Skip to main content

Kumpulan Postingan Di Kompasiana

Berikut ini adalah kumpulan postingan-postinganku di Kompasiana. Klik di sini ya buat yang mau baca-baca : Arifah Abdul Majid atau bisa juga klik di setiap judul postingan di bawah ini :

Poatingan ke 1 : Hujan Itu Seharusnya Disyukuri Lho...

Postingan ke 2 : Tolong Jaga Akhlakmu, Pak Ustadz

Postingan ke 3 : Jeratan Candu

Postingan ke 4 : Sehat Murah dan Mudah

Postingan ke 5 : KDRT

Postingan ke 6 : Kaya Hati

Postingan ke 7 : Wahai Ibu

Postingan ke 8 : Mantan Anak

Postingan ke 9 : Tanggung Jawab Kita Semua

Postingan ke 10 : Bersahabat Dengan Hujan dan Matahari

Postingan ke 11 : Bijaklah Dalam Bertelevisi

Postingan ke 12 : Hujan Itu Indah

Postingan ke 13 : Menstruasi

Postingan ke 14 : Orang Paling Kaya

Postingan ke 15 : Semangat Menulis

Postingan ke 16 : Ibu Rumah Tangga

Comments

  1. Nggak punya akun di kompasiana. Jadi silent reader aja ya mbak. Nggak bisa menjejak

    ReplyDelete
    Replies
    1. ga apa mak Ika, udah seneng mak mau baca ^^

      Delete
  2. Replies
    1. silahkan di klik aja di judul postingannya, itu udah ngelink ke kompasiana

      Delete
  3. Saya juga belum punya akun di kompasiana mak:(

    ReplyDelete
    Replies
    1. masih bisa jadi silent reader mak Erlina ^^
      ayo buat aja mak akun kompasiananya..

      Delete
  4. Ikut senang ya,Mak... Wahh! jadi kepengen juga..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. mak Mutia kan bisa juga bikin akun kompasiana ^^ kita bebas posting disana mak, kalo punya akunnya..

      Delete
  5. eh mak, ternyata udah nulis di kompasiana ya, saya baru daftar tp blom nulis apa2 X(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, udah lama banget gak nulis lagi di sana :p

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…