Skip to main content

Ah, Miris Rasanya dengan Kebersihan di Indonesia

Rasanya kalimat kebersihan sebagian daripada iman udah diketahui oleh banyak orang di Indonesia, terutama umat Islam. Tapi faktanya kok kita sering lihat orang-orang yang gak bisa jaga kebersihan. Apalagi di tempat-tempat umum, banyak banget deh tempat umum yang jauh dari kesan bersih -_- Dan yang paling miris, kalau tempat umum itu adalah sebuah rumah sakit. 

Rumah sakit  adalah tempat yang seharusnya sangat menjaga kebersihan, karena di sana banyak orang yang sedang terganggu kesehatannya. Jangan sampai orang yang sedang sakit malah tambah sakitnya, karena terkena virus atau bakteri lain di rumah sakit itu sendiri.

Saya pernah datang ke sebuah rumah sakit yang tempatnya gak bersih. Malah terkesan jorok, karena kursi-kursinya berdebu, lantainya kotor, tempat sampahnya juga gak rapih. Aduuuh, gemes saya >_< Waktu itu saya ada perlu untuk mengurus keperluan mendapatkan voucher kacamata dari BPJS. Saya sempat menunggu selama beberapa jam di rumah sakit tersebut. 

Selama saya menunggu, saya gak melihat ada petugas kebersihan yang rajin membersihkan rumah sakit tersebut. Saya hanya melihat ada seorang bapak yang bekerja di sana (memakai seragam PNS), dia sesekali menyapu kotoran yang terlihat (bukan lantai secara keseluruhan). Beliau memasukkan sampah-sampah itu ke dalam tempat sampah yang sudah hampir penuh. Dan anehnya sampah bungkus-bungkus plastik bekas makanan / jajanan, beliau masukkan ke tempat sampah yang bertuliskan sampah organik -_- OH NO!



Tak ada pelatihankah dari pihak rumah sakit pada petugas kebersihannya?! Sampah bungkus plastik itu termasuk pada jenis sampah yang gak mudah membusuk dan sulit terurai, jadi jelas bukan sampah organik melainkan sampah non organik. Padahal di rumah sakit itu tersedia dua buah tempat sampah, yang satu bertuliskan organik dan satu tempat sampah lagi bertuliskan non organik. Namun apa yang terjadi, sampah-sampah plastik pun dimasukkan ke tempat sampah organik. 

Ah, miris rasanya dengan kebersihan di Indonesia. Indonesia terlalu cantik untuk dikotori oleh tangan-tangan manusia yang gak menjaga kelestarian lingkungan.

Comments

  1. Harus dibiasakan bersih sedari kecil ya mba terbiasa sampai besar ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, bener banget :) kalau udah terbiasa jorok mah susah deh dirubahnya :p

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …