Skip to main content

Jeprat-jepret


Sebenernya sih, saya gak terlalu suka foto-foto. Bahkan saat Alia masih bayi pun saya gak sering foto-fotoin dia :p hehe. Gak tau ya, rasanya gak telaten aja kalau harus jeprat-jepret berkali-kali, terus kita pilih-pilih lagi mana yang oke untuk di save atau di publish di sosial media. Kecuali saya punya hape baru yang canggih, kayanya bakalan narsis kali, hihi..tapi ini mah semacam pamer atau apa ya kalau begini. 

Termasuk foto Alia yang saya upload ini. Pastinya bukan saya yang jepret. Ini hasil jepretan adikku (tantenya Alia). Adikku emang yang paling telaten kalau urusan foto-foto. Jadi, tiap mau pergi kemanaaa aja, pasti ada foto-fotonya. Yang paling sering fotoin Alia juga bukan saya, tapi tantenya, hee..emak males foto sih saya :p

Barusan iseng aja saya buka-buka file foto di netbook, terus liat foto ini. Berhubung lagi agak males cari ide buat nulis, yo wes lah bicara tentang foto aja :) Padahal suka foto-foto itu ada manfaatnya juga ya. Kita bisa jadiin kenang-kenangan satu saat nanti. Ya asal gak kelebihan narsis aja, tiap jam upload foto ke sosial media :p 

Lagipula, seru banget deh kalau kita liat-liat foto jaman dulu. Kaya saya nih, kalau liat foto jaman saya masih kecil, suka senyam-senyum sendiri. Apalagi kalau fotonya lucu. Lumayan bisa jadi penghilang penat :) 

Comments

  1. aihhhhhh lucunya gemeeeees
    penget nyubit pipinya. ya Allah. *usap-usap perut
    Saya lagi hamil lagi, semoga anaknya nanti lucu juga. hhihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, alhamdulillaah mbak :) mudah-mudahan babynya lucu dan ngegemesin, aamiin.

      Delete
  2. Sumpriit...! nggemesin bangeett !! sweet babby...:)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…