Skip to main content

Kecil Menurutmu Belum Tentu Menurut Orang Lain

Kalau saya sih, lebih milih sedekah rutin meskipun gak banyak, dibanding sedekah banyak tapi gak rutin. Misalnya nih, daripada sedekah ratusan ribu setiap tahun, lebih baik sedekah rutin tiap bulan meskipun nilainya hanya beberapa puluh ribu aja. Alasannya, lebih ringan dilakukan dibanding harus mengeluarkan dalam jumlah banyak sekaligus. 

Saat bersedekah, kita kadang merasa gak pede dengan jumlah yang kita berikan. Padahal, uang yang kita anggap jumlahnya kecil, belum tentu menurut orang lain. Bagi orang yang sangat membutuhkan uang itu, maka nilainya menjadi besar. Maka jangan meremehkan jumlah sedekah yang kita berikan. Berapapun jumlahnya jika diiringi dengan niat baik, insya Allah akan berkah. Dan kita harus yakin bahwa Allah pasti membalas sedekah kita dengan balasan terbaik. 

Sedekah itu bukan masalah banyak atau sedikitnya. Tapi masalah niat baik kita untuk membantu orang lain. Meskipun demikian, sebaiknya orang bersedekah juga harus memperhatikan kesesuaian kemampuannya. Misal : orang yang gajinya 100 juta perbulan sedekah 100 rupiah. Menurutmu ini sesuai gak dengan kemampuannya? :) Gak ya. Tapi, kalau orang yang gajinya 100 ribu perbulan sedekah 100 rupiah, gimana? Ini lebih sesuai kan ya dibanding yang pertama. 

Alangkah baiknya, jika orang yang bersedekah juga memperhatikan hal tersebut. Karena Allah tak mengujimu di luar batas kemampuanmu. Jadi, jika kamu hanya memiliki harta sedikit, maka sedekahlah sesuai kemampuanmu. Sebaliknya, orang yang diberi harta berlimpah, maka sedekahlah sesuai dengan kemampuanmu. 

Mulai sekarang yuk kita rutinkan sedekah :)

Comments

  1. Istoqomah ya, Mba. Alhamdulillaah, masih ada yang mengimgatkan. Makasih ya, Mba.

    ReplyDelete
  2. Bener banget Mbak. Aku sependapat soal ini. Semoga Allah selalu melapangkan dan manmbah rezeki orang-orang yang bersedekah.

    ReplyDelete
  3. hbs bc ini jd inget..tmnku prnh dblgn sm abangnya uang receh jgn dianggurin bw aja trus kl ada pngamen dll ksh ke mereka...
    mksh mbk sharingnya..smg qt sll istiqomah bersedekah ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, iya mak..receh juga kalau dikumpulin jadi banyak ya :p

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…