan dibaliknya.
Menjadi janda bukan sesuatu yg aku harapkan, namun saat semua itu harus terjadi, aku tak bisa mengelak dari takdirNya. Status sebagai janda bukan status yang negatif, kecuali pada kasus yg memang terbukti sang perempuan melakukan zina dengan lelaki yg bukan suaminya, hingga kemudian si suami tersebut menceraikan wanita itu. Tapi kalaupun ada kasus seperti ini jangan mencela status jandanya tapi perbuatan negatifnyalah yg harus dipersalahkan. 

Namun di sisi lain, sekalipun status janda ini bukan aib..ini bukan status yang bisa aku banggakan, aku tak merasa senang dengan status sebagai janda.. Tapi aku sangat bersyukur karena semua ujian yg membuatku banyak belajar itu telah aku lewati ^^ 

Untuk para wanita yang menjadi single mother, jangan pernah berkecil hati... Saat ada orang lain yang memandang negatif dengan statusmu, maklumilah mereka.. mereka hanya tidak memahami apa yg kalian alami karena mereka tidak mengalaminya.

Comments

  1. InsyaAllah semoga tidak akan pernah terbersit pun secuil ghibah dihati ttg status itu... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin, aah senangnya ada orang2 seperti mba Riski :)

      Delete
  2. Mbak keren ! Saya jadi pengen menjanda ehh ~ ahaha. kebetulan ,mbak saya juga pernah mengalami perceraian karena KDRT & gak di nafkahi berbulan bulan di tinggal pula. setelah cerai, mbak saya ngurung diri terus. Sampai akhirnya ibu nasehatin, kalau janda itu bukan hal hina. harusnya dia bangga, bisa ngambil keputusan yang bener. akhirnya mbak saya mulai terbuka dan sekarang udah berkeluarga lagi. Btw ibu juga udah di tinggal bapak meninggal, dan meninggalnya pas saya Try Out UNAS T^T

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam untuk mbaknya ya.. Betul banget, janda itu bukan aib kok, karena banyak wanita yang menjadi janda karena memang takdirnya sudah seperti itu. Novias sekarang jagain mamanya ya, kan ayah udah gak ada.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …