Skip to main content

Aku Benci Asap Rokok

Almarhum ayahku adalah seorang perokok, kalau beliau masih hidup bisa jadi aku adalah orang yang paling banyak menasehatinya untuk terlepas dari aktivitas merokok. Beliau meninggal karena penyakit jantung, yang bisa jadi disebabkan oleh ketergantungannya terhadap rokok. Sayangnya beliau meninggal saat usiaku baru menginjak tahun ke empat, sehingga aku belum sempat menasehatinya soal rokok.

Kejadian tersebut menjadi salah satu alasanku membenci asap rokok. Disamping itu aku juga alergi terhadap asap rokok, aku bisa merasa sesak dan sakit kepala jika terlalu lama menghirup asap rokok.

Sebegitu bencinya aku terhadap asap rokok, membuatku menjadi tidak simpatik dengan orang yang merokok. Bukannya tidak simpatik secara keseluruhan terhadap orang yang merokok, tepatnya tidak simpatik terhadap perbuatan tersebut. Aku heran bukan main, apa yang menyebabkan mereka (para perokok) membuang-buang uangnya untuk rokok yang menjadi sumber berbagai macam penyakit. Selain itu merokok adalah aktivitas yang merugikan orang disekitarmu yang ikut menghisap asap rokokmu. Tindakan kita yang merugikan atau membahayakan orang lain adalah kedzaliman.

Dulu sebelum menikah, aku menetapkan syarat tidak merokok untuk calon suamiku. Pernah aku mengenal seorang pria yang juga anti terhadap asap rokok, padahal salah seorang dari orang tua nya adalah pecandu rokok. Aku salut pada pria itu, karena dia tidak sampai meniru kebiasaan buruk orang tua nya.

Tindakan paling keterlaluan yang pernah aku lihat dari seorang perokok adalah, dia merokok di depan anaknya yang masih kecil. Mudah-mudahan para perokok yang adalah juga orang tua, bisa lebih menyadari bahayanya merokok. Setidaknya jika mereka (para pecandu rokok tersebut) belum bisa menghentikan kebiasaannya merokok, jangan rugikan orang lain yang TERPAKSA ikut menghirup asap rokokmu, dan jangan contohkan kebiasaan burukmu pada anakmu.

Comments

  1. SETUJU MAK!!! Saya juga benci asap rokok dan perokok dan rokoknya... suami saya dulu perokok, sejak pacaran dengan saya jadi berhenti merokok syukurlah. Kalo enggak mau berhenti merokok yang ga mau deh lanjut sama dia heheheheu.
    Iya, saya juga nggak abis pikir sama orang tua yang tega merokok di dekat anaknya, kan kasian :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillaah ya mak suami bisa terlepas dari rokok ^^
      Iya mak..miris banget liat ortu yg merokok di depan anak apalagi anaknya masih kecil *aduuuhh

      Delete
  2. Untuk yang satu ini ,saya bisa galak! Di Angkot Bogor alhamdulillah sekarang jarang ada yang merokok dlm kendaraan. Bila ada, mereka mau mematikan rokok kalau saya tegur.Sesekali ketemu juga dengan penumpang bandel,saya tak segan batal naik, atau pindah duduk. Sangat disayangkan, masih banyak ibu-ibu yang malu/takut menegur orang yg merokok dekat anaknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, salut sama Mak Mutia :) memang seharusnya kita bisa tegas mak ngadepin orang-orang yg ga sopan merokok di tempat umum apalagi di depan anak kecil :(

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…