Skip to main content

Cara Dapet Voucher Kacamata untuk Anggota BPJS

Sumber foto dari sini

Sudah beberapa bulan ini mama saya terdaftar sebagai salah satu anggota BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial). Mama saya terdaftar sebagai anggota BPJS kelas 1 dengan iuran per bulan sebesar Rp.59.500,. Waktu awal-awal mama saya daftar jadi anggota BPJS, saya suka cari-cari informasi seputar BPJS di internet, biasalah brosing-browsing gitu ala blogger :p 

Sampai saya nemu artikel tentang kacamata gratis untuk anggota BPJS. Wow GRATIS?? Berhubung saya suka yang GRATISAN, saya coba tanya sana tanya sini, cari info sana info sini. Saya dapat informasi dari saudara yang juga anggota BPJS, katanya untuk kacamata kita bisa dapet uang pengganti pembelian kacamata senilai Rp.300.000,. untuk kelas 1. 

Akhirnya, hari ini saya sempatkan untuk membuktikan kabar kacamata GRATIS itu. Dan, inilah kronologisnya, hehe..

1.  Datang ke Puskesmas rujukan yang diberitahu saat kita pertama kali mendaftar menjadi anggota BPJS. Biasanya dipilih Puskesmas yang letaknya gak jauh dari rumah. Tapi gak bergitu dengan mama saya :p beliau memilih Puskesmas yang sebenarnya bukan yang terdekat dari rumah, melainkan yang letaknya paling strategis :) Sesampainya di sana, kita ke bagian pendaftaran. 

2.  Dari tempat pendaftaran, kemudian ke bagian rujukan (untuk mendapat surat rujukan ke Rumah Sakit). Rumah sakit yang dituju sesuai dengan permintaan anggota BPJS. Kita diajukan beberapa pilihan rumah sakit yang memang memiliki kerjasama dengan BPJS. 

3.  Setelah dapat surat rujukan, kita pergi ke Rumah Sakit yang dirujuk tersebut. Pertama, ke bagian pendaftaran khusus angggota BPJS, untuk mendapat slip pendaftaran. 

4.  Setelah mendapat slip pendaftaran, kemudian kita ke bagian poli mata. Di sini kita mengantri giliran untuk diperiksa oleh dokter mata. Setelah selesai diperiksa, kita mendapatkan beberapa slip, diantaranya adalah slip diagnosa dokter dan resep kacamata. 

5.  Selesai dari ruang poli mata, terakhir ke bagian pendaftaran lagi -tempat pertama kali kita daftar-, untuk mendapat cap legalisir slip rujukan ke optik. Nah, disinilah kita mendapat slip yang pegawai rumah sakit tadi bilang ini voucher kacamata, senilai Rp.300.000,. untuk kelas 1 angoota BPJS, yang bisa ditukarkan di optik-optik rujukan anggota BPJS. 

Tapi saya gak sempat menukarkan voucher ini di optik hari ini juga :p Insya Allah besok-besok ya..

Comments

  1. Mau jugalah kl gratisan tp blm dftr bpjs hehe..kcmataku dah jelek soalnya mbk hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga belum jadi anggota BPJS :p Baru mamaku aja..
      Kacamataku yang sekarang usianya udah 10 tahun mak, paling beberapa kali diganti lensanya aja.. Pengen sih ganti baru tapi yang bagus mahaaal :p

      Delete
  2. aku gak niat daftar BPJS, gak tahu kenapa, gak sreg.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenapa mak? :) gak ada ruginya kok, banyak manfaat malah.. Aku juga belum jadi anggota BPJS, ini buat mamaku aja supaya dapet fasilitas kesehatan..

      Delete
  3. Makasih buat share nya yah mbaaa :)

    Abah kayaknya udah perlu ganti kacamata tuh mba...hihihi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa :)
      Ayo mbak manfaatin kartu BPJS nya untuk dapet voucher kacamata, lumayan 300 rb..

      Delete
  4. wah..makasih infonya..daftar BPJS ini bisa siapa aja ya mak?

    ReplyDelete
  5. Kalo misalnya aku daftar puskesmasnya di jakarta tp aku di jogja itu bsa dipake di optik ga?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setau saya puskesmasnya ditentuin sama kantor BPJS nya mbak, gak bisa disemua puskesmas. Terus optiknya juga gitu, gak semua optik terima BPJS.

      Delete
  6. Mba itu penggantian kacamata per tahun atau gimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksimal satu kali dalam dua tahun mbak, jadi dua tahun sekali.

      Delete
  7. Makasih infonya, tapi perlu info tambahan ini, kalau datangnya ke puskesmas bukan tempat mendaftar dulu bisa gak ya? Soalnya kan itu puskesmas dekat rumah, sedangkan sekarang lagi kuliah. Trims :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba aja mbak, kalau puskesmas tersebut bisa nerima BPJS kemungkinan besar diterima :) Atau bisa tanya / telfon dulu untuk mastiin..

      Delete
  8. masih nombok lagi ya berati? harga kacamatanya berapa tuh?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, masih nombok 300 rb :p Bukan kacamata mbak, lensanya aja.. Harganya 600 rb. Padahal yg 300 rb juga udah bagus kok, salah pilih kemaren -_-

      Delete
  9. baru tahu ternyata ada voucher kacamatanya, tadinya gak ada niat buat daftar bpjs, setelah baca ini jadi semanagat buat daftar :) trims infonya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, iya lumayan nih. Bisa dapet voucher ini dua tahun sekali..

      Delete
  10. yang swasta coba bebaskan bpjs .... urusane ribet, t4 nya jauh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang sih, agak sedikit lebih ribet.. Mudah-mudahan kedepan prosedurnya makin lancar ya..

      Delete
  11. wah info bermanfaat mbk, bpjs tidak hanya menanggung kacamata, alata bantu dengar, korset buat low back pain, patah leher juga ikut gratis.. dulu bayar pasien hars kluarkan dana 350 skrg free dr bpjs

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh ya, alhamdulillaah :) mudah-mudahan semakin banyak masyarakat yang terbantu ya, aamiin.

      Delete
  12. Mau nanya, saya sudah melakukan semua prosedur itu, nah tapi pas abis diperiksa di poli mata, ga langsung dikasih voucher buat ke optiknya, kata susternya tuh ntar dihubungi lagi, nahloh saya bingung. Boleh minta solusi, thankss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apa alasannya mbak? Seharusnya ada penjelasan ya, kenapa gak langsung dikasih voucher buat ke optik.. Soalnya waktu saya langsung dikasih tanpa kita minta. Coba mbak tanya / minta penjelasan..

      Delete
    2. Oke mba makasih, senin coba saya tanya k rumah sakitnya

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…