Skip to main content

Ga Boleh Lagi Ah Mengeluh Soal Menstruasi

Beberapa hari belakangan ini rasanya gaje alias ga jelas, bisa tiba-tiba sedih, tiba-tiba kesel, tiba-tiba males..ah pokoknya serba tiba-tiba deh perasaan-perasaan ngerusak mood itu datang. Jadi bertanya-tanya sendiri dalem hati "aku tuh kenapaaa ya", sempet kepikiran juga sih..apa gara-gara mau haid nih.. Bisa juga karena mood aku aja lagi ga baik :p hihi.. emang dasar aku agak mood-moodan sih orangnya  -_-

Dan ternyata...hari ini terjawab sudah, benar lho mood yang ga jelas beberapa hari belakangan ini gara-gara mau dapet menstruasi. Alhamdulillaah bersyukur masih dikasih menstruasi. Soalnya kalau sampe sebulan aja aku ga dapet, bakalan panik luar biasa :p hihi.. Lha iya lah, secara aku kan ga mungkin hamil, nah..kalau ga dapet menstruasi lalu...apa coba yang terjadi? 


Sumber gambar dari sini

Aku jadi ingat kejadian salah seorang saudaraku yang beberapa bulan tak mendapat menstruasi. Berhubung saudaraku ini adalah pengantin baru, ya seneng dong yaaa ga dapet menstruasi..karena dianggapnya hamil. Tapi, saat di cek pakai test pack, hasilnya negatif (ga hamil). Akhirnya saudaraku ini memeriksakan diri ke dokter, ternyata gumpalan darah yang selama beberapa bulan ga keluar ini tumbuh menjadi semacam kista yang sudah berukuran 1,9 cm. Bukan ga mungkin gumpalan yang kalau dibiarkan itu bisa bertambah besar dan harus dioperasi. 

Kemudian dokter memberikan obat yang bisa membuat saudaraku itu mengeluarkan darah haid yang sudah menggumpal menjadi semacam kista. Alhamdulillaah setelah hampir dua minggu pakai obat, lalu saudaraku datang kembali ke dokter, dan dokter menyatakan kistanya sudah hilang. Wah leganyaaa... Bersyukur saudaraku itu ga sampai terlambat datang ke dokter, jadi semakin cepat ditangani. 

Makanya, aku jadi berfikir bahwa mendapat menstruasi setiap bulan adalah pertanda bahwa siklus bulananku berjalan normal. Dan aku bersyukur alhamdulillaah untuk menstruasi yang datang rutin tiap bulan. 

Sekalipun aku masih kerap merasakan sakit perut, sakit kepala, mual, bahkan ingin muntah dan ingin pingsan >_< namun, dibalik semua rasa sakit itu terdapat hikmah. Karena dari rasa sakit yang kerap aku rasakan inilah, aku belajar menghadapi kondisi tubuh yang kesakitan luar biasa saat melahirkan. Bisa dibayangin kan, gimana kalau kita ga pernah ngalamin sakit menstruasi sama sekali, terus tiba-tiba saat melahirkan kita harus merasakan perut melilit-lilit bukan main sakitnya, apa ga kaget coba???

Jadi, mulai sekarang ga boleh lagi ah mengeluh soal menstruasi, plus rasa sakit dan lain-lainnya yang kita rasakan sebelumnya (PMS / Pre Menstruation Syndrome). 
"Dibalik semua rasa sakit yang kita rasakan pasti ada hikmah yang Allah berikan"

Comments

  1. bersyukur haid tiap bulan mak....saya sudah 11 bulan tidak haid....tiap menyusui saya ga haid, dulu anak pertama juga ga haid mpe 17 bulan....semua tetep ada hikmahnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya, ada yang saat menyusui jadi ga dapet menstruasi :) Iya mak Enci, intinya selalu bersyukur aja..

      Delete
  2. Kalau aku malah ga mudeng ada kista, Kalau mens biasa aja, enggak terasa sakit yang hebat banget. Eh, tiba-tiba perut terasa kram dan masuk UGD. Hasilnya, ada kista 10 cmdi perutku. Dua hari kemudian, mau ga mau harus dioperasi. Sakit itu mahal. Meski belum merit, aku uah tau gimana rasanya dioperasi cesar. Rasanya? Ya gitu deeeeh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, bisa juga kaya gitu ya mak? Tiba2 udah 10 cm.. Mudah2an kedepannya mak Efi sehat terus yaa :))

      Delete
  3. Iya mak setuju Allah kasih kita menstruasi pasti ada hikmahnya kok.. Dinikmati aja lah sakit n perubahan hormon nya (ngomong di depan kaca) :-P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mak, disyukurin aja.. kalau ga dapet juga kita bisa panik.. :( Kaya ceritaku di atas..

      Delete
  4. habis baca ini aku jadi kepingin periksa mbak..
    aku dah hampir 3 tahun gak mens semenjak melahirkan anak pertama.. jadi takut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, coba di periksa.. Mudah2an ga ada apa2 mbak, aamiin.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…