Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2014

Melahirkan Blog Kedua

Alhamdulillaah hari ini selesai bikin blog yang kedua, http://beranibicarabenar.blogspot.com/ . Dan sudah ada satu postingan nangkring di sana :) Sebenarnya sih kepikiran pengen bikin blog lagi belum lama, tapi begitu ada niat langsung deh dibuat, dan beberapa hari kemudian di posting. Inilah hikmah dari ga menunda-nunda sesuatu yang kita niatkan. Coba kalau kemarin-kemarin saya punya keinginan tapi ga langsung direalisasikan, bisa jadi sampai hari ini juga ga lahir-lahir deh blog keduanya. 


Melahirkan blog kedua tentu lebih mudah dibanding blog pertama. Hehe, ternyata sama kaya orang lahiran anak ya, biasanya memang anak kedua lahir lebih lancar karena sang mama sudah lebih berpengalaman dari sebelumnya. 

Di blog saya yang kedua ini, ga saya isi dengan cerita-cerita seperti di blog pertama. Blog kedua mau saya isi dengan hal-hal yang bersifat bukan pribadi. Tapi apa tepatnya, silahkan disimak aja kedepannya :p hihi.. Pengennya sih, dari blog, saya bisa semakin bermanfaat dan semakin ba…

Kita Tak Bisa Merubah Orang Lain

Ada seseorang yang pernah bercerita padaku mengenai orang terdekatnya yang memiliki sikap-sikap yang sangat membuatnya merasa tersiksa batin. Dinasehati baik-baik ga bisa, dikritik ga terima, dimarahi apalagi..akan semakin parah sikap buruknya ia tunjukkan. Sementara ia diharuskan berinteraksi dengan orang yang memiliki sikap buruk itu hampir setiap hari. 

Saya sendiri juga pernah mengalami keadaan itu. Bukan hanya saya, tapi juga banyak orang yang mengalaminya. Maksudnya, dalam hidup tentu kita pernah mengalami tekanan dari orang lain. Kita pernah bertemu dengan orang-orang yang bersikap buruk pada kita. Kita juga pernah mengalami disakiti oleh orang lain.
Di dunia ini kita tak hanya menerima yang manis, kita tak hanya bertemu dengan orang-orang baik saja. Pasti ada juga orang-orang di sekitar kita yang bertolak belakang dengan harapan kita.
Sayangnya kita tak bisa merubah keadaan dengan berharap orang lain yang akan merubah sikapnya tersebut. Karena kita tak bisa merubah orang lain. Ta…

Alia 'Haha Hihi' Kalau Cuci Rambut

Setelah kemarin saya buat postingan tentang Alia yang udah free diapersnah..sekarang saya buat postingan tentang Alia yang mulai mandi air dingin. Kali ini saya terinspirasi sama postingan Mak Board KEB, Mak Sary Melati tentang si lucu Maira yang 9 bulan udah dibiasain mandi air dingin.

Postingan Mak Sary yang saya baca sebulan lalu itu jleb banget deh, jadi merasa tertegur secara halus :) Kemana aja saya selama 2 tahun 5 bulan ini, sampe ga tau info mengenai kapan bayi mulai dibiasain mandi air dingin.



Saya pikir selama masih batita ya ga apalah mandi pakai air hangat, nanti kalau udah lewat batita alias udah 3 tahun ke atas, baru dibiasain mandi air dingin. Tapi begitu baca postingan Mak Sary, keesokkan harinya saya coba Alia mandi air dingin. Sengaja hari itu Alia ga saya cuci rambutnya, jadi diikat rambutnya. Kalau cuci rambut khawatir dia kaget kepalanya diguyur air dingin :p hihi..

Saya ciprat-ciprat dulu airnya ke badannya, saya usap-usapin, terus disabunin. Baru deh sehabis itu…

Horeee, Hemat 100 ribu (Lepas Diapers)

Bagi ibu-ibu yang memiliki bayi sampai balita tentu ga asing lagi dong ya dengan popok sekali pakai (pospak) atau diapers. Sama halnya dengan saya selama hampir 2 tahun setengah ini. 
Namun sejak usia Alia 2 tahunan, alhamdulillaah ia sudah mulai belajar pipis di kamar mandi (toilet training). Jadi pake diapers cuma pas malem aja mau tidur, atau kalau lagi bepergian ke luar rumah. Meskipun pakai diapers hanya di malam hari, tapi pengeluaran untuk itu per bulannya lumayan juga lho. Kurang lebih 100 ribu rupiah saya keluarkan untuk beli diapers ukuran XXL. 
Sampai akhirnya beberapa minggu yang lalu, saya baca postingan mbak Zakia soal putri balitanya yang sudah berhasil lepas dari diapers. Abis baca postingan mbak Zakia itu, saya jadi terinspirasi juga deh buat ngajarin Alia lepas dari diapers. Sebelumnya terima kasih ya mbak Zakia :) *kasih peluk cium*.
Tadinya sih, saya fikir biarin deh Alia sebelum tiga tahun pakai diapers terus kalau malem. Tapi setelah dipikir-pikir, kalau lepas diape…

Status Single Mother

Sudah hampir dua tahun setengah ini aku menjadi single mother. Aku lebih suka menyebutnya dengan istilah single mother dibanding kata janda. Ga tau juga ya, alasan tepatnya apa. Menurutku kata single mother lebih mewakili aku :) Kenyataannya kan aku memang seorang ibu yang ga punya pasangan, dan statusku pun benar-benar single.

Dua tahun setengah memang bukan waktu yang sebentar, bisa dibilang cukup lama sudah aku menjadi seorang single mother. Beberapa teman ada yang mulai bertanya padaku, kapan mau menikah lagi? Pertanyaan biasa ya sebenarnya, tapi aku suka malas mengulasnya. Syukur-syukur yang bertanya puas dengan jawabanku yang hanya sepatah dua patah kata. Misalnya saat aku jawab, belum tau  -_-  Ehh, ada juga yang kemudian lanjut bertanya, "kok gitu", "kenapa gitu", dan semacamnya. 

Sampai saat ini aku memang belum terlalu berfikir soal menikah lagi, aku merasa belum mau, dan belum siap untuk itu. Aku memang sempat merasa trauma dengan pernikahan, aku merasa ta…

Kita Perduli Satinah

Hari ini saya sempat menonton tayangan TV yang meliput kasus ibu Satinah, salah seorang TKI (Tenaga Kerja Indonesia) yang mendapat vonis hukuman pancung dari pemerintah Arab Saudi. Sebenarnya ini bukan kasus baru, kejadian ini terjadi 8 tahun yang lalu. Saat itu ibu Satinah yang bekerja di Arab Saudi dituduh telah membunuh majikannya, padahal menurut pengakuan ibu Satinah ia hanya berusaha membela dirinya. Ia pun pergi sendiri menyerahkan diri ke kantor polisi setempat setelah kejadian itu. 
Namun selama persidangan berlangsung, ibu Satinah sama sekali tak didampingi oleh pihak KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia). Padahal seharusnya KBRI menjadi wakil pemerintah Indonesia di luar negeri. Ketika ada WNI (Warga Negara Indonesia) mengalami masalah di luar negeri, seharusnya pihak KBRI lah yang menjadi tempat kita mengadu dan meminta bantuan. Namun kenyataannya??
Saat ini ibu Satinah sedang menunggu eksekusi dari vonis pengadilan Arab Saudi, yaitu berupa hukuman pancung yang akan dila…

Tips Membawa Balita Ke Tempat Bermain

Kayanya semua mommies yang punya anak balita, pasti pernah ya mengajak buah hatinya ke arena tempat bermain anak. Itu lho, yang ada mobil-mobilan, motor-motoran, sepeda, perosotan, ayunan, jungkat-jungkit, mandi bola, dan lain-lain. Tapi tahukah moms, mengajak anak bermain ke tempat seperti itu perlu beberapa persiapan yang sebaiknya tak kita lewatkan. 

Mau tau apa saja kan ? Yuk disimak :) Tips berikut saya dapat berdasarkan pengalaman pribadi dan juga hasil pengamatan saya. Boleh lho, kalau ada yang mau menambahkan..
1.  Pastikan Kondisi Anak Dalam Keadaan Fit Jangan coba-coba membawa anak balita ke tempat bermain jika kondisinya sedang tidak fit ya moms. Karena saat anak sedang dalam kondisi tidak fit, yang dibutuhkannya adalah istirahat, bukan bermain. Jika anak sedang dalam kondisi yang tidak fit, yang dikhawatirkan adalah sakitnya akan bertambah parah, karena terkena virus atau bakteri di tempat bermain tersebut. 

2.  Pakaian yang Tertutup Tapi Nyaman
Ini penting lho, karena tempat b…

Tempat Curhat yang Baik

Sekalipun saya belum terbukti berhasil dalam rumah tangga, karena pernikahanku berakhir dengan perceraian, namun beberapa kali teman-temanku mempercayaiku sebagai tempat curhat mereka soal rumah tangganya. Saya memang lebih suka jadi tempat curhat dibanding saya sendiri yang curhat sama orang lain :) 

Ketika ada teman curhat padaku soal rumah tangga, saya berusaha jadi tempat curhat yang baik dengan cara memberi masukan yang baik. Masukan yang sebisa mungkin membuatnya memiliki harapan baik ke depannya. Ya pokoknya memberikan temanku itu semangat. Dan yang paling penting, jangan sampai kita memberi masukan yang 'mengompori' atau membuat keadaan menjadi 'panas'. 

Tak mudah memang jadi tempat curhat yang baik itu. Kita harus berusaha memunculkan empati kita, dan berusaha menempatkan diri dalam posisi netral. Sekalipun yang curhat adalah teman kita, bukan berarti kita 'plek-plek' 100 % membela teman kita ini. Apalagi kalau kita juga tak mengetetahui kenyataan yang s…

Figur Ayah

Ayahku meninggal saat usiaku 4 tahun. Berarti selama 25 tahun ini aku hidup tanpa seorang ayah disampingku. Mamaku tak pernah menikah lagi sejak ayahku meninggal. Otomatis figur ayah tak pernah benar-benar aku dapatkan. Namun aku sangat bersyukur, sekalipun sebagian besar waktu hidupku aku jalani tanpa peran ayah, aku tak pernah mengalami masalah berarti akibat tak adanya peran tersebut.

Hidupku berjalan normal, tak ada kepincangan. Tak ada rasa kurang kasih sayang. Tapi aku tak memungkiri bahwa saat usiaku masih kanak-kanak aku pernah beberapa kali menangis, karena merasa hidupku tak seperti anak-anak lain yang memiliki orang tua lengkap. 

Seiring berjalannya waktu aku semakin dewasa, semakin memahami bahwa jalan hidup tiap orang berbeda-beda. Aku tau bahwa ayahku meninggal diusiaku yang baru 4 tahun itu adalah takdir Allah. Aku tak bisa mengeluhkan takdir-Nya. Yang harus aku lakukan adalah menerimanya dengan ikhlas. Bagaimanapun semua itu ada hikmahnya. 

Ketiadaan ayah disampingku memb…

Anak Nakal Di depan Mata Ortu Tak Bergeming

Anak kecil pastinya pernah melakukan kenakalan. Sesekali atau bahkan sering anak kecil berbuat nakal memang biasa ya. Rasanya kalau ada anak kecil ga pernah nakal sama sekali malah saya rasa itu ga wajar. Selama nakalnya sang anak tersebut masih bisa ditoleransi oleh orang-orang di sekitarnya, maka kita sebagai orang tua tak perlu khawatir. Asalkan kenakalannya tak membahayakan ya bun ^_^

Namun kalau anak nakal terhadap teman bermainnya dan orang tua hanya bersikap diam bagaimana? Salah anak atau orang tua? Kalau saya bilang, pastinya bukan salah anak. Itu juga yang pernah beberapa kali saya saksikan, ketika anak nakal di depan mata orang tua, namun mereka tak bergeming alias tak merespon. Entah karena tak perduli dengan kenakalan anak atau terlalu capek untuk menasehati anak, tapi sebagai orang tua kita tetap harus rajin memberitahu anak dan mengingatkannya mana yang baik dan tidak baik, mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan. 
Sebaiknya orang tua tak boleh bersikap acuh saat anakny…

Satu Saat Nanti

Satu saat nanti, saat kau mulai mengerti semua ini
Aku berharap kau tak menyalahkan siapapun
Sekalipun hati kecilku bisa jadi berkata lain
Saat keegoisanku muncul, aku tak ingin disalahkan, tapi salahkan dia
Tapi itu jahat ! Aku tak boleh seperti itu..

Aku tau satu saat nanti kau akan bertanya tentang semua ini
Dan aku tak ingin mengelak, aku tak ingin menyembunyikannya
Tapi tak sekarang, nanti saat kau sudah mampu untuk memahami
Saat kau bisa menilai semua yang kau lihat dan rasakan,
Tanpa aku harus menjabarkan semuanya 

Malas rasanya mengulas kembali soal itu
Tapi aku merasa kau harus tau, dan kau berhak tau
Aku ingin kau tau dariku, bukan dari orang lain
Maka kelak dengarkan aku, bukan mereka

Aku tau benar, kau bisa merasakan dan memahami apa yang kurasa
Sekalipun aku tak mengungkapkannya
Bahkan kau bisa membaca raut mukaku
Kau tau saat aku senang dan gundah

Kelak jadilah bijak, kau tau mana yang benar dan salah
Kau tau mana yang tulus dan berpura-pura
Namun yang salah bukan untuk dibenci
Yang tak tulu…

Emak Arifah Pengen Ke Mekah

Semua orang pastinya punya impian. Bicara tentang impian, salah satu impianku adalah melakukan perjalanan ke Mekah. Lebih tepatnya sih, ingin menunaikan kewajiban haji. Makanya nanti, kalau sinetron Emak Ijah Pengen Ke Mekah udah habis masa tayangnya, kalian jangan heran kalau ada session keduanya, judulnya Emak Arifah Pengen Ke Mekah, hihi :p 


Sebagai umat muslim, yang memang memiliki kewajiban untuk menunaikan ibadah haji ke Mekah jika mampu, sudah pasti aku pun termasuk orang yang memiliki cita-cita untuk pergi ke sana. Namun, tak hanya menunaikan kewajiban haji semata, aku ingin menjadikan keberangkatanku ke Mekah kelak, benar-benar menjadi sebuah perjalanan paling istimewa untuk lebih dekat dengan Allah. 

Banyak hal yang membuatku begitu memimpikan pergi ke Mekah, karena Mekah adalah kota yang diagungkan dan didambakan untuk kita umat muslim. Mekah kota yang suci dan paling indah sedunia. Di sana kita bisa semakin merasa dekat dengan Allah saat melihat setiap keindahan seluk-beluk …

Aku Anti Sama Obat (Bag.2)

Menyambung dari postinganku yang sebelumnya tentang diriku yang anti sama obat, kali ini aku akan berbagi cerita mengenai anakku Alia yang juga sebisa mungkin aku hindarkan dari obat. Sepanjang 2 tahun 5 bulan ini, Alia hanya satu kali minum obat penurun panas. Itupun karena waktu Alia demam, pada saat bersamaan Alia juga lagi sakit mata bintilan.

Jadi pas aku bawa Alia ke dokter mata, sekalian aku bawa juga ke dokter anak. Rasanya galau banget saat itu, melihat Alia yang belum genap setahun sudah harus sakit secara berbarengan, antara sakit mata dan demam. Akhirnya aku bawa deh ke dokter anak, dan ikut nyobain obat penurun panas yang dikasih dokter.

Sejak itu, alhamdulillaah Alia belum pernah lagi aku kasih obat penurun panas, apalagi ke dokter. Mudah-mudahan ga sampe kena obat-obatan lagi, sehat selalu sayangkuuu ^_^ aamiin.

Kalau Alia demam, biasanya aku lebih disiplinin makan dan minum susunya, aku lebihin madunya (Alia biasa aku rutinin mengkonsumsi Madu sejak 2 tahun), aku kompres …

Aku Anti Sama Obat (Bag.1)

Sejak beberapa tahun ini aku begitu anti sama obat. Dalam fikiranku, obat itu racun. Memang bisa menyembuhkan, namun memiliki efek samping yang ga bagus untuk tubuh. Hehe, iya sih..aku bukan dokter. Tapi kok sok iyeh banget ya soal obat :p Pokoknya dalam alam bawah sadarku, aku punya bayangan ga enak aja sama obat. Ini kali yang bikin aku jadi ga mau minum obat. 



Kira-kira sejak tahun 2010 ini aku menghindari obat. Sakit kepala, pilek, sakit menstruasi, demam, ga enak badan, pokoknya sebisa mungkin aku hadapi tanpa obat. Tapi awalnya, kalo batuk aku masih suka minum obat yang berbentuk cair. Belakangan aku pilih yang jenis jamu atau herbal, bisa dilihat di bungkusnya. 

Sebenarnya, setiap orang itu memiliki antibodi. Antibodi adalah suatu zat yang dibentuk oleh tubuh kita sendiri, gunanya adalah untuk melawan zat asing yang masuk ke dalam tubuh kita. Nah, antibodi inilah yang bekerja saat kita sakit. Aku berfikir, tanpa obat pun tubuh kita memiliki sistem pertahanannya sendiri. Inilah ya…

Pasang IUD Mamaku Nyaris Sekarat

Persoalan pasang KB memang menjadi salah satu topik permasalahan yang seringkali dibahas oleh banyak kaum wanita, terutama yang sudah menikah dan punya anak. Beberapa diantara mereka seolah mengalami dilema akan hal ini. Mau KB dengan cara yang mana yaaa, sistem kalender, pil, suntikan atau IUD (Intra Uterine Device). 


Tapi saya ga akan bahas soal KB dengan cara lain, selain IUD. IUD adalah salah satu alat kontrasepsi yang berbentuk seperti huruf T. Alat yang berukuran kecil ini terbuat dari plastik dan dipasang di mulut rahim. Aku sih belum pernah mengalami yang namanya pasang KB. Tapi mamaku pernah, dan beliau punya pengalaman sangat buruk soal KB IUD. Bahkan sampai detik ini, aku masih bergidik ngilu kalau membayangkan kejadian yang dialami mamaku dulu. 

Jadi setelah melahirkan aku, mamaku memutuskan untuk menggunakan KB dengan cara memasang IUD. Mamaku berfikir IUD adalah alat kontrasepsi yang praktis, karena bisa bertahan dalam jangka waktu beberapa tahun. Mamaku memasang IUD di sa…

Yang Malesin Pas Lagi BW

Sejak punya blog, aku jadi punya hobi baru. Yap, hobi jalan-jalan ke rumah maya teman-teman blogger. Tapi sayangnya ga semua rumah maya yang aku kunjungi membuat aku nyaman. Ada beberapa rumah maya yang aku ga betah lama-lama di sana. 

Tapi bukan pada kualitas tulisan lho ya, buat aku sih selama sang pemilik rumah maya ga menulis hal yang negatif atau sesuatu yang membawa keburukan, maka ga masalah buat aku bolak-balik berkunjung dan baca postingan-postingannya. Malah terkadang, pada waktu-waktu tertentu aku lebih suka baca postingan yang ringan, sederhana dan ga terlalu panjang, hihi..supaya otaknya ga perlu mikir :p *aneh ga aku?*

Berikut ini beberapa hal yang cukup mengganggu kenyamananku dalam berblogwalking ria :) 

1.  Semua Postingan Berbasa Inggris Padahal Blogger Orang Indonesia

Sebenarnya sih aku angkat jempol buat mereka yang fasih dalam berbahasa Inggris. Tapi kalau semua postingannya plek-plek berbahasa Inggris sementara sang blogger orang Indonesia, aku sih sangat menyayangka…

Ga Boleh Lagi Ah Mengeluh Soal Menstruasi

Beberapa hari belakangan ini rasanya gaje alias ga jelas, bisa tiba-tiba sedih, tiba-tiba kesel, tiba-tiba males..ah pokoknya serba tiba-tiba deh perasaan-perasaan ngerusak mood itu datang. Jadi bertanya-tanya sendiri dalem hati "aku tuh kenapaaa ya", sempet kepikiran juga sih..apa gara-gara mau haid nih.. Bisa juga karena mood aku aja lagi ga baik :p hihi.. emang dasar aku agak mood-moodan sih orangnya  -_-

Dan ternyata...hari ini terjawab sudah, benar lho mood yang ga jelas beberapa hari belakangan ini gara-gara mau dapet menstruasi. Alhamdulillaah bersyukur masih dikasih menstruasi. Soalnya kalau sampe sebulan aja aku ga dapet, bakalan panik luar biasa :p hihi.. Lha iya lah, secara aku kan ga mungkin hamil, nah..kalau ga dapet menstruasi lalu...apa coba yang terjadi? 



Aku jadi ingat kejadian salah seorang saudaraku yang beberapa bulan tak mendapat menstruasi. Berhubung saudaraku ini adalah pengantin baru, ya seneng dong yaaa ga dapet menstruasi..karena dianggapnya hamil. Ta…

Pengen Ngasal Akunya

Ah, kali ini ga akan bikin postingan bertema.. mau ngasal aja nulisnya :p hihi.. otak udah ngalor ngidul kesana kemari teteup ga dapet ide yg bisa dituangin. Eh, ide sih banyak..cuma bingung harus merangkai kata-kata dan mulai darimana.. Sudahlah ya.. yang penting tetep posting. Sembari aku menulis di tempat tidur, di depanku ada Alia lagi sibuk maenin bad cover, dikerukupin gitu..ceritanya sih kemah-kemahan ala batita :) *kebayang ga?* Biarin lah, sakarepmu nak..yang penting ga ganggu mama nulis dulu ya...
Hari ini alhamdulillaah hujan turun sejak siang, malah sempat cukup deras dan bikin dag-dig-dug juga, khawatir banjir dan airnya masuk ke rumah. Yap, dua kali aku ngalamin banjir masuk ke rumah, alhamdulillaah ga sampe parah sih, hanya semata kaki lah.. Tapi ya cukuplah..untuk bikin pinggang puegel karena harus bebersih lantai rumah :p
Oh, iya..ada satu kelucuan Alia yang selalu bisa bikin marahku hilang dan kemudian tersenyum :) Jadi, setiap kali aku kesel sama Alia gara-gara dia be…

Yang Kuat Ya Sayang...

Aku sangat bersyukur memilikimu
Sekalipun aku kerap merasa peranku sebagai orang tua hanya aku jalani seorang diri..
Aku selalu berusaha kuat, dan merasa cukup kuat untuk itu
Karena ada orang-orang di dekatku yang aku tau mereka selalu bisa kuandalkan
Mereka ikut menjagamu, menyayangimu, serta melindungimu
Mereka adalah eyang dan tantemu
Kami bertiga adalah orang terdekatmu yang sangat menyayangimu

Jika kau beranjak besar kelak, janganlah pernah berkecil hati 
Sekalipun hanya ada peran mama dalam keseharianmu
Jangan anggap ini sebagai kekurangan ya sayang..
Apa yang Allah takdirkan untukmu pasti itu yang terbaik untukmu
Anggaplah ini cara Allah menguatkanmu
Ia ingin kau tumbuh jadi anak yang tangguh

Itu pula yang selalu aku panjatkan dalam doa-doaku untukmu
Aku ingin kau kuat, sebagaimana perempuan Shalihah 
Bahkan sebelum kau lahir, kata itulah yang sering aku ucapkan padamu
Yang kuat ya sayang...
It's like a magic words, karena nyatanya kamu memang terlahir sebagai anak yang kuat

Kamu juga yang m…

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Tunjukkan Dirimu Lebih dan Kurangnya

Semua orang pastinya memang memiliki kelebihan dan kekurangan. Ga ada seorang pun yang ga punya kelebihan dan ga ada seorang pun yang ga punya kekurangan. Bedanya, seberapa banyak kekurangan atau kelebihannya itu mendominasi dirinya. Kalau kamu gimana? lebih banyak kurangnya atau lebihnya? Kalau aku lebih banyak kurangnya... :( 

Namun, kita seringkali menutupi kekurangan kita dan sebaliknya malah sibuk menonjolkan kelebihan kita. Padahal bisa jadi kekurangan kita lebih banyak dari kelebihannya, tapi karena si empunya jiwa raga itu pandai menutupi dirinya yang sebenarnya, alhasil orang salah menilai kita. Atau bisa jadi penilaian orang terhadap kita jadi terlalu tinggi. Mereka menilai kita benar-benar orang yang sangat baik, padahaaal.. *errr* hihi.. 



Tapi yang paling baik ya kita menunjukkan diri kita apa adanya, ga berusaha menutupi kekurangan atau berusaha terlalu menampakkan kebaikan-kebaikan kita. Misalnya nih, setiap abis sedekah kita update di berbagai sosial media, setiap abis me…

Tentang Adikku

Di postinganku kali ini aku mau cerita tentang adikku :) Cerita soal mama udah pernah, soal alm.ayah udah pernah juga, soal Alia sering..apalagi soal diriku sendiri, hehe..paling sering tuh :p Jadi, aku ini anak pertama dari dua bersaudara, dan adikku juga seorang perempuan. Aku memanggilnya Ima, bukan nama aslinya sih, nama panggilan di rumah.. Nama aslinya Hakimah Riliantisari, agak mirip yaa dengan namaku.. 

Usia kami hanya terpaut 3 tahun, ga jauh ya..jadi bisa kaya temen. Itulah sebabnya adikku tak memanggilku dengan sebutan mba atau kakak, ia biasa memanggil namaku saja. Tapi ga masalah buat aku, malah seneng juga..karena dengan begitu kita seolah ga ada rentang usia. Toh..tanda hormat atau menghargai seseorang pada orang lainnya ga diukur dari cara dia memanggil kita. Buatku, dengan mereka memanggil nama kita dengan benar saja sudah baik kok. Belum tentu juga orang yang memanggil kita hanya dengan menyebut nama saja (meski usia mereka lebih muda dari kita) itu pertanda mereka ku…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …

Nafsu Amarah

Semua manusia pasti punya rasa marah dan kesal
Dan seringkali kita marah hanya dipicu oleh hal yang sepele
Kejadian atau kesalahan kecil sekalipun bisa bikin amarah kita menggebu-gebu
Pertengkaran besar tak selalu ditimbulkan oleh hal-hal yang besar pula
Karena kesalahpahaman kecil jika disikapi dengan saling egois, nafsu dan keras hati..maka bisa jadi sebuah keributan besar..

Marah adalah nafsu, nafsu yang seringkali didorong oleh syaitan
Syaitan yang membutakan mata hati, dan menyempitkan hati kita..
Kemarahan bisa menghilangkan akal dan nurani, yang seolah membenarkan kezaliman kita saat itu

Pada akhirnya...
Berawal dari marah bisa berakhir dengan perceraian
Berawal dari marah bisa pula berakhir dengan pembunuhan
Na'udzubillahi min dzalik
Maka, jangan pernah turuti nafsu amarahmu..sehingga syaitan bersorak sorai kegirangan
Karena melihatmu tunduk pada nafsu amarahmu..

Berdzikirlah saat hatimu dilanda kemarahan, ingatlah akan keberadaan Allah
Mohonlah pada-Nya agar meredakan amarahmu
Mohonlah p…