Skip to main content

Kerjaan Rumah Tangga Saya (Bag. 2)

Okey, ini postingan lanjutan yang kemarin yah :) masih mengenai kerjaan rumah tangga. Yuk, lanjuuut..

#  Daftar Tiga Harian

1.  Buang Sampah Dapur
Sebenarnya sih, bagusnya dibuang tiap hari, berhubung kalau tiap hari jadi boros kantung plastik sampahnya, jadi memperbanyak pemakaian plastik kan ya.. Makanya, saya buang sampah dapur kalau kantung plastiknya sudah penuh, ya..sekitar tiga harian deh. Tapi fleksibel ya, kalau sebelum tiga hari sudah penuh, ya dibuang dong :)

#  Daftar Mingguan

1.  Buang Sampah Luar
Kalau yang ini terbilang sampah kering, seperti debu sehabis menyapu, dan kotoran daun-daun kering yang berserakan di lantai halaman. jadi bisa dibuang seminggu sekali. 

2.  Bersihin Lantai Di Bawah Spring Bed
Eh, jangan salah lho ya..mentang-mentang ga keliatan terus ga usah dibersihin. Ini perlu banget ! Apalagi aku kan tidur di bawah, jadi spring bed-nya aku taruh langsung di lantai (ga pakai tempat tidur), nah..bagian bawah spring bed ini bisa jadi sarang kutu kalau ga pernah di bersihin, terutama karena udara Cimahi yang lembab, sehingga mudah sekali ditumbuhi jamur. Jadi, seminggu sekali spring bed saya berdiriin untuk menghindari lembab, dan lantainya saya bersihin. 

#  Daftar Sesuka Hati Saya

1.  Mengepel Lantai

Sumber gambar dari sini

Kalau rajin ya bisa dikerjain seminggu sekali. Tapi kalau lagi malas, bisa sampai sebulan ga ngepel :p hihi..jangan ditiru. Soalnya saya ngepelnya pakai tangan, jadi lumayan bikin cape.

Nah, itu yang saya bisa share, semoga bermanfaat :)

Comments

  1. saya ngepel malah tiap hari mak soalnya gampang kotor ada 2 krucils yg suka berantakin rumah..:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya mak, kalau kotor ya mau ga mau tiap hari dipel :p

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…