Skip to main content

Bye-bye Begadang

Sumber gambar dari sini

Alhamdulillaah, sejak posting tentang begadang hampir dua minggu yang lalu, aku stop begadang ! Kembali ke jam normal, tidur sekitar jam 9 malam, kemudian bangun sekitar jam 1/2 4. Dan, rasanya lebih enak..ga ada rasa bersalah karena tidur larut, dan terkantuk-kantuk saat shalat malam dan shalat Subuh. 

Kalau aku bilang sih, begadang itu seperti candu. Karena jika kita membiasakan diri begadang, lama kelamaan itu bisa menjadi kebiasaan yang membuat kita seolah menikmatinya, dan sulit meninggalkannya. Padahal tidur lebih awal itu bisa membuat kita bangun lebih awal juga. Jadi, bisa shalat Subuh di awal waktu, dan bahkan bisa shalat Tahajud. 

Memang ada sebagian orang yang merasa waktu malam itu adalah waktu yang produktif, untuk menulis, membaca, atau menyelesaikan pekerjaan kantor. Karena waktu malam begitu hening, saat anak-anak sudah tertidur, pekerjaan rumah juga sudah selesai, sehingga di saat itulah kita merasa seolah ini waktu yang tepat untuk melakukan hal yang kita sukai. Padahal ada cara lain yang insya Allah jauh lebih baik. 

Jika memang kita ingin melakukan suatu kegiatan di malam hari, lebih baik pilih waktu di sepertiga malam. Jadi, usahakan untuk bisa tidur di awal waktu malam, yaitu setelah shalat Isya. Ya, sekitar jam 8 an. Nah, di sepertiga malamnya, sekitar jam 1 atau jam 2 malam kita bangun deh. Ini waktu yang paling tepat dibanding kita harus begadang. 

Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata : 
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membenci tidur sebelum Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya". (Hadist Riwayat. Bukhari No.568) 

Hadist ini menunjukkan sebuah larangan, agar kita tidak tidur larut malam setelah waktu Isya. 

Waktu sepertiga malam itu adalah waktu yang paling baik untuk kita shalat Tahajud, dan memanjatkan doa pada Allah. Jadi, begitu bangun, kita berwudhu, shalat, doa, dan dzikir. Wah, indaaah :) 

Aku juga pengen bisa tidur lebih awal, tapi Alia agak susah diajak merem :p kadang tidur jam 9 malam aja meremnya jam 1/2 10, hehe.. Bagaimana menurutmu soal begadang?? :)

Comments

  1. Setuju mak Arifah...tp ni lg begadang krn barusan teman ke rmh ambil psanan sovenir, krn dr sore hujan br skrg diambilnya...hihi...liat laptop nyala kok jd pingin bw...nah lo...candu kan ya...hihi...bsk klo bangun msh ngantuk dan g smpt sholat mlm pasti cm penyesalan...duhhh...tidur dl wis mak Arifah...makasih dah diingetin...hihi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, asal jangan sampai jadi kebiasaan / keseringan mak :p
      Sama-sama..

      Delete
  2. Sebenarnya semuanya kepada kebiasaan, tapi kebiasaan yang sunnah dan sehatlah tentunya yang kita pilih. Saya sudah menjalankannya di rumah. Setiap abis isya pasti bawaannya udah ngantuk jadi cepet tidurnya. Tapi malamnya jam 2 atau jam 3an enak bangunnya. Kao mau shubuh ya mandi dulu biar seger.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul.. Iya, kalau tidurnya cepat, maka bangunnya juga cepat.. Bisa Tahajud dulu dan shalat Subuh di awal waktu..

      Delete
  3. kalo saya anti sama begadang,g tau ya mbk..pokoknya kalo habis sholat isya mata kok rasanya pingin meluk guling gitu hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, bagus dong mbak :) saya pengen begitu tapi susah..

      Delete
  4. Ayooo,Mak...kita berjuang melawan begadang, soalnya saya juga masih berlatih...hehee..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, iya mak. Bulatkan tekad untuk ga begadang :)

      Delete
  5. alhamdulillah, saya lolos dari begadang :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…