Skip to main content

Saya Si Penyuka Warna Merah

Tepatnya sejak saya masih berada di SMA -saya lupa kelas berapa waktu itu- saya mulai menyukai warna merah. Lupa juga gimana asal muasalnya :p Pokoknya warna yang paling bikin saya gemes liatnya dan sering terpukau dengan pesonanya ya cuma merah. Suka gemes kalau liat barang-barang lucu yang warnanya merah, apalagi kalau ditambah kesan glossy / ada blink-blinknya gitu, ah..sukaaa :) Tapi saya sukanya warna merah yang beneran merah mencolok gitu, bukan merah hati, marun, apalagi merah muda.

Sumber gambar dari sini

Dulu sih, jaman-jaman sekolah sampai kuliah, aku suka sengaja milih beli barang yang warnanya merah. Baju merah, dompet merah, tempat hape merah, sandal merah, sampai aksesoris (cincin, gelang, ikat rambut) warna merah, pokoknya kalau beli sesuatu milihnya merah. Eh, tapi lama-kelamaan luntur kecintaanku beli-beli barang berwarna merah. Tetep suka sih sama merah, cuma untuk sengaja milih barang warna merah mulai pudar, hihi.

Gak tau ya kenapa, sekarang sih kalau beli barang gak ribet sama warna, yang penting barang itu warna / coraknya bisa di mix and match sama warna lain, atau yang seadanya warna aja saat itu, hehe..pasrah. Mungkin karena saya udah jadi emak-emak, jadi gak terlalu ribet lagi deh sama penampilan yang harus pake warna favorit atau apa..karena itu kali ya *yakali*.

Kalau kamu suka banget sama warna apa? :)

Comments

  1. q merah jg mbk tp merah hati hehe dan hitam ;)

    ReplyDelete
  2. Hhhmm...saya suka warna pink magenta, biru shapir, aqua marin,mocca. Nggak tau kenapa saya tak suka warna dasar, kecuali kalau liat orang yang pakai, misalnya Mak Arifah kulitnya putih cocok pakai warna merah, saya akan senang liatnya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, itu mah warna modifikasi semua ya mak :)

      Delete
  3. Saya sukanya warna alami kaya coklat , hijau lumut, merah bata dll. Kalo merah sukanya buat dipakein ke anak biar colorful:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Warna kalem ya mak sukanya, bukan yang mencolok :) iya buat anak-anak emang bagus yang mencolok supaya ceria..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …