Skip to main content

Perbedaan Sikap Membuat Kita Saling Melengkapi

Hubungan saya dengan mama terbilang sangat dekat. Saya bebas bercerita apapun padanya. Tapi bukan berarti semua hal saya ceritakan pada mama. Ada juga beberapa hal yang saya gak cerita, dengan alasan menjaga perasaannya, saya terlalu malu untuk bercerita, atau karena saya merasa hal itu tak perlu saya ceritakan dan tak ingin saya ceritakan padanya. Namun pastinya lebih banyak hal yang saya ceritakan :)

Satu-satunya orang yang paling tau dan mengerti karakter saya ya hanya beliau. Sebenarnya karakter saya dan mama ada miripnya. Ya iyalah ya, pastinya ada miripnya secara beliau mama saya, yang juga menjadi satu-satunya orang yang mengurus saya sejak saya empat tahunan. Sejak ayah meninggal di usia saya empat tahunan, mama menjadi satu-satunya orangtua bagi saya.

Saya dan mama sama-sama memiliki karakter keras. Hal ini terkadang membuat saya dan mama gak lepas dari yang namanya berdebat, saling kesal, atau marah. Alhamdulillaah gak sering kok, hanya kadang-kadang aja :p Kalau saya lebih banyak pasang aksi diam kalau lagi kesal atau marah. Tapi mama lain, mama lebih suka ngomong saat marah. Kalau marah ya marah, kalau kesal ya kesal, dan semua diomongin, gak pake pasang aksi diam seperti saya. Sikap mama ini membuat mama gak pernah lama kalau marah, sedangkan saya kalau marah suka lama kesalnya karena cenderung dipendam. 

Kita berdua sama-sama keras, tapi cara saya marah dengan cara mama marah seringkali berbeda. Justru hal ini yang membuat saya dan mama gak pernah sampai bertengkar hebat, apalagi sampai berhari-hari. Paling lama hanya beberapa jam, tapi sering-seringnya sih ya hanya beberapa menit aja :) Kedua sikap yang berbeda ini malah membuat saya dan mama jadi cocok. Kebayang deh kalau saya dan mama memiliki sikap yang sama saat marah, bisa-bisa kita marah dalam waktu yang lama. 

Perbedaan sikap justru membuat kita saling melengkapi satu sama lain ya. Ya, ada kalanya perbedaan mendatangkan hikmah dan manfaat. 

Comments

  1. Kalo aku sama :") plek ketiplek :")
    Apalagi sekarang aku jauh2an :") hikz
    jadi kangen mama :")

    Sehat2 ya mama kita berdua mak ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pasti yaaa kalau jauhan kangen :)
      Aamiin mak..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…