Skip to main content

Harga Gas Naik (lagi), Alhamdulillaah aja deh..

Hari ini aku benar-benar bingung mau nulis apa, tapi aku ingin menulis.. *bingung kan?* 
Ya sudah, aku bercerita aja deh kalo gitu.. Cerita soal kabar mengejutkan yang aku dengar hari ini. 
Kabarnya adalah, mengenai harga gas elpiji 12 kg yang naik menjadi Rp.145.000, padahal terakhir aku beli bulan lalu, masih di harga Rp.90.000. Astaghfirullah, itu berarti anggaran rumah tangga untuk beli gas naik sebesar Rp.55.000. 
Bisa dibayangkan, uang sebesar itu bukan jumlah yang kecil, terutama untuk kalangan ibu rumah tangga dengan pendapatan yang tidak menentu sepertiku *yang berjualan online*. 
Banyak orang yang mengeluhkannya, termasuk aku. Tapi, kalau dipikir-pikir..mengeluhkan hal tersebut tak akan menyelesaikan masalah. Enggak akan bikin harganya jadi tiba-tiba turun gara-gara aku mengeluh. Jadi, ya sudahlah yaaa..lebih baik alhamdulillaah aja deh, sambil berdoa supaya Allah menambahkan rezekiNya untuk kita. Mudah-mudahan harga gas yang melambung cukup tinggi tersebut, bisa ada manfaatnya buat kita.

Semua yang terjadi memang pasti ada hikmahnya. Tapi kira-kira apa ya hikmahnya.. Kalo untuk aku pribadi sih hikmahnya adalah :
1.  Aku harus lebih hemat lagi menggunakan bahan bakar gas.
2.  Aku harus lebih semangat lagi jemput rezeki, supaya kenaikan harga gas tersebut bisa aku penuhi.
3.  Aku harus banyak-banyak bersyukur masih bisa menggunakan bahan bakar gas, bersyukur masih ada rezeki untuk membelinya.

Jadi intinya, meskipun harga gas naik (lagiii), alhamdulillaah yaaa.. *ngomong dengan logat Syahrini* ^^

Comments

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …