Skip to main content

Kenapa Sih Pacaran Dilarang? (Bag.2)

Masih sambungan postingan kemarin ya tentang pacaran..

Sebenarnya kenapa sih pacaran dilarang? Karena pacaran bisa membuat kamu terjerumus pada zina, dan pacaran itu sendiri memang termasuk perbuatan mendekati zina. Padahal perbuatan mendekati zina itu sudah jelas-jelas DILARANG ! Ini secara jelas tercantum dalam kitab suci Al-Qur'an. 

"Dan janganlah kamu mendekati zina ; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk." (Qur'an surat Al-Isra ayat 32)

Selain itu, istilah pacaran memang gak ada dalam Islam, tapi yang ada dalam Islam adalah ta'aruf (saling mengenal). Ta'aruf ini bertujuan untuk mencari jodoh. Jadi, bukan seperti pacaran yang sebagian dilakukan hanya untuk sekedar bersenang-senang. 

Mudah-mudahan kita bisa menjalani perintah Allah ini dengan sebaik-baiknya, dan semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita semua, aamiin. Astaghfirullah. Saya gak bisa mengulang waktu, sekalipun saya menyesal atas apa yang udah terjadi. Saya hanya bisa berusaha dan berdoa agar hal yang salah di masa lalu saya bisa benar-benar saya jadikan pelajaran berharga. 

Sekalipun saya pernah pacaran, saya berharap agar anak saya gak melakukan kesalahan-kesalahan yang saya lakukan. Mudah-mudahan Alia kelak benar-benar bisa berada di jalan yang lurus, jalan yang diridhai Allah, aamiin. Sehingga Alia gak harus mengalami penyesalan-penyesalan seperti yang saya alami. 

Semakin kesini perkembangan pergaulan anak remaja jaman sekarang semakin mengkhawatirkan. Miriiis banget kalau dengar penelitian-penelitian tentang anak usia sekolah, SMP atau SMA yang ternyata sebagian dari mereka sudah terjerumus dalam pergaulan seks bebas >_< Rasanya percaya gak percaya, anak-anak remaja yang seharusnya sedang giat-giatnya belajar di sekolah malah terjebak dalam hal yang salah. 

Ini PR berat buat para orangtua ! Mudah-mudahan kita sebagai orangtua berhasil mendidik anak dengan baik ya moms :)

Comments

  1. Salam kenal mak Arifah,

    Saya sudah membaca postingan emak yang pertama dan yang ini. Saya setuju banget sama emak. Makin kemari semakin miris lihat anak-anak kecil yang sudah terlibat dalam seks. Saya belum jadi seorg ibu, tapi itu saja saya sudah lihat miris bgt dan khawatir. Jadi mikir nanti kalau pny anak utk menjaganya harus bener-bener. Pendidikan agama pun jg tdk blh krg. Gimana perasaan emak Arifah yang notabene-nya emak ya. Pasti jauh lebih deg-degan dari saya. Nice post, mak. Semoga tulisan ini membawa hikmah bagi tiap org yang baca ^ ^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mak :)
      Iya mak, sebagai orangtua harus extra hati-hati mendidik anak. Aamiin, makasiih..

      Delete
  2. Mak, kls 1 SMP sy sdh pacaran cinta monyet gitu. Malu bgt kalo inget itu. Abia itu ga lagi2 soalnya wkt lagi nulis surat cinta ketiduran dan ketauan bapak. Setelah itu bapak yg kbetulan guru matematika di sekolah saya suka galak sama pcr saya.jadi takut sayanya. Apalagi setelah tahu kalo pacaran ga boleh saat SMA. Taunya dari kajian2 Rohis. Makin takut lagi..duh, dasar. Malu lagi deh saya, tutup muka ah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Syukurlah cuma sekali ya mak..
      Iya lah, bapaknya Mak Kania pasti khawatir banget sama anak perempuannya :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…