Skip to main content

Dirimu Satu-satunya Lelaki Yang Kurindukan

Aku bersama Ayah saat usiaku 3 tahunan

Ayahku bernama Abdul Majid. Nama beliaulah yang hingga kini aku sematkan di belakang namaku. Aku bangga bisa menambahkan namanya di belakang namaku. Selain karena aku suka sekali dengan artinya (Abdul Majid : Hamba Allah Yang Maha Mulia), aku pun merasa dengan menyematkan namanya, beliau ada mengiringi langkahku. Hal itu juga salah satu caraku untuk mengenang beliau. Ayah yang hanya sempat kukenal selama sekitar 4 tahun itu memang terasa terlalu cepat untuk pergi.

Beliau harus pergi di saat aku sedang sangat membutuhkannya, di saat aku belum puas bermain-main dengannya. Bahkan aku pun tak bisa mengingat wajah tampannya. Hanya lembaran-lembaran foto yang gambarnya semakin usanglah, yang bisa mengingatkanku pada wajahnya. Aku masih terlalu kecil saat beliau pergi meninggalkan kami karena penyakit jantung. Aku pun tak mampu mengingat masa-masa sedih mama saat beliau menangisi kepergianmu. Mama pernah bilang, bahwa ketika itu aku hanya menangis saat melihat mama menangis. Tanpa ku mengerti alasannya..mengapa mama menangis. Saat itu aku belum benar-benar paham arti meninggal. Aku hanya tau ayah pergi dan tak akan pernah pulang lagi.

Ayah.. tahukah dirimu, kedua putrimu kini sudah besar
Bahkan aku telah memiliki seorang putri
Dulu aku berharap jika aku memiliki anak laki-laki
Maka wajahnya akan setampan dirimu
Dengan begitu aku bisa melihatmu di wajah anakku
Namun hingga kini harapanku belum terwujud

Mama yang selalu bercerita tentangmu
Beliau yang hingga kini setia padamu
Tak pernah sekalipun beliau menduakanmu
Aku yakin kelak kita akan kembali bersama lagi
Berjumpa lagi di kehidupan nanti

Ayah.. aku selalu mengingatmu dalam doa-doaku
Untaian Al-Fatihah ku kirimkan untukmu
Namamu pun kini kusematkan di belakang namaku
Aku ingin mengenangmu ayah
Dirimu satu-satunya lelaki yang kurindukan

Comments

  1. Mak Arifah, merinding membaca tulisan ini, semoga Ayah mendapat tempat terbaik di sisi Alloh SWT..

    ReplyDelete
  2. baca tulisan ini bikin makin kangen alm.Bapak, meskipun hampir setiap saat jg saya sering merindukannya...:( insyaAllah beliau2 diberikan kenikmatan dan kebahagiaan yg lbh banyak di alam sana. Aamiin. Mari senantiasa mendoakannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin mak Mia ^^, mudah2an.. insya Allah mak, selalu ada dalam daftar doaku..

      Delete
  3. Foto ayahnya boleh di pajang mbak? Amin ya rabbal 'alamin

    ReplyDelete
    Replies
    1. foto2nya foto lama semua mba, jadi udah pada agak buram (seperti foto di atas), makasih doanya.. salam kenal mba Aida..

      Delete
  4. Ayahnya cakep mbak, gpp pajang foto lama, justru itulah yang jadi kenangan terindah sepanjang masa,,, hehehe, salam kenal juga yaa,,:)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…