Skip to main content

Nonton TV Bareng Menciptakan Kebersamaan

Sumber foto dari sini

Saya gak terlalu sering nonton tv, acara di tv yang saya ikuti hanya beberapa. Saat ini saya hanya mengikuti serial-serial India di ANTV yang ditayangkan setiap senin sampai jum'at pukul 8 sampai 1/2 10 malam. Selebihnya paling saya hanya sekadar menemani Alia menonton kartun. Itupun seringnya kartun yang tayang di pagi hari. Sedangkan kartun yang tayang di siang atau sore hari saya lebih sering gak nonton :p 

Sebelumnya saya gak tertarik dengan serial-serial India yang ditonton oleh mama saya. Awalnya saya pikir serial seperti itu gak menarik. Ah, palingan juga lebih rame sinetron. Mulanya mama saya yang nonton, terus Alia mulai ikut-ikutan suka ikut nonton (meskipun belum fokus), kemudian adikku ikutan nonton, dan terakhir adalah saya..yang penasaran juga pengen nonton. Ternyataaa, rame lho dear :) hehe..sekarang malah nonton terus deh.

Jadilah kami sekeluarga nonton bersama setiap senin sampai jum'at malam. Sebenarnya yang bikin saya jadi makin suka nonton serial India ini bukan hanya karena ceritanya yang menarik, tapi juga karena kebersamaan yang saya dapat saat menonton bersama keluarga. Menonton tv bareng itu memang bisa menciptakan kebersamaan. Saat kita menyimak satu acara yang sama-sama kita sukai, ini membuat kita jadi memiliki bahan pembicaraan yang menarik, saling melempar komentar, tertawa bareng, atau bisa juga sambil nonton kita menikmati camilan rame-rame. Ah, seru deh :)

Menciptakan kebersamaan dengan orang-orang terdekat bisa kita lakukan dengan cara-cara sederhana yang kita dapatkan di rumah, salah satunya dengan menonton acara tv favorit keluarga.

Comments

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…