Skip to main content

Serba-serbi Seputar Cilegon (Bag.2)

Menyambung dari postingan kemarin tentang Cilegon ya..

Di Cilegon itu khas banget dengan nasi uduk dan bebek gorengnya, karena saya bisa nemuin banyaaak penjual nasi uduk dan bebek goreng di sana. Di perumahan tempat saya tinggal ada beberapa penjual nasi uduk. Lain dengan Cimahi, jarang banget ada penjual nasi uduk, yang ada paling nasi kuning. Kalau di Cimahi penjual bebek goreng kalah saing sama penjual ayam bakar / ayam goreng. 

Selain nasi uduk dan bebek goreng, banyak juga penjual susu kedelai yang berkeliling perumahan. Kalau di Cimahi susu kedelai yang berkeliling jarang banget. Tapi untuk jajanan seperti bakso, batagor atau bakso tahu, di Cilegon saya belum nemu yang seenak seperti di Cimahi. Bisa jadi karena soal selera lidah ya, karena lidah saya emang Bandung banget :p senengnya yang gurih ala Bandung.

Soal bahasa, sekalipun saya udah tinggal di Cilegon sekitar dua tahunan namun saya gak ngerti bahasa Banten. Paling ngerti beberapa kata aja. Soalnya di perumahan tempat saya tinggal, kebanyakan dari mereka adalah pendatang, ada yang dari Jawa, Sumatera, Jabotabek, dan ada juga yang dari Jawa Barat seperti saya. Jadi jarang yang bicara menggunakan bahasa Banten, mereka lebih memiilih bahasa Indonesia saat bercakap-cakap di ruang publik.

Kalau di Cimahi saya jarang lihat gedung-gedung yang luas, baik itu perkantoran atau tempat perbelanjaan. Nah, di Cilegon banyak gedung-gedung yang luas, dari mulai halaman sampai isi gedungnya. Maklum lah ya, Cimahi kan udah kota padat penduduk sekarang ini, sedangkan Cilegon masih belum sepadat Cimahi. Makanya masih banyak lahan-lahan kosong yang bisa dimanfaatkan para pengusaha untuk membuat bangunan yang luas.

Soal harga, di Cilegon harga-harga lebih mahaaal dibanding Cimahi. Harga makanan, sandang, sampai harga jasa tukang bangunan. Memang sih, standar gaji di sana lebih besar dibanding di Cimahi. Gak heran harga-harga jadi lebih mahal juga. Misalnya, kalau di Cimahi pedagang bakso keliling masih bisa kasih harga 5000 rupiah dalam porsi banyak, kalau di Cilegon porsi 5000 rupiah untuk pedagang bakso keliling adalah porsi standar. 

Terakhir adalah soal cuaca, di Cilegon itu selain panas juga lebih banyak angin dibanding Cimahi. Makanya isi rumah (perabotan rumah) jadi lebih mudah kotor terkena debu. Cilegon juga terbilang jarang hujan. Meskipun sedang musim hujan, curah hujannya gak banyak. Tapi sekalinya hujan suka agak serem karena disertai angin yang cukup besar.

Anyway, saya tetap punya kenangan indah tentang Cilegon. Karena di sanalah saya merasakan kehamilan, melahirkan, dan memiliki bayi :) 

Comments

  1. Cimahi mengingatkan saya pd sahabat dekat saat kuliah mak. Skrg dia ngajar di sekolahnya Aam Amirudin. Apa ya namanya..lupa

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…