Skip to main content

Tak Ada Kata Terlambat (untuk memulai menulis Blog)

Alhamdulillaah akhirnyaa...aku bisa punya blog juga :) padahal tau yang namanya blog itu udah beeertahun-tahun lalu... tp baru kepengen punya blog n kepikiran buat bikin blog ya baru bbrp hari yg lalu.. (hihi..kemana ajaa) tapi ga apa2... Tak ada kata terlambat utk belajar atau memulai sesuatu...

Aku berharap blog ini bisa memberikan banyak manfaat untuk orang lain termasuk diriku.. :)
Mmmhh sebenernya dari dulu aku suka menulis...dari dulu jaman aku SD..belasan tahun lalu, aku udah punya buku diary gitu :p buku yg isinya cuma sekedar cerita2 atau curhat.. nahh bbrp tahun belakangan aku baru kenal yang namanya jurnal.. jurnal dalam definisi seorang Arifah Abdul Majid itu adalah : suatu tulisan atau cerita kehidupan atau pengalaman hidup sehari2 yang disertai dengan pembelajaran/hikmah didalamnya... jadi buat aku jurnal itu beda dengan diary, kalo diary itu hanya berupa curhat2 sedangkan jurnal lebih dari sekedar curhat tapi harus disertai pembelajaran... maksudnya ada hikmah/manfaatnya buat org lain termasuk aku waktu baca2 lagi tulisan itu :) 

Lalu kenapa Blog ini dinamakan RumahJurnalku ? yaa karena blog ini adalah tempat aku menulis hal2 yg aku harap bisa bermanfaat buat orang lain..blog ini juga nantinya insya Allah akan menjadi tempat utk aku menulis pengalaman2 hidup aku atau hal2 lain yg aku ingiiin sekali tulis dan share dgn orang banyak,, okee...mudah2an bermanfaat.. aamiin.

Oke...aku harap kalian pembaca blog RumahJurnalku menyukai tulisan2ku dan dapat mengambil manfaat yg banyak dari apa yg kalian baca disini, aamiin. 

Comments

  1. aku punya blog dr 2011 tp baru mulai diisi bulan lalu... hehehehe...
    salam kenal, mb ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oya, wah..ayo diisi mbak :) Salam kenal kembali ya..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …