Skip to main content

Yang Kuat Ya Sayang...

Aku sangat bersyukur memilikimu
Sekalipun aku kerap merasa peranku sebagai orang tua hanya aku jalani seorang diri..
Aku selalu berusaha kuat, dan merasa cukup kuat untuk itu
Karena ada orang-orang di dekatku yang aku tau mereka selalu bisa kuandalkan
Mereka ikut menjagamu, menyayangimu, serta melindungimu
Mereka adalah eyang dan tantemu
Kami bertiga adalah orang terdekatmu yang sangat menyayangimu

Jika kau beranjak besar kelak, janganlah pernah berkecil hati 
Sekalipun hanya ada peran mama dalam keseharianmu
Jangan anggap ini sebagai kekurangan ya sayang..
Apa yang Allah takdirkan untukmu pasti itu yang terbaik untukmu
Anggaplah ini cara Allah menguatkanmu
Ia ingin kau tumbuh jadi anak yang tangguh

Itu pula yang selalu aku panjatkan dalam doa-doaku untukmu
Aku ingin kau kuat, sebagaimana perempuan Shalihah 
Bahkan sebelum kau lahir, kata itulah yang sering aku ucapkan padamu
Yang kuat ya sayang...
It's like a magic words, karena nyatanya kamu memang terlahir sebagai anak yang kuat

Kamu juga yang menguatkanku dalam banyak hal yang harus aku tempuh
Dan aku harap..aku selalu jadi sosok pertama yang akan menguatkan setiap langkahmu

***

Semoga ketidakhadiran ayah dikeseharianmu
Tak menjadikanmu pribadi yang lemah, rendah diri atau bersedih hati
SEBALIKNYA, hal itu menjadikanmu pribadi yang kuat, rendah hati, mandiri, penuh empati dan berani
Aamiin Ya Allah Ya Rabbal'alamin

Comments

  1. Aamiin.. Allah pasti memeluk keluarga yang hebat. semoga menjadi anak yg sholeha, dan hebat ya mak. Semangaaaat mother :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, makasih banyak mak Silvia :)
      Semangaatt juga :*

      Delete
  2. Biasanya, ketika kita kehilangan sesuatu, maka pd sesuatu yang lain akan dilebihkan. Allah Maha Adil.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …