Skip to main content

Merasa Paling Menderita

Kamu pernah ga merasa paliiing menderita? Saat kamu lagi tertimpa masalah, kok rasanya kamu tuh yang paling menderita sedunia :'( huuu.. Padahal sih, ini benar-benar ASLI cuma perasaan kita doang. Lha, mana mungkin kita jadi orang paling menderita sedunia, sementara di rumah-rumah sakit banyak orang sekarat, di jalanan banyak pengemis, di luar sana ada orang yang kehilangan semua anggota keluarganya akibat kecelakaan, dan masih banyak lagi musibah yang lebih dahsyat dibanding masalah kita.

Mereka semua lebih pantas kan, untuk merasa menderita dibanding kamu? Ya, intinya kamu akan selalu menemukan orang lain yang jauuuh lebih menderita dibanding kamu. Makanya, ga boleh kita merasa paling menderita. Itulah sebabnya kita dianjurkan untuk selalu liat ke bawah siapa tau ada duit jatuh, maksudnya supaya kita ga membandingkan diri kita dengan keadaan orang lain yang di atas kita, SEBALIKNYA, bandingkan dirimu dengan mereka yang di bawahmu.

Saat kamu susah, ingat bahwa di luar sana ada orang yang lebih susah darimu. Saat kamu sakit, ingat bahwa di luar sana ada orang yang sakitnya lebih parah darimu. Begitupun saat kamu kekurangan harta, ada orang-orang yang jauuuh lebih kekurangan darimu. 

Hal ini juga bisa mengasah empati kita, supaya kita bisa ikut prihatin dan perduli pada orang lain yang membutuhkan dukungan ataupun pertolongan kita.

Comments

  1. Saya senang, Allah beri manusia sifat lupa.
    Apa yang terjadi bila saat ini perasaan kita masih sama dengan saat kesusahan datang pd tahun yang lewat plus kesusahan sesudahnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya mak, dengan begitu kita jadi ga terlalu terbebani :)

      Delete
  2. betul betul itu mak...jika kita tidak pandai bersyukur dan selalu mendongak ke atas...hidup akan berasa berat dan sempit...tp bila kita selalu bersyukur dan melihat ke bawah, nikmat akan bertambah dan hati menjadi tenang dan bahagia dg keadaan yg ada...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betuul :) aamiin ya mak, mudah-mudahan kita bisa banyak bersyukur..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…