Skip to main content

Melahirkan Blog Kedua

Alhamdulillaah hari ini selesai bikin blog yang kedua, http://beranibicarabenar.blogspot.com/ . Dan sudah ada satu postingan nangkring di sana :) Sebenarnya sih kepikiran pengen bikin blog lagi belum lama, tapi begitu ada niat langsung deh dibuat, dan beberapa hari kemudian di posting. Inilah hikmah dari ga menunda-nunda sesuatu yang kita niatkan. Coba kalau kemarin-kemarin saya punya keinginan tapi ga langsung direalisasikan, bisa jadi sampai hari ini juga ga lahir-lahir deh blog keduanya. 

Postingan pertama di blog keduaku

Melahirkan blog kedua tentu lebih mudah dibanding blog pertama. Hehe, ternyata sama kaya orang lahiran anak ya, biasanya memang anak kedua lahir lebih lancar karena sang mama sudah lebih berpengalaman dari sebelumnya. 

Di blog saya yang kedua ini, ga saya isi dengan cerita-cerita seperti di blog pertama. Blog kedua mau saya isi dengan hal-hal yang bersifat bukan pribadi. Tapi apa tepatnya, silahkan disimak aja kedepannya :p hihi.. Pengennya sih, dari blog, saya bisa semakin bermanfaat dan semakin banyak berbagi, dan membuat saya semakin belajar.

Memiliki blog itu menyenangkan, kita benar-benar seperti memiliki rumah di dunia maya ini. Rumah tempat kita bercerita, menuangkan pikiran, tempat kita berbagi kisah, tempat silaturahmi dengan sesama blogger, dan tempat kita mengokohkan jati diri kita.

Gimana, kamu mau coba juga melahirkan blog pertama, kedua, ketiga dan seterusnya? Ayo, selama itu bermanfaat, realisasikan :)

Comments

  1. Selamat ya Jeng
    Saya juga memiliki beberapa blog dengan topik yang berbeda-beda
    Lain kali buat blog berniche (bertopik khusus) misalnya : Resep Makanan, Traveling, Fashion, Parenting dan lain-lainnya
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
  2. Selamat untuk blog keduanya... semoga bermanfaat dan penuh keberkahan ^_^

    ReplyDelete
  3. Eh, kl lahiran anak kedua lebih lancar..kyknya gk juga kok... buktinya istri saya yg lebih berat waktu lahiran putra kedua kami, h-hiii...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh gitu, hehe..kan saya bilang biasanya, berarti memang ga semua tapi sebagian besar begitu..

      Delete
  4. Ngeblog dan membuat blog sebetulnya menyenangkan banget, yang susah bagi saya kegiatan menulisnya, terkadang ada kalanya rajin nulis, ada kalanya juga males banget mau nulis :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget, bikinnya gampang, mengisinya yang kadang kewalahan..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…