Skip to main content

Aku Anti Sama Obat (Bag.1)

Sejak beberapa tahun ini aku begitu anti sama obat. Dalam fikiranku, obat itu racun. Memang bisa menyembuhkan, namun memiliki efek samping yang ga bagus untuk tubuh. Hehe, iya sih..aku bukan dokter. Tapi kok sok iyeh banget ya soal obat :p Pokoknya dalam alam bawah sadarku, aku punya bayangan ga enak aja sama obat. Ini kali yang bikin aku jadi ga mau minum obat. 


Sumber gambar dari sini

Kira-kira sejak tahun 2010 ini aku menghindari obat. Sakit kepala, pilek, sakit menstruasi, demam, ga enak badan, pokoknya sebisa mungkin aku hadapi tanpa obat. Tapi awalnya, kalo batuk aku masih suka minum obat yang berbentuk cair. Belakangan aku pilih yang jenis jamu atau herbal, bisa dilihat di bungkusnya. 

Sebenarnya, setiap orang itu memiliki antibodi. Antibodi adalah suatu zat yang dibentuk oleh tubuh kita sendiri, gunanya adalah untuk melawan zat asing yang masuk ke dalam tubuh kita. Nah, antibodi inilah yang bekerja saat kita sakit. Aku berfikir, tanpa obat pun tubuh kita memiliki sistem pertahanannya sendiri. Inilah yang bisa membuat kita sembuh dari sakit tanpa obat. 

Biasanya saat aku mulai merasa sakit, ya aku harus sadar diri. Sadar bahwa ada penyakit yang masuk ke dalam tubuh, dan aku harus melawannya. Melawan dengan cara : saat demam di kompres, lebih banyak istirahat, jangan dulu kena angin ; saat sakit kepala coba pijat-pijat bagian atas kepala, rileks ; saat batuk atau pilek lebih banyak minum air putih, pake jeruk nipis untuk menghilangkan rasa gatal di tenggorokan, dan lain-lain. 

Bisa sembuh tanpa obat?? Bisa ! Buktinya beberapa tahun ini aku bisa, berarti semua orang juga bisa :) Tapi semua adalah pilihan. Biasanya kita memilih pakai obat karena ingin lebih cepat sembuh atau karena ga mau ribet harus ini atau harus itu, jadi yang praktis dipilihlah obat. Tapi bagaimanapun cara alami tentu lebih baik, dibanding kita terbiasa mengkonsumsi obat-obatan kimia yang memiliki efek samping. 

Comments

  1. Kayak suamkku mbk..jd sejak nikah dah mengurangi obat....kl sakit kyk kmrn ke dokter dpt obat tp dminum sekali hbs itu dicekoki vitamin c air putih sm buah ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku anti obat sekaligus anti dokter juga :p
      Nah, mending gitu mbak Hana, pake vitamin, air putih dan buah juga udah bisa bikin sakit kita sembuh kok..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …