Skip to main content

Bersuaralah Dengan Bijak

Bersuaralah dengan bijak..
Seringkali lisan seseorang begitu mudahnya menghakimi orang lain,
padahal seringkali tak juga faham inti masalahnya
Seseorang kerap merasa begitu tau tentang kehidupan orang lain, padahal mengenal secara dekat pun tidak
Alih-alih berempati, yang ada malah menyudutkan
 
Saat kita sedang dalam masalah, 
memang tak mudah berharap semua orang akan mengerti..
Baiklah.. maklumi mereka yang tak ada dalam posisi kita
Berdamai dengan sikap orang lain lebih sulit ketimbang berdamai dengan diri sendiri

Jika sulit untuk kalian bisa berempati, diam sudah lebih dari cukup
Bukan diam berarti apatis
Namun diam karena tak ingin berbicara buruk
Tak ingin menyebar ghibah, apalagi fitnah

Diam adalah emas
Pepatah itu betul adanya, meski tak selamanya begitu
Setidaknya gunakan diammu saat kamu tak bisa menahan diri
dari pembicaraan yang merugikan orang lain

Namun jangan terdiam saat kamu memang harus bersuara,
saat suaramu bisa membela sesamamu
Ada saatnya suaramu dibutuhkan oleh mereka
Mereka yang harus dibela oleh suaramu
Mereka yang diperlakukan tidak adil
Banyak wanita diluar sana membutuhkan suaramu,
untuk dibela, untuk didukung dan diberi saran yang mencerahkan

Bersuaralah dengan bijak..
Gunakan suaramu untuk berbagi kebaikan 
Pakai suaramu demi menolong sesamamu
Menebar manfaat dan hikmah bagi orang lain
 

Comments

  1. semangat mbak.. sayangnya terkadang kita memang mudah mengucapkan kata2 bijak kepada orang lain, namun sulit untuk menerapkan ke diri sendiri..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hai mba Pista, salam kenal ^^
      makasiih.. iya betul mba..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…