Skip to main content

Penjual Modus

Postinganku kali ini masih ada kaitannya dengan postingan beberapa hari lalu saat aku datang ke counter service hp untuk service BB ku yang error. Jadi, setelah beberapa hari BB ku bisa beroperasi dengan normal, ehh tiba-tiba kumat deh itu penyakit si BB, again ga bisa dicharge ! what?? baru juga beberapa hari udah rusak lagiii, huuu rasanya pengen gigit tuh BB :p 

Akhirnya hari ini aku kembali mendatangi tempat service BB waktu itu. Alhamdulillaah nya ada garansi toko selama 1 bulan, at least aku ga perlu keluar biaya lagi untuk service ulang BB ku itu :) Penjaga counter itu bilang kabel chargerku udah ga bagus kondisinya, itu yang bikin konektor charger BB ku jadi rusak. Oke, berarti charger itu ga bisa aku pake lagi. Untungnya di rumah ada beberapa charger adikku yang juga bisa kupakai, jadi aku ga perlu beli charger baru :p

Kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku sudah rusak atau kembung, padahal waktu aku datang ke tempat service itu pertama kali, tepatnya beberapa hari yang lalu, penjaga counter tersebut bilang batre BB ku masih bagus.. Aku sempet mempertanyakan hal ini, aku bilang "bukannya waktu itu bapak bilang batre ini masih bagus ya?", dia jawab kalau kondisi batre suka ga bisa diprediksi.. Hahh?? emangnya cuaca ga bisa diprediksi :p

Singkat cerita, akhirnya aku beli deh batre baru di counter tersebut seharga 75 ribu rupiah. Daaan, yang bikin mulutku rasanya pengen nganga lebar-lebar dan kepala ngeluarin asep karena panas emosi adalah..ketika aku coba batre yang dibilang rusak tersebut di BB adikku ternyata jalaaan dooong.. *tarik nafas sedalam-dalamnya, sesak mendadak nih*.




Artinya, kembali aku bertemu penjual modus, dengan cara mengatakan batreku rusak (padahal masih jalan), dengan maksud agar aku membeli batre baru di tokonya dan dia bisa mendapatkan keuntungan. Susah ya cari penjual yang benar-benar jujur :( Waktu pertama datang ke counter itu aku pikir penjual ini jujur karena dia ga bilang batreku rusak seperti penjaga counter hp yang sebelumnya aku datangi. Ah, ternyata ohh ternyata 11 12 kalau gini mah.. Sama-sama penjual modus juga ujung-ujungnya. Mudah-mudahan mereka dapet hidayah Allah supaya menyadari kesalahannya dan ga mengulangi hal seperti itu lagi pada orang lain, aamiin.
 
Sempat kesal memang, tapi ya sudahlah..relain aja, ga ada gunanya aku kesal lama-lama kaaan :) Lain kali aku harus lebih hati-hati lagi. Seharusnya tadi aku minta penjaga counter tersebut untuk ngetest di depan mataku apa benar batre itu sudah ga bisa dipake lagi. Jika saat batre dipasang ke BB, lampu LED BB masih nyala (warna merah biasanya) itu tandanya batre masih jalan. Itu yang tadi ga aku lakuin, aku percaya gitu aja saat penjaga counter itu bilang kalau batreku ga nyala waktu dicoba :(

Comments

  1. Tulisannya jujur dan bikin saya ngikik sendiri, Kak. Bener memang, jaman sekarang mah kebanyakan penjual itu baiknya cuma modus doang... jarang ada yg bener2 jujur dan niat dari hati buat ngebantuin pembeli/pelanggan, mereka hanya memikirkan keuntungan pribadi aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ngikik? dibagian mananya ya bisa sampe ngikik :p hee..
      iya nihh..susah skrg ketemu pedagang yg bener2 jujur dan ngutamain pelanggan disamping keuntungan pribadi..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…