Skip to main content

Aku dan Putriku

Kali ini aku benar-benar buntu..ga tau harus nulis apa *addeeeuh*. Lagi ga mood ! hehe.. But, santaaii..aku ga mau ngebiarin blogku tak ter update seharipun :p hihi.. Well, aku cerita aja ya tentang Alia ^^ ini salah satu topik yang bikin aku bahagia ceritainnya.. Dan tahukah?, dia ada dalam pangkuanku saat aku menulis ini.. so sweet yah ;) 

Usia Alia saat ini 2 tahun lebih, aku sangat bersyukur Alia tumbuh dengan baik, sehat, perkembangannya oke.. Setiap pagi aku menunggunya bangun dari tidur malamnya, rasanya semalaman tak melihat senyum atau mendengar suaranya..membuatku kangeeen banget. Aku ga membiasakan Alia bangun terlalu siang, paling telat jam 7 pagi udah bangun. Kalau jam 7 belum bangun juga, biasanya aku sengaja membangunkannya dari tidur lelapnya. Aku dan keluargaku terbiasa bangun pagi-pagi sekali, malah kalau bisa sebelum waktu Subuh juga udah bangun. Jam 7 aku sudah rapi (mandi dan dandan), sudah sarapan pula.. jadi Alia pun ga aku biasain bangun terlalu siang, supaya terbiasa..jadi ketika nanti mulai masuk sekolah ga susah lagi bangun pagi ^^

Alia (1,5 tahun) masih terlelap di alam mimpi ^^

Alia (1,5 tahun) baru bangun dari alam mimpi :p
Begitu Alia bangun, aku membawanya ke ruang depan (ruang TV) supaya matanya yang terkadang masih setengah melek itu bisa terbuka lebar, hehe.. Apalagi di ruang depan tersebut dikelilingi oleh jendela yang menghadap ke halaman jadi bikin mata fresh, setelah semalaman liat tembok kamar :p Nah, setelah matanya terbuka lebar, aktivitas Alia selanjutnya adalah sarapan, kalau ga sarapan kue marie campur susu, ya sarapan bubur oat. Anak seusia Alia banyak juga yang makannya agak susah, tapi aku sangat bersyukur Alia makannya cukup baik, meskipun sesekali suka ogah-ogahan dan akhirnya makannya diemut. 

Alia (4 bulan) baru selesai dimandiin
Ga lama setelah sarapan, baru deh mandiii.. Masih pake air hangat sih mandinya :p  Sehabis mandi, Alia punya satu kebiasaan baru nih sekarang, bermain pensil warna. Kenapa aku sebut bermain, karena memang tidak serius menggambar atau menulis, tapi baru corat-coret, sesekali menggambar bentuk, mengenal warna dan angka 1-10. Sembari aku mengajarinya melafalkan huruf a-z, karena Alia belum lancar dalam berkata-kata, aku berharap dengan cara ini akan membuat Alia lebih pintar lagi berbicara.

Alia (foto terbaru) lagi bermain pensil warna sehabis mandi
Setelah bermain pensil warna, saatnya Alia bermain kesana-kemari.. Dan ini waktunya sang emak online :p hehe..online jualan di Shalihah SHOP maksudnya. Terkadang Alia ikut menemaniku saat aku sedang online, dan pernah satu waktu Alia ikut-ikutan online (pura-puranya).. dia ambil mainannya yang disebutnya 'tetop' (laptop dalam bahasa Alia), lalu duduk di sebelahku, serta mengikuti gayaku saat itu, lalu dia bilang 'mama' (sama dalam bahasa Alia), maksudnya sama dengan mama online juga ^^

Alia dan Aku sedang sama-sama online :p hihi..



Comments

  1. wahhh-wahh alia nggak mw kalh sama ibunya ya? sama" sedang online hehee..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya..seneng ngikut-ngikutin gaya mamanya..

      Delete
  2. mak arifah, salut selalu berkomitmen update blog :D alia cantiiik, pintar ya bantuin ibunya jualan olshop :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. pengennya gitu mak Riska ;)
      makasiih.. hihi, iya nih..ceritanya ikut bantuin :p

      Delete
  3. hihi,lucu banget ya mbk,,pipinya itu lo bikin gemes^^

    ReplyDelete
  4. Putrinya baru satu ya mak? Alia imuut semoga menjadi putri sholihah, amin

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa, satu mak ^^
      makasiih mak Ida, aamiin doanya..

      Delete
  5. Waduh...kalah aq, yang tiap hari saingan bangun siang sama anak, kabur aja ah....hihihi :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe..ayoo mak bangun pagiii, kalo udah jadi rutinitas enak lho mak, supaya semakin sehat juga ^^

      Delete
  6. Masya Allah.....semoga menjadi jalan berkah. Aamiin.....

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …