Skip to main content

Menciptakan Kebahagiaan Dalam Dirimu Sendiri

Bahagia itu sesuatu yang tak bisa dibeli, tak bisa dilihat, tak bisa disentuh bahkan tak bisa dimiliki.. Nah lhooo, terus gimana dong caranya dapat kebahagiaan? *tanya hatimu.. hehe, mau bikin yang baca penasaran dulu aaah :p

Sebenarnya dimana sih bahagia itu.. Di rumah mewah, di hotel bintang lima atau di dalam mobil Lamborghini kali ya.. hihi.. Jawabnya, BIG NO ! Bahagia itu letaknya di hati, dia ada di hatiku..di hatimu..di hati kita ^^ Yup, kamu ga perlu repot-repot cari yang namanya bahagia. Bahagia juga ga perlu di beli, itu gratisss. Bahagia itu memang sederhana, cukup hanya dengan menciptakannya dalam hatimu. Caranya dengan mensyukuri secara maksimal apa yang kamu miliki. Yes, dengan cara itu kamu sudah bisa bahagia. 

Bahagia itu soal perasaan dan fikiran, saat kamu merasa sangat bersyukur atas semua yang Allah berikan, dan saat kamu berfikir bahwa semua yang diberikan Allah tersebut adalah yang terbaik menurutNya. Karena kebahagiaan itu ada dalam hatimu maka hanya dirimu sendirilah yang mampu menciptakannya. Bangunkan perasaan syukurmu setiap harinya, serta berfikirlah positif dengan berkhusnudzan (berprasangka baik) pada Allah.

Jadi buat kaum perempuan yang dijanjikan oleh sang pujaan hatinya dengan kalimat "aku janji akan membuat kamu bahagia".. jangan percaya, jangan mau juga dijanjiin pake janji gombal kaya gitu :p *hihi.. Bisa dipastikan itu janji palsu, lho emang dia mau beli dimana coba bahagia itu ?? Bahagia itu ga ada yang jual n ga bisa dibeli.. 

Dalam kehidupan di dunia, kita tak bisa mengharapkan untuk terus bahagia. Oleh karena itulah bahagia juga ga bisa kita miliki, cuma bisa kita rasakan. Hari ini bahagia, bisa jadi besok sedih. Hari ini sedih, bisa jadi besok bahagia. Kita sendiri yang menentukan ingin merasa bahagia atau tidak. Tugas kita sebagai manusia ya hanya mensyukuri setiap keadaan, baik itu senang maupun sulit. Mudah-mudahan kita semua diberi hidayah oleh Allah untuk ahli dalam bersyukur, aamiin.

Comments

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…