Skip to main content

Serba-serbi Kehamilan (Bag. 1)

Sumber gambar dari sini

Ah, mau mengenang masa hamil dulu nih :) hehe. Udah dua tahunan yang lalu sih, tapi pengen aja mengulas kembali, mudah-mudahan ada manfaatnya.  

Dulu, awal-awal masa kehamilan, tepatnya di trimester pertama, hamilku termasuk yang cukup rewel. Badan rasanya gampang lemas, ga nafsu makan, sering sakit kepala, mual, sensitif. Yang paling mengkhawatirkan buat aku adalah soal ga nafsu makan. Karena aku khawatir itu berpengaruh pada perkembangan janin. 

Akhirnya aku rajinin minum susu khusus untuk ibu hamil. Aku minum sehari dua gelas. Selain susu khusus untuk ibu hamil, aku juga suka minum susu biasa untuk nambahin asupan gizi. Maklum, kalau lagi bener-bener ga nafsu makan, seharian aku bisa ga makan apapun. 

Alhamdulillaah lama-lama aku mulai nafsu makan camilan, kaya kue-kue basah gitu (jajanan pasar). Aku juga doyan makan pisang waktu hamil muda, soalnya ga bikin enek, bisa bikin kenyang, dan praktis. Yang paling penting, pisang juga bagus banget lho buat ibu hamil. Pisang mengandung zat besi dan asam folat, yang sangat baik bagi ibu hamil.

Asupan vitamin yang dikasih dokter kandungan juga selalu aku minum. Seingatku dokter kandunganku selalu memberi resep vitamin yang mengandung minyak ikan, vitamin yang mengandung asam folat, vitamin penambah darah, serta memberi obat mual. Tapi, obat mualnya hampir ga pernah aku minum. Seingatku pernah sekali aku minum karena pada saat itu aku mau pergi ke suatu acara, makanya untuk menghindari mual, terpaksa aku minum :p

To be continued...

Comments

  1. Kl hamil g rewel itu kyknya enk bgt ya mbk heehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa, pasti lebih luar biasa rasanya :)) Tapi ngalamin rewel selama hamil juga bisa jadi pengalaman seru mbak.. yang jelas ga bakal bikin kapok deh, sekalipun banyak rewel :p

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…