Skip to main content

Harus Mengurangi Makan Mie Instant

Sumber gambar dari sini

Kira-kira ada gak yah, orang yang gak suka sama Mie Instant ? Ada, tapi langka ! Hehe. Serius, saya belum nemu nih, orang yang saya kenal dan dia gak suka sama Mie Instant. Rata-rata ya doyan, malah ada yang menjadikannya makanan sehari-hari, terutama kalau pas lagi males makan berat, pas lagi tiba-tiba laper, atau pas lagi ujan-ujan pengen ngemil *mmmh*. Dan Mie Instant ini disukai sama semua umur dan semua kalangan. Dari mulai anak-anak sampai kakek nenek suka. Dari mulai pedagang asongan sampai bos besar doyan. 

Dulu, jaman saya pernah kerja sebagai sekretaris, dimana bos saya adalah orang yang duitnya berlebih -ibaratnya nih, beliau mau pesen makan dari restoran mahal pun sanggup banget- eh, tetep doyan lho sama Mie Instant, malah beliau kerap minta dibuatin Mie Instant untuk makan siang.  

Dulu, waktu saya masih sekolah, pernah ngalamin sering banget makan Mie Instant, hampir tiap hari Mie Instant dijadiin menu sarapan. Abisnya, enak sih. Sarapan yang lain suka males, nah..kalau sarapan Mie Instant baru semangat :p *JANGAN DITIRU* Tapi, alhamdulillaah sejak dua tahunan ini aku tobat sering-sering makan Mie Instant. Ya, bukan berarti gak pernah makan juga sih.. Tapi, diminimalkan supaya efek negatifnya pun minimal. 

Jadi, sejak dua tahunan ini, saya makan Mie Insant sekitar 4 sampai 5 hari sekali, malah bisa juga sampai seminggu gak makan. Ini saya lakuin sejak mulai santer isu-isu mengenai efek buruk Mie Instant bagi kesehatan kita. Dulu sih, gak begitu tau soal bahayanya keseringan makan Mie Instant, jadi main hantem aja deh. Nah, begitu tau..jadi ngeri juga kan kalau sampai terkena efek buruknya. Makanya, mau gak mau, suka gak suka, harus, wajib, kudu, mengurangi makan Mie Instant. 

Kebayang gak coba, kalau kita udah sakit gara-gara kebanyakan makan Mie Instant, terus kita malah gak bisa nikmatin makanan dengan enak lagi, termasuk nikmatin Mie Instant *ehh*, makanya mending dicegah deh dengan cara mengurangi makan Mie Instant. 

Comments

  1. Dulu malah suka banget mie instan dimakan mentah maak, sekarang kadang-kadang, makannya pas thifa bobo, biar ngga ditiru hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh, iyaaa dulu juga aku suka gitu mak. Ih, padahal ini gak bagus banget lho :(

      Delete
  2. Alhamdulillah kami sudah jarang beli Mak... sesekali saja kalau lagi kangen...::)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…