Skip to main content

Berusaha Untuk Tak Berkecil Hati

Aku seorang wanita dengan status janda, tanpa karier cemerlang, belum punya rumah apalagi mobil :p Aku juga bukan wanita cerdas dengan IQ di atas rata-rata, atau memiliki prestasi bagus semasa menjalani sekolah. Sikapku pun biasa saja, ga ada yang menonjol..kalaupun ada yang menonjol paling keburukannya :p
Sementara wanita-wanita di luar sana, banyak yang memiliki rumah tangga harmonis, punya karier bagus, punya rumah dan mobil pribadi, ditambah kecerdasan yang membanggakan. Wah..deh pokoknya ^^

Sebagai manusia yang punya perasaan, pasti lah ya..suka ada bisikan-bisikan *beeugh, ga enak amat bahasanya*, maksudnya godaan untuk kita merasa iri, dengki atau malah ciut alias berkecil hati.. saat merasa diri ini kok ga ada apa-apanya ya dibanding orang lain. Ya, dulu aku suka merasa minder, merasa rendah diri, merasa sedih.. *lebay ah* kalau aku ngeliat orang lain yang punya kehidupan nyaris sempurna dimataku.

Tapi aku yang sekarang berusaha untuk selalu berbesar hati dengan apapun keadaanku. Aku berusaha meyakini bahwa apapun yang aku miliki dan melekat pada diriku, termasuk status janda yang kusandang ini, semuanya adalah yang terbaik dari Allah. Jika aku merasa berkecil hati itu sama artinya dengan mengecilkan nikmat yang Allah berikan. Aku berusaha bersyukur dengan apa yang aku punya saat ini, aku bahagia, aku sehat, aku punya keluarga, aku masih bisa beribadah, ini sudah lengkap. Segala sesuatu yang belum jadi milikku, berarti memang belum rezekiku.

Saat aku melihat kelebihan yang dimiliki orang lain, aku berusaha untuk tak berkecil hati, sebaliknya aku berusaha untuk ikut bersyukur dan ikut merasa senang. Karena aku tau semua kelebihan yang dimiliki orang lain tersebut datangnya dari Allah. Tentunya kita harus ikut bersyukur dong ya saat Allah menurunkan rezekiNya untuk orang lain.
Allah berfirman :
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim [14] : 7)
Tuh kan, kalau kita ikut bersyukur rezeki kita juga akan bertambah lho. Yuk ah banyak-banyak bersyukur.. *teguran untuk diri sendiri*. Selain itu dengan kita ikut bersyukur juga membuat hati kita lega, ga mudah iri apalagi dengki ^^

Comments

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…