Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2014

Ulah Si Rambut Panjang

Aku masuk SD saat usiaku masih 5 tahun, saat itu masih terbilang jarang anak masuk sekolah SD di usia tersebut. Itu sebabnya, semasa sekolah aku seringkali menjadi anak yang paling muda usianya di kelas. Kadang suka merasa dianggap anak bawang gara-gara hal itu, didukung dengan perawakanku yang kecil membuat aku semakin dianggap si bungsu diantara teman-temanku :p Enak?, enggak juga sih sometimes.. hehe.

Selama aku duduk dibangku SD rambutku selalu panjang, bahkan pernah panjangnya sampai menyentuh pantat. Hampir setiap hari mama mendandani rambutku, entah dikuncir 1 atau 2, dikepang 1, 2, 3 bahkan sampai lebih dari 5 pun pernah, tak lupa mama memberinya aksesoris, seperti jepit atau karet warna-warni. Aku tergolong anak yang penurut di kelas, ga banyak tingkah, ga centil, ga banyak omong, sayangnya ga pintar pula *adeeeeuuhh*. Biar begitu aku cukup dekat dengan teman-temanku, ahamdulillaah ada beberapa orang teman SD yang sampai saat ini masih silaturahmi, ya..meskipun hanya melalui f…

Muslimah, Dirimu Terlihat Lebih Anggun Dengan Jilbab

Tau ga, aku tuh sukaaa banget ketika ada teman atau saudaraku yang menyatakan keinginannya untuk berjilbab (menutup aurat dengan lebih baik), rasanya kok ikutan semangat.. langsung deh aku berondong dia dengan ratusan kata motivasi untuk berjilbab *heee, lebay bangett*. Apalagi ketika aku melihat mereka kemudian jadi berjilbab, waaah semakin seneng deh, ikut bersyukur alhamdulillaah.

Aku tau, keputusan seorang muslimah untuk menggunakan jilbab memang ga semudah membalikkan muka, eh..telapak tangan :p hihi.. Jika memang semudah itu tentu semua orang akan mudah memutuskan untuk berjilbab. Seringkali banyak pertimbangan yang menjadi penghalang, seperti tempat kerja yang tidak memperbolehkan, orang terdekat yang tidak mendukung atau bahkan melarang, belum punya stock baju panjang dan jilbab yang cukup, atau memang belum siap secara batin. Sebenarnya hal-hal tersebut hanya godaan saat kita memiliki niat baik. 

Saat kamu sudah punya niat untuk berjilbab, maka berdoalah pada Allah, minta pada…

Ibumu, Ibumu, Ibumu, Kemudian Ayahmu..

Hal yang paling kutakutkan saat aku sedang dalam proses perceraian adalah jika sampai aku terpisah dari putriku. Sebagai seorang ibu yang memiliki kedekatan batin yang besar dengan anak, yang dimulai sejak masih dalam kandungan, saat proses lahiran, dan setelahnya..tentu aku tak ada sedikitpun keinginan untuk jauh dari putriku. Apalagi ketika itu putriku masih bayi. Aku takut jika sampai pengadilan memutuskan pengasuhan putriku jatuh ke tangan mantan suami. 

Secara hukum, apabila terjadi perceraian maka anak yang berusia di bawah 12 tahun berada di bawah pengasuhan ibunya.

Dalam Kompilasi Hukum Islam Tahun 1991 pasal 105 ditetapkan :
(1) pemeliharaan anak yang belum mumayyiz atau belum berumur 12 tahun adalah hak ibunya
(2) pemeliharaan anak yang sudah mumayyiz diserahkan kepada si anak untuk memilih di antara ayah atau ibunya sebagai pemegang hak pemeliharaannya
 (3) biaya pemeliharaan ditanggung oleh ayahnya.

Namun, kenyataannya ada juga kasus-kasus dimana anak yang masih dibawah 12 t…

Aku Sangat Mencintaimu Mama

Rasanya aku harus punya satu tulisan khusus tentang mama. Selain karena aku sangat mencintainya, juga karena aku ingin orang-orang tau tentang dirimu mama. Betapa tidak mudahnya menjadi dirimu, karena perjuangan mengurus dua putri yang masih balita saat ayah meninggal bukan hal yang mudah.

Oke..aku cerita dulu soal mama ya, kenalan dulu nih ceritanya.. Mamaku bernama Priyani, beliau sekarang berusia 58 tahun. Mamaku adalah seorang ibu rumah tangga tulen, beliau tak pernah menikah untuk yang kedua kalinya setelah ayahku meninggal 24 tahun silam.

Mama orang yang keras, mama tipe orang yang kalo marah ya marah..ga pake pura-pura senyum padahal memendam amarah *hehe*, tapi kalo marah ga pernah lama.. Sekarang marah, eh beberapa menit udah hilang marahnya. Beda sama aku, yang suka mendem amarah, aku suka nahan amarah..tapi kalo udah marah bisa lamaaa...baru hilang :p *bad habit*. Kalau soal kerasnya sih, aku dan mama sama-sama keras sebenarnya, tapi alhamdulillaah kita ga pernah sampai bera…

Berusaha Untuk Tak Berkecil Hati

Aku seorang wanita dengan status janda, tanpa karier cemerlang, belum punya rumah apalagi mobil :p Aku juga bukan wanita cerdas dengan IQ di atas rata-rata, atau memiliki prestasi bagus semasa menjalani sekolah. Sikapku pun biasa saja, ga ada yang menonjol..kalaupun ada yang menonjol paling keburukannya :p
Sementara wanita-wanita di luar sana, banyak yang memiliki rumah tangga harmonis, punya karier bagus, punya rumah dan mobil pribadi, ditambah kecerdasan yang membanggakan. Wah..deh pokoknya ^^

Sebagai manusia yang punya perasaan, pasti lah ya..suka ada bisikan-bisikan *beeugh, ga enak amat bahasanya*, maksudnya godaan untuk kita merasa iri, dengki atau malah ciut alias berkecil hati.. saat merasa diri ini kok ga ada apa-apanya ya dibanding orang lain. Ya, dulu aku suka merasa minder, merasa rendah diri, merasa sedih.. *lebay ah* kalau aku ngeliat orang lain yang punya kehidupan nyaris sempurna dimataku.

Tapi aku yang sekarang berusaha untuk selalu berbesar hati dengan apapun keadaank…

Dirimu Satu-satunya Lelaki Yang Kurindukan

Ayahku bernama Abdul Majid. Nama beliaulah yang hingga kini aku sematkan di belakang namaku. Aku bangga bisa menambahkan namanya di belakang namaku. Selain karena aku suka sekali dengan artinya (Abdul Majid : Hamba Allah Yang Maha Mulia), aku pun merasa dengan menyematkan namanya, beliau ada mengiringi langkahku. Hal itu juga salah satu caraku untuk mengenang beliau. Ayah yang hanya sempat kukenal selama sekitar 4 tahun itu memang terasa terlalu cepat untuk pergi.

Beliau harus pergi di saat aku sedang sangat membutuhkannya, di saat aku belum puas bermain-main dengannya. Bahkan aku pun tak bisa mengingat wajah tampannya. Hanya lembaran-lembaran foto yang gambarnya semakin usanglah, yang bisa mengingatkanku pada wajahnya. Aku masih terlalu kecil saat beliau pergi meninggalkan kami karena penyakit jantung. Aku pun tak mampu mengingat masa-masa sedih mama saat beliau menangisi kepergianmu. Mama pernah bilang, bahwa ketika itu aku hanya menangis saat melihat mama menangis. Tanpa ku mengerti…

Sakitmu Adalah Penghapus Dosamu

Dalam hidup tentu tak terlepas dari yang namanya ujian. Ujian adalah salah satu dari sekian banyak fase kehidupan  yang pasti kita alami. Namun begitu, tak ada seorangpun manusia yang bisa memilih ujian yang akan diberikan Allah kepadanya. Pilihan kita hanya menerimanya dengan ikhlas atau mengeluhkannya. Tentu yang terbaik adalah menerimanya dengan ikhlas, karena disitulah letak kemenangannya. 

Salah satu dari ujian Allah yaitu sakit. Sebagian orang bisa jadi berfikir bahwa sakit adalah teguran dari Allah. Namun tidak denganku, aku beranggapan bahwa ujian sakit adalah salah satu bentuk kasih sayang Allah pada hambaNya. Dimana ada banyak sekali hikmah tersembunyi dibaliknya. Salah satu hikmah terbesarnya adalah, sakit bisa jadi penghapus dosa. 
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengannya dosa-…

Jangan Sebut Mereka Cacat ! (Mereka Hanya Berbeda Kemampuan Dengan Kita)

Semua ciptaan Allah pada dasarnya memiliki tujuan dan fungsinya masing-masing. Demikian pula kita sebagai manusia, diciptakan dengan kemampuan yang berbeda-beda. Disinilah sikap toleransi, saling menghargai, serta tenggang rasa kita diuji. Dengan kemampuan kita yang berbeda satu sama lain seharusnya kita saling melengkapi. Bukan malah saling menjatuhkan atau merendahkan pihak yang kita anggap berada di bawah kita.

Sebenarnya orang-orang yang tidak bisa melihat, tidak bisa bicara, tidak bisa mendengar, tidak memiliki tangan, atau yang tidak memiliki kaki, mereka semua BUKAN ORANG CACAT. Tak ada satu pun ciptaan Allah yang cacat, Allah Maha Sempurna. Barang yang dibuat oleh manusia bisa kita sebut cacat, karena kita memang tak sempurna. Tapi, kalau ciptaan Allah kita sebut cacat, pantaskah?? Pantaskah kita menyebut ciptaanNya dengan sebutan cacat? Tentu tidak. Astaghfirullah, mudah-mudahan Allah Yang Maha Pengampun mengampuni segala kekhilafan kita.

Mereka hanya orang-orang yang memiliki…

Lupa Mensyukuri Banyak Hal

Indah ya kalau bisa selalu dalam keadaan bersyukur dalam menjalani setiap detik hidup kita. Memulai hari dengan bersyukur, sampai menutup hari pun kita akhiri dengan syukur. Sayangnya aku belum bisa benar-benar seperti itu, karena ada kalanya aku masih mengeluhkan nikmatNya. Saat aku merasa putriku sedang sedikit 'berulah' aku kesal bahkan terkadang juga marah. Ketika usaha onlineku sedang sepi orderan aku seperti kehilangan semangat. Atau saat sesuatu yang aku harapkan tak terjadi aku juga jadi bad mood. Ini semua pertanda bahwa aku masih minim dari bersyukur.

Bisa jadi pula saat aku mengucap alhamdulillaah dalam lisanku, hatiku tak benar-benar tulus ikhlas mengucapkannya. Ya, hanya Allah lah Yang Maha Mengetahui segala isi hatiku. Bersyukur artinya kita berterimakasih atas karuniaNya serta mengakui secara tulus nikmatNya. Namun bersyukur itu bukan hanya melalui lisan tapi juga hati. Menurutku bersyukur melalui hati ini lah yang ga mudah. Saat kita sudah bersyukur dengan hati…

Jangan Sepelekan Doa

Doa merupakan suatu permintaan atau permohonan pertolongan yang kita panjatkan kepada Allah. Sehari-hari tentu kita tak pernah terlepas dari yang namanya berdoa. Bahkan setiap aktivitas kita seharusnya selalu diiringi dengan doa. Dari mulai bangun tidur, masuk kamar mandi, berwudlu, selesai berwudlu, mau makan, selesai makan, mau berhias diri, mau memakai pakaian, hingga menjelang akan tidur pun semua ada doanya. Subhanallah ya, betapa indah orang-orang yang sudah mampu mengiringi setiap aktivitasnya dengan doa. *aku juga pengen bisa seperti itu.. #kode minta sama Allah.

Doa akan sangat kita butuhkan terutama saat kita sedang mengalami masa sulit. Saat kita sedang kesulitan pasti kita berdoa. Kita berdoa pada Allah agar menghilangkan segala kesulitan yang ada. Dan hanya Allah lah yang mampu memberi jalan keluar atas setiap permasalahan kita. 

Terkait dengan masalah doa, saat ini saudara-saudari kita sesama hamba Allah banyak yang sedang membutuhkannya. Musibah banjir bandang di Manado, …

Ceritaku Tentang Jualan Online

Sebenarnya apa sih maksudnya jualan online itu? Yaaa, zaman sekarang mah orang-orang udah ga asing lagi kali ya sama yang namanya jualan online? Tapi okelah ya, sedikit kita bahas dulu tentang arti jualan online. Jualan online itu aktivitas berdagang yang dilakukan di dunia maya dengan menggunakan media internet sebagai lokasi berdagangnya / tokonya. Jadi ya yang namanya toko online itu ga ada toko fisiknya.

Dulu sih ya waktu awal-awal berjualan online (tahun 2012), ada juga beberapa orang yang bertanya gimana sih maksudnya jualan online itu, caranya gimana, tokonya dimana.. Tapi semakin kesini orang-orang semakin banyak yang tau tentang aktivitas jualan online

Beberapa tahun lalu penjual online belum terlalu ramai seperti sekarang. Sekarang orang mau jualan online ga usah repot punya lapak khusus, di grup BBM / Whatsapp juga jadi. Ga perlu punya barang juga bisa jualan (dengan cara dropship). Pokoknya semakin berkembangnya dunia gadget, semakin berkembang juga nih aktivitas berjuala…

Menciptakan Kebahagiaan Dalam Dirimu Sendiri

Bahagia itu sesuatu yang tak bisa dibeli, tak bisa dilihat, tak bisa disentuh bahkan tak bisa dimiliki.. Nah lhooo, terus gimana dong caranya dapat kebahagiaan? *tanya hatimu.. hehe, mau bikin yang baca penasaran dulu aaah :p

Sebenarnya dimana sih bahagia itu.. Di rumah mewah, di hotel bintang lima atau di dalam mobil Lamborghini kali ya.. hihi.. Jawabnya, BIG NO ! Bahagia itu letaknya di hati, dia ada di hatiku..di hatimu..di hati kita ^^ Yup, kamu ga perlu repot-repot cari yang namanya bahagia. Bahagia juga ga perlu di beli, itu gratisss. Bahagia itu memang sederhana, cukup hanya dengan menciptakannya dalam hatimu. Caranya dengan mensyukuri secara maksimal apa yang kamu miliki. Yes, dengan cara itu kamu sudah bisa bahagia. 

Bahagia itu soal perasaan dan fikiran, saat kamu merasa sangat bersyukur atas semua yang Allah berikan, dan saat kamu berfikir bahwa semua yang diberikan Allah tersebut adalah yang terbaik menurutNya. Karena kebahagiaan itu ada dalam hatimu maka hanya dirimu sendir…

I'm Not Truly A Full Time Mother

Aku memang tidak punya karier di luar rumah. Tapi aku juga bukan seorang ibu rumah tangga tanpa sebuah pekerjaan yang menghasilkan uang. Aku seorang single mother yang memiliki kewajiban untuk berusaha mencari nafkah. Aku memutuskan bekerja dari rumah, alhamdulillaah sejak tahun 2012 aku memulai usaha online ku, namanya Shalihah SHOP. Pada mulanya usahaku ini bernama Shalihah Buks, yaitu toko online di facebook yang menjual buku-buku agama islam. Namun beberapa bulan kemudian berganti nama menjadi Shalihah BuksShop, dan pada saat yang bersamaan aku membuat fanspage toko online yang menjual aneka jilbab. Fanspage ini ku beri nama Shalihah SHOP. Nama Shalihah sendiri aku ambil dari nama depan putriku Alia. 

Dalam menjalankan toko online aku pun mengalami pasang surut, ada kalanya aku merasa jenuh hingga kemudian aku lebih memilih fokus ngurus Alia. Akhirnya sempat beberapa waktu toko ku ini sepi. Bukan hanya sepi pengunjung, namun sepi dari sentuhanku.. *cieee..bahasamu* Jangankan pembel…

KEB Di Mataku ^^ : Nambah Teman, Nambah Ilmu, Nambah Semangat Blogging.

Aku menjadi seorang blogger belum lama, alhamdulillaah baru sebulan lebih. Tapi kesukaanku terhadap dunia menulis sudah lama ada, karena sejak kecil aku selalu suka menulis buku harian. Ya, sekalipun kemampuan menulisku masih sangat minim tapi aku bersyukur memiliki ketertarikan dalam menulis. Buat aku menulis itu melegakan, dan aku menganggap menulis itu seperti olahraga otak. Menulis membuatku berfikir, otakku bekerja mengolah pikiranku menjadi sebuah tulisan.

Sayangnya aku agak lupa bagaimana awal pastinya hingga aku bisa tertarik untuk membuat blog, dan kemudian memutuskan menjadi blogger. Seingatku waktu itu aku pernah membaca sebuah kalimat (kalau ga salah di timeline twitter), yang kemudian memotivasi aku untuk membuat blog. Dari situlah akhirnya aku membuat blog, dan menjadi blogger.

Beberapa hari setelah menulis blog aku googling mengenai dunia blogger hingga akhirnya aku bertemu dengan website komunitas Kumpulan Emak Blogger (KEB), komunitas yang sudah membuatku tertarik untu…

Merasa Buntu

Aku merasa buntu, merasa tak tau harus berbuat apa
Aku berusaha namun tak melihat hasil
Aku berharap namun semu
Aku bermimpi namun terbangun

Entahlah..
Hanya satu kata itu yang bisa kukatakan saat ini
Aku kehilangan semangatku
Aku merasa jalanku begitu jauh
Namun tak jua sampai ditujuanku

Oh, apa yang terjadi..
Aku tak suka mengeluh 
Aku tak suka terlihat lemah
Aku tak suka begini
Merasa buruk..

*menghela nafas panjang..

Baiklah diriku sayang, 
Hari ini kau ku izinkan tuk mengeluh
Tapi esok kau harus kembali,
Kembali menjadi dirimu yang seharusnya
Bersemangatlah !
Bangunlah kembali impianmu, doamu, serta usahamu

Yakinlah Allah Maha Melihat

Setiap detik usahamu pasti diperhitungkannya
Tak ada satupun kebaikan yang sia-sia 
Semua lelahmu akan dibayar olehNya
Di dunia dan di akhirat, insya Allah

Ditemani Gerimis...

Perutku mulai terasa sedikit sakit, karena beberapa hari ini aku menghabiskan sebagian waktuku untuk mengeluarkan ingus (menyisih). Ketika menyisih otomatis otot perutku ikut terdorong. 

Iya, beberapa hari ini cuaca semakin terasa dingin dari biasanya. Hujan datang disertai petir yang sesekali menggelegar. Jarang sekali kutemui cahaya matahari menyapa di pagi maupun siang hari. Kalaupun kau menunjukkan sinarmu, itu hanya beberapa saat. Hingga aku harus merindukanmu lagi, merindukan kehangatanmu di sertai senyum cerahmu saat kau hadir menyapa pagiku. 

Tak ingin kukeluhkan apapun pemberianMu. Entah alergiku, kedinginanku, kecemasanku..maupun segala hal yang bisa jadi hanya aku dramatisir. 

Gerimis yang menemaniku saat ini seolah menjadi pengingat rasa syukurku. Bersyukur masih bisa mendengar bunyi rintikan hujan. Bersyukur masih bisa melihat tetesan air menuruni bumi. Bersyukur masih bisa merasakan basah saat kulitku tersentuh air hujan. 

Ah, tiba-tiba pikiranku melayang pada hamba-hambaMu …

Alergiku (semakin) Kumat Di Cuaca Dingin Begini

Sudah beberapa hari ini cuaca Cimahi terasa begitu dingin, ditambah hujan yang hampir setiap hari turun. Tepatnya sejak hari sabtu kemarin, hujan turun setiap hari. Malahan sempat dua hari berturut-turut ga ada panas matahari, hampir seharian mendung disertai hujan beberapa kali. Parahnya, karena ga ada panas matahari jemuran pada ga kering deh. Terpaksa tuh jemuran menggantung dengan setia di tempat jemuran (hehe..). Hari pertama masih oke lah, nah..hari kedua tepok jidat deh.. Aroma ga enak dari tempat jemuran (bau lembab), ditambah pemandangan baju digantung sana-sini bikin risih mata :p 

Alhamdulillaah nya nih, alergiku lagi kumat banget..jadi ga terlalu mencium bau-bau yang ga enak ^^ Iya, sudah beberapa hari ini aku ingusaaan mulu. Udah kaya orang yang pilek parah, padahal ini alergiku yang lagi kumat. Sebenarnya sih udah biasa yang namanya bersin berkali-kali, ingusan dari pagi sampai malam. Tapi kali ini lebih parah, intensitas bersin dan ingusannya dua kali lipat dari biasanya…

Repot Banget, Mikirin Gengsi

Sibe : "Kok kamu masih pake hape itu sih, kenapa ga tukar tambah sama hape yg lebih baru? Hape itu kan udah jadul.. Malu tau!"
Sice : "Biarin ah, aku suka kok sama hape ini, meskipun jadul tapi banyak kenangannya lho.. Nanti aja kalau hape ini udah rusak, aku beli yang baru."

***

Side : "Nanti bikin acara syukurannya di Hotel berbintang ya, jangan di rumah. Supaya kalau temen-temen pada datang jadi wah gituuu kelihatannya"
Sige : "Ah, dirumah juga bisa kan.. jadi sebagian dananya bisa kita sisihkan untuk sumbangan ke Panti Asuhan"

***

Pernah ga percakapan yang kurang lebih sama seperti di atas terjadi sama kamu ? Kalau kamu termasuk tipe orang yang mana, yang mikirin gengsi atau yang ga perduli sama gengsi? 

Kenyataannya ada lho, orang yang memang hidupnya mikirin gengsi. Orang seperti itu ga pernah mau terlihat lebih rendah dari orang lain, dan selalu mikirin harga diri serta kehormatan dirinya secara berlebihan. Lihat teman-temannya pakai hape tipe t…

Dibilang Jutek ! ^^

Ga semua orang punya wajah manis, alias raut muka tersenyum. Aku misalnya, kalau lagi diem seringkali raut wajahku terlihat jutek atau judes. Itu lah sebabnya aku kerap dikira jutek. Biasanya sih orang yang mengira aku ini jutek, ya mereka yang tidak benar-benar dekat denganku. Aslinya sih ga sejutek itu lah, lho kok ?! hehe.

Aku juga memang bukan tipe orang yang mudah berbasa-basi sama semua orang, bisa sih basa-basi..cuma biasanya aku suka pilih-pilih orang. Maksudnya, ga semua orang aku ajak berbasa-basi ^^ Apalagi kalau aku ga nyaman dengan seseorang, bawaannya jadi males mau ngomong. Termasuk kalau lagi marah, bete, ga mood lah pokoknya.. Tiba-tiba kehilangan nafsu untuk ngomong, hehe..bad habit. Aku juga termasuk orang yang susah banget senyum kalau mood udah rusak, kok kayanya palsu banget tuh senyum :( ya sudah, mending dibilang jutek daripada senyum palsu tapi ujung-ujungnya bikin hati sesak *fiuhh..

Makanya kalau ketemu orang baru, harus banyak-banyak senyum deh supaya ga diki…

Gak Butuh Ya Gak Beli

Kalau lagi ga punya banyak uang tapi pengen jalan-jalan ke mall, ya akhirnya cuma window shopping deh. Window shopping itu aktivitas jalan-jalan ke mall tapi kita cuma sekedar lihat-lihat, ga beli produknya.. hehe. Tapi ga mudah ya untuk bisa menahan diri, atau menahan nafsu ingin memiliki suatu barang yang kita suka.

Alhamdulillaah nya sih, aku termasuk yang bisa nahan diri. Makanya aku suka tuh sama yang namanya window shopping, dan itu benar-benar tanpa belanja. Yaa, bukan berarti tanpa keluar uang sedikitpun sih, kan tetap keluar ongkos dan uang jajan (sekedar beli camilan, makan bakso, atau beli jajanan). Tapi uang yang dikeluarkan tentunya ga seberapa lah, dibanding kalau aku harus belanja.

Saat berwindow shopping aku punya prinsip gini, kalau gak butuh ya gak beli. Jadi, saat niatku memang hanya sekedar window shopping, ya berarti memang bukan untuk berbelanja. Tapi ya memang untuk sekedar refreshing, jalan-jalan, keluar masuk toko, lihat-lihat barang.. That's it ! Kalau pe…

Mengalami Kehamilan Itu Indah

Sebenarnya sebelum aku melakukan pengecekan melalui test pack, aku udah punya firasat lho kalau bakalan hamil. Pokoknya kalau pas buang air kecil tuh kok kerasa ada yang beda gitu, kaya ada sesuatu di dalam perut. Saat itu aku udah feeling aja *kayanya hamil nih*. Aku baru cek pake test pack setelah telat datang bulan hampir satu minggu. Waktu itu aku beli test pack 2 buah sekaligus, untuk jaga-jaga kalau hasilnya ga kebaca *udah parno*.

Begitu aku cek, alhamdulillaah hasilnya positif ^^ Senengnyaaa..bukan main deh. Ternyata feeling ku ga meleset. Beberapa hari setelah itu baru deh aku cek lagi ke dokter, pokoknya waktu itu udah ga sabar pengen mastiin lagi ke dokter. Alhamdulillaah lagi, ternyata kata dokter kehamilanku sudah menginjak minggu ke 5. Wuiiihhhh senangnyaaa, saat itu bahagiaaa banget.

Memang sih di awal-awal hamil, aku sempat ngerasain yang namanya enek, ga nafsu makan, bawaannya lemes, sakit kepala.. ya, seputar keluhan di bulan-bulan awal kehamilan deh. Alhamdulillaah …

Aku Benci Asap Rokok

Almarhum ayahku adalah seorang perokok, kalau beliau masih hidup bisa jadi aku adalah orang yang paling banyak menasehatinya untuk terlepas dari aktivitas merokok. Beliau meninggal karena penyakit jantung, yang bisa jadi disebabkan oleh ketergantungannya terhadap rokok. Sayangnya beliau meninggal saat usiaku baru menginjak tahun ke empat, sehingga aku belum sempat menasehatinya soal rokok.

Kejadian tersebut menjadi salah satu alasanku membenci asap rokok. Disamping itu aku juga alergi terhadap asap rokok, aku bisa merasa sesak dan sakit kepala jika terlalu lama menghirup asap rokok.

Sebegitu bencinya aku terhadap asap rokok, membuatku menjadi tidak simpatik dengan orang yang merokok. Bukannya tidak simpatik secara keseluruhan terhadap orang yang merokok, tepatnya tidak simpatik terhadap perbuatan tersebut. Aku heran bukan main, apa yang menyebabkan mereka (para perokok) membuang-buang uangnya untuk rokok yang menjadi sumber berbagai macam penyakit. Selain itu merokok adalah aktivitas …

6 Cara Agar Aktivitas Membersihkan Rumah Jadi Menyenangkan

Buat sebagian orang kegiatan membersihkan rumah bisa jadi sebuah kebiasaan, yang jika tidak dilakukan malah menimbulkan rasa tidak enak. Sayangnya buat sebagian orang lagi, kegiatan membersihkan rumah dianggap sebagai hal yang cukup memberatkan. Ga masalah sih, kalo kita punya asisten rumah tangga, yang memang kita kasih amanah untuk membereskan dan membersihkan rumah, bahkan sampai urusan masak pula jadi urusan asisten..(wuiih, kita jadi ratu dong).

Tapi, bagaimana kalo asisten rumah tangga tiba-tiba ga bisa bantu kita di rumah, karena sakit, pulang kampung ada urusan mendadak, atau malah kabur (berhenti kerja tapi ga bilang-bilang).. Alamaaak, mau ga mau dan suka ga suka..terpaksa deh kita turun tangan *fiuhh*. Bawaannya males tingkat tinggi. Mau nyikat kamar mandi, jijik. Mau ngepel, bikin pegel. Mau nyapu, bikin bersin-bersin karena debu berterbangan. Mau ngelap-ngelap perabotan rumah, takut tangan jadi kasar.. Aduuuuh, pokoknya ada 1001 alasan yang bikin malesss *tepok jidat*.

Nih,…

6 Makanan & Minuman Penunda Lapar (my version)

Suka ngerasa laper tapi belum masuk waktu jam makan? misal sekitar jam 10 pagi atau setelah jam makan siang berlalu, yaitu sekitar jam 3 atau jam 4 sore. Aku suka nih.. Biasanya sih di sekitar jam 9 atau 10 pagi. Berhubung aku terbiasa sarapan sangat pagi *hehe* yaitu sekitar jam 6 atau 1/2 7 pagi, makanya di jam-jam 9 an perut suka udah minta diisi. Tapi ya..ga mungkin juga aku makan berat, secara menu makan siang juga baru mau dimasak, bahkan nasi pun terkadang belum matang pada jam itu. Lagipula apa kabar berat badanku, kalau jam segitu udah makan siang lagi *mau musuhan ama timbangan kali yak :p


Solusinya adalah.. *jreng..jreeeng* aku ganjel deh perutku dengan makanan penunda lapar ^^ Makanan yang bisa 'membunuh' rasa laparmu untuk beberapa waktu, selagi kamu menunggu jam makan berat selanjutnya tiba. Ok then, here we go..


1.  Pisang



Pisang adalah salah satu buah buah yang sering banget ada di meja makan rumahku. Kenapa? selain harganya yang tergolong terjangkau, kaya akan …

Haruskah Seorang Ibu Bekerja Diluar Rumah?

Terkadang suka kasian juga kalo lihat anak kecil yg masih dibawah usia balita, harus diurus oleh orang lain selain ibu kandungnya (entah pengasuh, tetangga, saudara atau siapapun), karena ditinggal ibunya bekerja seharian dari pagi bahkan hingga malam. Sehingga anak seperti terabaikan. Sementara kondisi keuangan mereka tidak terbilang kekurangan jika saja si ibu mau berhenti bekerja (alias : mereka sudah berkecukupan dilihat dari segi materi). 

Kalau seorang wanita sampai harus meninggalkan anaknya untuk bekerja di luar rumah, dengan alasan yg mendesak, misal : jika si ibu tidak bekerja maka kondisi keuangan akan sangat kekurangan, atau sedang terlilit hutang, yang jika tak segera dibayar akan mengancam kehidupan mereka, atau mungkin karena mereka memerlukan uang untuk keperluan mendesak (butuh biaya untuk operasi) dan alasan lainnya yang memang sangat penting.. Jika memang alasannya kuat, aku sih memandangnya masih wajar. Itupun dengan syarat bahwa anak dititipkan pada orang yang mema…

Selektif Memilih Teman Bermain Untuk Anak

Sekarang anakku sudah bukan bayi lagi, di usianya saat ini yang sudah lebih dari 2 tahun, ia sudah mulai senang bermain dengan anak-anak sebayanya. Ya, meskipun anakku belum memiliki teman bermain seperti layaknya balita yang sudah terbiasa bermain di luar rumah, maupun balita yang sudah bersekolah di Play Group / PAUD. Teman bermain anakku adalah saudara-saudara sepupunya sendiri. Saat ini aku memang belum membiarkan anakku bermain di luar rumah, seperti bermain dengan anak-anak sebayanya di sekitar rumahku. Aku masih terlalu khawatir, karena menurutku usia 2 tahunan belum cukup untuk membiarkan anak bermain tanpa diawasi oleh orangtuanya. 

Namun aku pun menyadari bahwa anakku akan beranjak lebih besar. Beberapa tahun kedepan ia akan memasuki usia sekolah, dan pada saat itu ia akan memiliki banyak teman di sekolahnya. Seorang anak yang sedang dalam masa pertumbuhan cenderung mudah terbawa pergaulan. Syukur-syukur jika anak kita memiliki lingkungan pergaulan yang membawa efek positif. …