Skip to main content

Melihat Sisi Positif Trend Berjilbab

Sumber gambar dari sini

Dulu waktu pertama-tama saya mulai berjilbab belum ramai seperti sekarang lho. Saat itu, perempuan muslim berjilbab masih menjadi golongan minoritas di kampus ataupun di lingkungan tempat saya bekerja. Namun beberapa tahun belakangan, perempuan muslim berjilbab hampir menjadi golongan mayoritas. Perempuan berjilbab terkadang menjadi seperti sebuah trend.

Ada sebagian orang yang akhirnya memutuskan berjilbab karena mereka tertarik dengan keindahan dan keunikan gaya berjilbab. Kerudung yang dililit putar sana putar sini, aksesoris warna-warni yang mencolok, atau model baju perempuan berjilbab yang begitu stylish. Ini semua membuat perempuan berjilbab menjadi tampak keren, gaul, dan modern. Lain banget kan dengan beberapa tahun lalu, dimana gaya berjilbab masih begitu sederhana, rapih dan gak terlalu macam-macam seperti sekarang.

Saat ini orang-orang lebih senang menggunakan kata hijab dibanding jilbab :) Meskipun sebenarnya pengertian dari masing-masing kata tersebut berbeda jauh. Jilbab hanya mengacu pada model kerudung panjang yang menutup dada, sedangkan hijab mengacu pada definisi yang luas, yang artinya penghalang atau penutup. Hijab bukan sekedar memakai baju panjang dan jilbab saja, tapi mengacu pada cara menutup aurat yang benar, sesuai dengan petunjuk Islam.

Jadi, saat seorang perempuan yang mengaku berhijab namun masih menggunakan celana ketat di bagian bawahnya, serta kerudung yang tak menutup bagian dada sehingga bentuk dadanya terlihat meskipun samar, atau menggunakan kerudung transparan yang membuat leher atau rambutnya terlihat secara samar, artinya dia belum benar-benar berhijab karena cara berpakaiannya belum benar dan sesuai dengan tuntunan Islam. Bisa dibilang ini semacam salah persepsi. Tapi kata hijab rasanya udah terlanjur mendarah daging di kalangan masyarakat kita belakangan ini. 

Trend berjilbab yang terjadi saat ini memang gak terlepas dari sisi positif dan negatif. Tapi saya lebih suka melihat sisi positifnya. Dengan adanya trend berjilbab ini semakin banyak perempuan yang memutuskan untuk berjilbab -meskipun belum sempurna- dan ini merupakan langkah awal yang baik. Sekalipun bisa jadi niat mereka pada saat awal berjilbab belum karena Allah, tapi bukan gak mungkin dalam perjalanan mereka berjilbab, mereka bisa menemukan hidayah Allah dan kemudian bisa menggunakan hijab syar'i. 

Saya senang karena saat ini perempuan berjilbab jumlahnya semakin banyak. Semakin banyak perempuan yang menggunakan jilbab panjang menutup dada. Bahkan para artis sekalipun udah banyak yang memakai jilbab panjang, lengkap dengan gamis longgar. Buat saya ini satu contoh yang baik :) Para bintang iklan, para pemain film, pemandu serta pengisi acara televisi, udah banyak yang memakal jilbab. Artinya, semakin banyak profesi yang bisa dijalani oleh pemakai jilbab. 

Coba bayangkan jika trend berjilbab ini semakin berkembang terus, maka kedepannya akan semakin banyak perempuan yang bekerja di bidang apapun tetap memakai jilbabnya. Mudah-mudahan kedepannya gak ada lagi perempuan muslim yang memakai rok mini, baju ketat, atau terbuka karena kalah oleh trend berjilbab ini :) 

Comments

  1. Insyaallah ya mbak, hijab kita bukan yang demikian itu, menutup dada amiin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin mbak :) mudah-mudahan semakin baik dalam menutup aurat..

      Delete
  2. mak...kalo nyari jilbab seperti di fotomu dimana ya...hijab sederhana yang dipakai Sazkia Mechha :) tengkyu ya Mak Arifah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba liat di online shop Zaskia Mecca mbak, mungkin ada yang mirip seperti itu ;)

      Delete
  3. sekarang banyak kali ya mak tren model hijab baru :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, banyak banget mak.. semakin kreatif sekarang mereka-reka kerudung..

      Delete
  4. kalo sy baru bisa berjilbab mak ^-^,mudah2n ini tangga menuju berhijab,aamiin...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, mudah-mudahan Allah memudahkan prosesnya ya Mak Aira :)

      Delete
  5. banyak mbak skrg yg berjilbab. apalg kl kondangan atau takziyah atau pengajian. tp di luar itu...ga banyak yg pakai. jilbab skrg sih agak2 jd semacam seragam aja mb. seragam sekolah, kantor, pesta, nengok org sakit. kl gak lg 'dinas' ya kembali ke pakaian biasa tanpa jilbab. kl saya kok lebih suka lihat yg berjilbab sungguh2 ya, drpd sekedar seragam td. ya semoga yg belum sungguh2 jd bersungguh2. aaaaamiiiiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, memang seolah jd seperti trend semata :p Kalau ke tempat tertentu dipakai, sehari-hari enggak pakai. Pastinya yg berjilbab secara konsisten lebih baik, tp ya mudah-mudahan yg pada awalnya blm konsisten kedepannya bisa istiqomah dan semakin mendekati syar'i, aamiin.

      Delete
  6. salam kenal ya mak...aku dah lama banget berjilbab tapi masih blom rapi juga hiks...semoga segera lebih syar'i aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mak Dewi salam kenal kembali :)
      Aamiin mak, mudah-mudahan Allah memudahkan proses mak menuju hijab yg syar'i..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…