Skip to main content

Mengganti Cat Rumah Maya

Kumpulan background yang pernah saya pakai


Sebenarnya saya bukan tipe orang yang mudah bosen sama sesuatu. Termasuk template blog, bisa dilihat dari awal saya ngeblog akhir tahun lalu, template blog saya gak berubah. Kalau saya udah suka sama sesuatu, saya gak berfikir untuk menggantinya :) Template blog yang saya pakai adalah asli bawaan blogger. 

Nah, lain halnya dengan background. Saya merasa bosan kalau kelamaan backgroundnya gak diganti. Apalagi saya membuka blog sehari bisa belasan atau puluhan kali *lebay sih :p Rasanya bosan deh kalau gak diganti backgroundnya secara berkala. Maka dari itu, saya rutin mengganti background setiap bulannya. 

Kalau kita punya rumah yang catnya kita ganti secara berkala pastinya seru dong :) Jadi gak bosenin, termasuk buat tamu-tamu yang datang ke rumah. Ya, kurang lebih sama lah ya, dengan blog yang merupakan rumah maya kita. Perlu juga nih mengganti cat rumah maya kita. Tapi tergantung sang pemilik rumah juga kok. Ada juga yang blognya bertahan dengan nuansa yang sama dalam jangka waktu lama. Selama isi blognya menarik gak masalah :)

Lagipula inti dari sebuah blog ya isi tulisannya *menurut saya*, tapiii penampilan juga mendukung untuk bikin sebuah blog menjadi semakin enak untuk dikunjungi. Saya suka sama blog yang nuansanya suka diganti-ganti. Ya gak harus sering-sering diganti juga, seenggaknya beberapa bulan diganti lebih oke lah :) 

Comments

  1. ceritanya menyambut bulan Juni ya Mak, ganti wallpaper dinding rumah, hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ih, kok tau sih maaak :) biasanya saya ganti background emang sebelum awal bulan..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…