Skip to main content

Air PDAM Gak Ngalir, Saya 'Terpaksa' Berhemat

Sumber gambar dari sini

Beberapa hari terakhir ini, air PDAM di rumah saya rutin tiap hari gak ngalir selama beberapa jam. Seringnya sih, dari mulai pagi jam 8 atau 9 an mulai mati, dan hidup (mengalir) kembali sekitar jam 7 atau 8 malam. Lumayan juga ya, sekitar 10 jam lebih air gak nyala. 

Alhamdulillaah-nya di rumah saya bak mandinya lumayan besar. Jadi bisa menampung air cukup banyak. Selain itu, di kamar mandi ada juga ember besar untuk menampung air, yang bisa dijadikan cadangan saat air PDAM lagi gak ngalir. Saya juga biasa mandi sebelum Shubuh, begitupun mama saya menyusul mandi sehabis beliau shalat Subuh. Jadi ketika air PDAM gak ngalir sekitar jam 8 an pagi, gak terlalu masalah buat saya, karena saya udah mandi :p

Tapi ada satu hikmah saat air PDAM ini gak ngalir, yaitu saya 'terpaksa berhemat'. Ya, mau gak mau kan..saya harus membatasi jumlah pemakaian air, supaya air di bak bisa cukup sampai malam saat air PDAM mengalir kembali. 

Kalau air PDAM gak ngalir, baru kerasa deh..betapa nikmatnya kita diberi air yang melimpah itu. Tapi kita kerap bersikap gak amanah, pemakaian air terlalu banyak dari yang seharusnya bisa kita hemat. Padahal orang lain bisa jadi ada yang kesulitan mendapatkan air bersih, sementara saya begitu mudah. Ya, saya bersyukur alhamdulillaah diberi kemudahan oleh Allah dalam memperoleh dan menikmati air :)

Comments

  1. Dalam keadaan bagaimanapun,tetap ada hikmah yg di dapat ya Mak...:)

    ReplyDelete
  2. untung ga harus beli ember baru ya...
    kalo sy yg ngalamin pst hrus beli ember besar2 soale baknya kcil, hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, iyaa :) ini enaknya punya bak lumayan guede..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…