Skip to main content

Hidup Ini Indah Selama Pandai Mensyukuri

Sumber gambar dari sini

Hidup pasti bakalan indah banget deh, kalau kita selalu pandai mensyukuri apa yang Allah berikan. Sayangnya, orang macam ini tuh gak banyak. Adaaa aja celah dimana kita merasa kurang ini dan itu. Merasa Allah gak adil, karena kita dikasih susah, eh orang lain kok bahagia. Tetangga punya mobil, sementara kita belum. Teman kerja udah punya rumah, kita masih ngontrak. Saudara-saudara udah pada punya pasangan hidup dan anak, kita masih setia sendiri. Ah, selalu ada aja ya ruang negatif untuk kita merasa kekurangan. 

Sampai saat ini, saya berusaha untuk banyak-banyak mensyukuri apa yang Allah berikan. Saya gak hidup berlebihan, tapi juga gak kekurangan. Sekalipun secara materi saya gak berlebihan, tapi saya berusaha merasa cukup. Sekalipun saya gak punya rumah, gak punya mobil, gak punya pekerjaan tetap, gak punya suami, gak punya perhiasan berharga, gak punya ini, gak punya itu.. Tuh banyak kan kalau mau dicari-cari yang kurangnya :p 

Tapi saya yakin, apa yang saya miliki saat ini udah jauuuh lebih dari cukup. Saya masih bisa ingat Allah, masih dikasih sehat, masih punya keluarga yang bahagia, masih punya tempat tinggal, masih bisa nikmatin makanan, masih bisa beraktivitas, masih bisa berguna bagi orang lain, alhamdulillaah ini udah lebih banyak dari yang setiap hari saya minta sama Allah. Padahal, setiap saya berdoa gak sepanjang apa yang Allah kasih sama saya lho. Nah, berarti bener kan kalau Allah selalu memberi lebih dari yang kita minta. Allah gak hanya memberi yang kita minta, tapi memberi yang kita butuhkan. 

Yakin deh, apa yang Allah berikan itu pasti lebih kok dari yang kita butuhkan, selama kita pandai mensyukurinya :) Selalu cobalah untuk melihat sisi positifnya. Supaya gak merasa kekurangan, jangan fokus pada apa yang kita gak punya, sebaliknya fokuslah pada apa yang saat ini kita punya. Pilihan ada di tangan kita, mau mencari-cari kekurangan kemudian mengeluh atau mencari-cari kelebihan untuk kemudian kita syukuri?


*tulisan ini sebagai bahan renungan untuk saya

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…