Skip to main content

Alasan Seseorang Membeli Handphone Baru

Sumber gambar dari sini

Aku menggunakan handphone sejak hampir 12 tahun yang lalu. Dalam kurun waktu hampir 12 tahun itu sudah 11 kali aku beli handphone. Tentunya dengan berbagai macam alasan, kalau bukan karena alasan butuh, rusak, bisa juga karena aku sudah bosan dengan fitur di handphone yang lama. Memang ya, alasan orang membeli handphone tentu tak sama. Berikut ini saya ulas mengenai beberapa alasan seseorang membeli handphone baru.

1.  Butuh
Ini adalah alasan yang paling baik, karena kita membeli barang saat kita membutuhkannya. Ya, kita memang membutuhkan alat komunikasi yang praktis, dan itu kita dapatkan dari handphone. Namun, saat ini handphone tak hanya sekedar memenuhi kebutuhan komunikasi saja, tapi juga sebagai sarana mendapatkan uang, misal : untuk berjualan online. Bisa pula dijadikan sebagai sarana belajar dan mendapatkan pengetahuan serta informasi.

2.  Bosan dengan Handphone yang Lama
Setelah beberapa bulan atau tahun kita memakai handphone, bisa jadi kita merasa bosan dengan fitur-fitur yang ada, atau bosan dengan tampilan / body handphone tersebut. Inilah yang akhirnya membuat kita memutuskan untuk membeli handphone baru dengan fitur, tampilan atau jenis yang berbeda dari sebelumnya.

3.  Tertarik dengan Handphone Terbaru
Bisa jadi kita sebenarnya tidak sedang membutuhkan handphone baru, namun karena kita tertarik dengan fitur atau body handphone tersebut maka kita membelinya. Misal, kita tertarik dengan kameranya yang canggih, tertarik dengan casingnya yang lucu, dan lain-lain.

4.  Gaya
Ada orang-orang yang memang sangat memperhatikan penampilannya. Mereka selalu ingin tampil up to date, sampai-sampai handphone pun ingin yang terbaru. Rasanya maluuu dan gengsi kalau pakai handphone bukan tipe terbaru. 

5.  Ngiri Sama Orang Lain
Mudah-mudahan kita ga termasuk tipe orang yang mudah merasa iri dengan orang lain. Saat ada teman kita punya handphone baru, kita pengen juga, ada teman yang punya handphone lebih canggih dari kita, kita pengen juga. Akhirnya beli deh, handphone baru demi memuaskan rasa iri kita tersebut. 

6.  Tertarik Diskon / Promo
Alasan terakhir menurutku adalah, karena tertarik diskon / promo dari merek handphone tersebut, atau dari toko tempat menjual handphoneBisa jadi karena ada potongan harga, ataupun ada hadiah langsung saat kita membeli handphone tersebut. Apalagi kaum hawa, kan seneng banget sama diskon ^_^ 

Kalau kamu gimana, apa alasanmu saat membeli handphone baru?

Comments

  1. Saya saja pingin punya HP kamera belum keturutan, atau emang sayanya aja ya yang gak begitu tertarik dengan fitur-fitur yang ada di Handphone ? haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. BIsa jadi begitu.. Orang membeli sesuatu, sebagian ya karena faktor ketertarikan juga.

      Delete
  2. butuh! Trend sih ikutin mak tapi cuma bisa ngiler hihi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe..sama maakk, aku juga kalau pengen mah pengen sering ganti2 hp, tp duitnya itu lho :p hihi..

      Delete
  3. kalo diriku, terakhir ganti tahun lalu, itupun karena BB udah lemooot :(
    dan saya termasuk tipe mengganti hape karena butuh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cukup lama jg ya, dibanding saya mbak yg baru bulan lalu ganti BB gara-gara yang sebelumnya rusak :p

      Delete
  4. Aku ganti HP karena butuh, sebisa mungkin bukan karena gaya. baru kemarin beli HP baru setelah awa 2012 punya BB. Itu pun karena udah lemot dan ngeselin :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kuat iman dong ya mak, ga siwer liat hape2 terbaru, hihi..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…