Skip to main content

Perkembangan Bicara Alia

Alia termasuk agak lambat dalam perkembangan bahasanya. Di usianya saat ini yaitu 2 tahun 8 bulan, masih banyak kata-katanya yang masih belum jelas. Jangankan orang lain, kadang mamanya pun kerap tak mengerti perkataannya, sehingga akhirnya saya berusaha menebak-nebak. Tak jarang pula Alia kesal dan kemudian ngambek karena perkataannya gak dimengerti bahkan oleh mamanya sendiri :p 

Tapi, buat saya ini sama sekali bukan kekurangan. Saya anggap inilah proses yang harus dilewati Alia hingga kemudian ia bisa betul-betul jelas berbicara, aamiin. Perkembangan setiap anak pasti berbeda-beda. Ada yang setahun udah bisa jalan, ada yang belum. Ada yang setahun udah bisa mengucapkan banyak kata-kata, ada yang belum. Ada juga yang usia 5 bulan udah bisa duduk, tapi ada juga yang belum. Dan masih banyak lagi contoh lainnya.

Saya bersyukur Alia diberi kemampuan untuk bicara. Karena awalnya pas Alia usia setahunan saya pernah juga sempat panik, kok Alia belum bisa mengucap kata-kata apapun. Bahkan menyebut kata mama ia masih belum bisa :'( Alia mulai bisa mengucap kata "Ma" saat usianya sekitar setahun setengah. 

Waktu itu saya sempat cari-cari info mengenai batita yang mengalami keterlambatan bicara. Ternyata tak semua dari kasus batita yang mengalami keterlambatan bicara merupakan kasus yang mengkhawatirkan. Ini hanya soal proses :) proses tiap anak gak sama. Di sini saya merasa tenang, saya anggap inilah proses Alia yang memang agak lambat dalam perkembangan bicaranya.

Setiap anak pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Jika ia lebih di satu sisi, bisa jadi di sisi lain ia kurang, begitupun sebaliknya. Tapi saya yakin, bagi setiap orangtua anaknya adalah istimewa bagaimanapun keadaannya :) 

Sama seperti Alia, meskipun Alia belum jelas ngomongnya, itu malah bikin mamanya sering takjub karena saya sering tertawa mendengar perkataan-perkataan lucunya -karena kata-katanya belum jelas-. Mudah-mudahan di usia Alia 3 tahun kemampuan bicara dan bahasa Alia udah lancar dan jelas, aamiin :) I LOVE YOU MOST, baby !

Comments

  1. Alia suka dengerin lagu2 anak kan, Mba?
    Nanti juga ada saatnya cap cis cus seperti mamanya. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu waktu masih setahunan sih sering saya ajarin lagu anak-anak, kalau sekarang Alia udah suka dengerin lagu orang dewasa :) hihi..

      Delete
  2. semangat Alia..iya mak tiap anak beda2 ada yg jalan dulu baru bicara dan sebaliknya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa :) tiap anak punya keunikan masing-masing..

      Delete
  3. Buat aku masing-masing anak berbeda, saudara kandung juga bisa beda. Tep semangat ya Maaak....

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …