Skip to main content

Serba-serbi Kehamilan (Bag. 3)

Sepertinya ini bagian terakhir dari serba-serbi kehamilanku yang aku ulas di sini :) 

Selama hamil, saya semakin rajiiin banget sama yang namanya bersih-bersih. Apalagi waktu hamil muda, ngeliat yang kotor atau jorok sedikit aja udah gatel banget pengen bersihin. Begitu pula kalau saya nyium bau yang ga enak, rasanya mual bin jijay bin geuleuh :p 

Saya juga punya alergi sama makanan dan baunya, yang hanya saya alami selama hamil. Saya enek banget sama mie instant dan telur. Aduh, pokoknya nyium bau kedua makanan ini bikin saya mual, apalagi makannya, rasanya pengen muntah. Padahal di luar masa kehamilan, saya doyan sama mie instant dan telur. Ini juga termasuk bawaan hamil. Aneh ya, saya juga heran kenapa bisa begitu. 

Berat badan saya hanya naik 12 kilogram selama hamil. Menurut dokter, kenaikan 12 kilogram termasuk ideal. Jadi, dari bulan pertama sampai bulan ke 6, berat badan saya naik 1 kilogram per bulannya. Begitu masuk bulan ke 7 sampai bulan ke 9, per bulan naik sekitar 2 kilogram. Setau saya, memang idealnya, saat hamil berat badan kita naik sekitar 1 kilogram per bulannya. 

Semakin besar usia kehamilan, semakin banyak perubahan-perubahan terjadi pada diri kita. Ketika kehamilan sudah memasuki trimester ketiga, saya mudah sekali merasa haus. Sehari saya bisa minum air putih sekitar 3 liter, dan selalu minum air dingin dari kulkas. Saya juga kecanduan kipas angin, hehe.. Waktu itu saya tinggal di Cilegon yang udaranya panas. Jadi, selalu merasa gerah.

Sebelum saya mengetahui jenis kelamin janin saya, saya sudah punya firasat duluan. Firasat itu saya dapat dari mimpi. Selama hamil muda, beberapa kali saya mimpi menggendong anak perempuan. Ternyata pas usia kehamilan 5 bulanan, dokter memberitahu saya, jenis kelamin calon anak saya perempuan :) Hehe, mimpi saya jadi petunjuk.

Sebenarnya masih banyak serba-serbi lainnya. Intinya, sepanjang masa kehamilan banyak sekali pengalaman seru, bahagia, dan indah untuk dikenang. Sekalipun kadang cukup merepotkan, kehamilan tetap sesuatu yang menakjubkan. Kita merasakan banyak keajaiban, seperti saat melihat perut kita membesar, merasakan gerakan-gerakan bayi dalam perut, melihat ada makhluk Allah bergerak-gerak saat USG, dan lain-lain.

Merasakan kehamilan adalah kejadian luar biasa yang dirasakan wanita. 

Comments

  1. Wahhh...sama dengan saya yang benci sama bau Mie instant. Kalau ada yang makan itu, saya bisa menciumnya dari jarak jauh.
    Merasakan kehamilan seolah merasakan kita jadi orang lain. Tak terlupakan yaa...:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, toss mak :) sayangnya selesai hamil saya kembali doyan sama Mie Instant :p hihi..

      Delete
  2. Iyessss setuju..luar biasa banget hamil itu :")
    Btw..lagi mau nambah lagikah mak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa, bangeett :) Hihi..aku belum bisa nambah lagi, gak punya suami mak :p

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…