Skip to main content

Twenty Nine My Age :p

Alhamdulillaah kemarin aku tepat berusia 29 tahun, kalo vickynisasinya mah twenty nine my age :p Aku hanya semakin bersyukur, sudah bisa menjalani kehidupan sejauh ini. Secara angka jumlahnya memang bertambah, namun sebenarnya ini menandakan jumlah kesempatan kita hidup di dunia semakin berkurang. Ya, aku tak tau diusia berapa kelak Allah mengambil kembali nyawaku. Usia 70, 80 atau 90? Pasti aku ingin umur yang panjang, ya..di atas 70 tahunan deh. TAPI, yang paling penting bukan hanya soal panjang usia, namun keberkahan dan kemanfaatan usia kita. Aku ingin punya umur yang panjang, NAMUN berkah. Semakin panjang semakin banyak amalnya, semakin sedikit dosanya. Wah, indah banget ya..kalau kita punya kehidupan kaya gitu.. aamiin.

Aku memilih untuk ga merayakan ulang tahun. Aku berfikir kalau hari jadiku ini bukan sesuatu yang harus dirayakan. Lagipula Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam ga mengajarkan kita mengenai perayaan ulang tahun. Menurutku lebih baik dihindari deh perayaan-perayaan ulang tahun itu, apalagi yang cenderung pada kemubadziran, seperti makan-makan ditempat mewah atau ngadaian acara kumpul-kumpul yang berlebihan. Tapi, kalau acaranya diganti dengan mengunjungi Panti Asuhan untuk kemudian membagi-bagikan makanan, kumpul-kumpul dengan anak-anak Panti Asuhan untuk membahagiakan mereka, nah..kalau ini kan lebih banyak manfaatnya, insya Allah jadi berkah. Dan harus diniatkan sebagai bentuk syukur kita, bukan dengan niat merayakan ulang tahun.

Aku berharap dengan bertambahnya usiaku, aku bisa semakin baik di mata Allah *meskipun aku sangat kesulitan untuk menjadi orang baik*, aku bisa terus diberi sehat dan rezeki yang lancar serta berkah. Aku juga pengen bisa lebih banyak membaca, terutama membaca Al-Qur'an *meskipun aku belum ahli baca Al-Qur'an*, aku juga pengen bisa lebih banyak menulis hal-hal yang bermanfaat ^^ 

Yang juga tak kalah penting adalah, aku ingin bisa menghilangkan hal-hal buruk dalam diriku. Masih banyaaak banget bagian dari diriku yang ingin aku perbaiki. Aku yang emosional, aku yang ga sabaran, aku yang gampang ngambek, aku yang egois, aku yang masih suka ngeluh, aku yang begini aku yang begitu.. ah, banyak deh yang harus diperbaiki. 

Moment hari jadi seharusnya memang menjadi waktu kita merenung dan berintrospeksi diri. Apakah dengan bertambahnya angka umur kita, bertambah pula kebaikan kita, bertambah pula manfaat serta amalan kita?? 

Comments

  1. Ihik mak ..baca judul ya langsung senyum...selamat Milad ya..smoga Sukses dunia akhirat...

    ReplyDelete
    Replies
    1. :) *ikutan senyum* makasiih mak Kania.. aamiin.

      Delete
  2. Masha Allah, Hampir lupa mbak, waktu itu kan mbak udah kasi tau saya duluan. Oh iya, ini kan tgl 28 Feb. Wah, Happy Milad yaa,,, Twenty Nine Ours Age, hihihihi, Semoga setiap do'a dan harapannya diberkahi Allah. Walau usia udah segini, Alhamdulillah, masih awet. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. skrg tgl 27 mbak Aida :) saya ultah tgl 26..
      hehe, iyaa..sama2 29 ya mbak..
      aamiin, makasih yaa..

      Delete
    2. ups, salah! maaf ya udah mulai linglung inget tanggal,,, abiz mikirin mbak Rifa terussss,,, heheheh :D

      Delete
    3. ga punya kalender di rumah ya mba? hehe..emangnya saya ga punya :p

      Delete
  3. Congrats... tambah tua, tambah dewasa, tambah mudah mensyukuri nikmat-Nya.

    Tambah tahun, tambah berkurang dosa karena terus istighfar, NICE!

    ReplyDelete
  4. Selamat ulang tahun ya Mak... semoga senantiasa berlimpah berkah.
    Aamiin

    ReplyDelete
  5. semakin bertmbh usia semakin berkurang jatah hidup kita ya mak...berkurang kok mlh dirayain ya...hrsnya betul spt kt mak arifah..semakin ditambah amal baiknya...semakin dipercantik akhlaknya...pokok semakin ditmbh yg baik2nya...semoga kedepannya, mak arifah semakin baik spt harapannya ya...Allahumma amiiin...

    ReplyDelete
  6. Waduuuh telat nih, maafken sayaah. selamat ultah ya Mba Arifah, semoga semakin solehah dan bertambah rizkinya.,

    ReplyDelete
    Replies
    1. ga apa-apaa :) makasiih mba Ety.. aamiin doanya..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …