Skip to main content

Lebaran Idul Fitri Hari Ke 3 Tahun 2014

Lebaran hari kesatu dan kedua masih di Cimahi, tapi lebaran hari ketiga alhamdulillaah bisa pergi keluar kota. Saya pergi ke Cibubur ke rumah saudara sepupu. Hari itu saudara saya mengadakan open house. Cukup lama juga saya gak pergi jalan-jalan keluar kota. Senang rasanya bisa mengajak Alia, silaturahmi lebaran sekalian jalan-jalan :)

Kami berangkat dari Cimahi sekitar pukul setengah 8 pagi. Alhamdulillaah jalanan menuju arah Cibubur lancar, jadi hanya sekitar dua jam sudah sampai di Cibubur. Hawanya lumayan panas juga sih kalau dibanding Cimahi. Tapi kalau dibandingin sama hawa Jakarta yang benar-benar panas, Cibubur lebih adem. 

Acaranya makan bersama dan nyanyi-nyanyi. Tapi kalau soal nyanyi sih saya angkat tangan -_- suara saya gak bagus kalau buat nyanyi. Saya benar-benar gak pede kalau harus nyanyi di depan orang lain. Jadilah saya hanya sebagai pendengar saudara-saudara saya yang menyanyi. 


Alia lagi disuapin puding sama sepupunya, tapi bergaya dulu aaah mau difoto :)

Kalau Alia seperti biasa dia main terus sama saudara-saudara yang lain. Akhirnya saya yang beberapa kali harus bolak-balik mengawasi Alia. Bagaimanapun anak usia hampir tiga tahun masih harus diawasi oleh orangtuanya. Apalagi di rumah saudaraku ada tangga yang lumayan bikin ngeri kalau sampai Alia tergelincir saat naik turun tangga. Selain itu juga ada kolam ikan dan balkon yang gak ada pagarnya, jadi harus extra hati-hati mengawasi anak di bawah umur saat bermain-main di sana.

Tapi Alia puas banget mainnya, karena rumahnya besaaar dan asri. Banyak tanamannya, serta ada kolam ikan di dalam dan luar rumah. Ini yang bikin kita gak bosan berlama-lama di sana. Sayangnya sore hari kita harus pulang, karena memang gak ada rencana menginap. Perjalanan pulang juga lancar, pulang sekitar pukul 4 sore, sampai di rumah gak lama setelah adzan Maghrib. Alhamdulillaah, hari ini seruuu :)

Comments

  1. Mohon maaf lahir bathin ya mak....
    asyik neh sepertinya...boleh ikutan nanyi...hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maafin saya juga lahir dan batin ya mak :)
      Asyik banget mak.. hehe..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…