Skip to main content

Tips Mengenakan Pakaian Berbahan Lentur


Beberapa tahun lalu, pakaian muslim wanita didominasi oleh bahan katun. Tapi akhir-akhir ini, seiring dengan berkembangnya trend busana muslim wanita, bahan katun gak lagi mendominasi. Sekarang ini pakaian muslim wanita lebih didominasi oleh bahan spandek, jersey, dan kaos rayon. Bahan-bahan ini memiliki kemiripan, diantaranya teksturnya yang lentur, jatuh di badan, dan terbilang adem saat dipakai di cuaca panas.

Memang sih dari segi kenyamanan saat memakainya, bahan-bahan tersebut lebih enak dipakai dibanding bahan katun yang cenderung kaku. Bahan spandek dan jersey juga anti kusut, sehingga bahan tetap rapi sekalipun kita pakai seharian. Berbeda dengan bahan katun yang mudah kusut. Malah untuk bahan jersey kita gak perlu repot menyetrika, apalagi jika dicuci dengan cairan pelembut dan di jemur menggunakan gantungan baju. Bisa dipastikan saat baju kering gak ada kusut sama sekali, hasilnya lembut dan rapi. 

Tapi dari sekian kelebihannya, ternyata ada juga kekurangannya. Bahan-bahan tersebut bisa memperlihatkan bentuk badan kita, jika kita gak tau cara menyiasatinya dengan baik dan benar. Berikut beberapa tips agar kamu bisa memakai bahan spandek, jersey, atau kaos rayon dengan tampilan yang benar sehingga mendekati syar'i, insya Allah.

1.  Pilih bahan dengan kualitas bagus, karena bahan dengan kualitas yang bagus umumnya lebih tebal. Bahan yang tipis akan membuat bentuk badanmu semakin terlihat jelas saat bahan menempel di badanmu. 

2.  Pilih bahan yang bermotif, atau pilihlah yang berwarna gelap. Bahan yang polos dan berwarna muda akan semakin memperlihatkan bentuk badanmu. 

3.  Pakailah celana kulot berbahan kaos atau katun sebagai dalaman gamis. Ini bisa meminimalisir lekuk badan yang terlihat. 

4.  Pilihlah jilbab, atasan, rok, atau gamis yang berukuran besar, dalam arti longgar di badanmu. Jangan pilih ukuran yang pas atau ketat ! 

5.  Padu padankan dengan bahan lain. Saat kamu menggunakan gamis berbahan lentur (spandek, jersey, kaos rayon), pilih jilbab panjang berbahan double hicon, katun, atau bahan pashmina. Saat kamu memakai jilbab berbahan lentur, pilih baju yang berbahan katun. 

6. Pilih baju dengan bahan kombinasi. Misalnya, untuk gamis : dibagian dada menggunakan bahan katun atau polyester, bisa juga dilapisi oleh brukat, sifon, atau ceruti pada bagian depan gamis. 

Selama kamu bisa menyiasatinya, pakaian dengan bahan lentur tetap bisa kamu pakai tanpa khawatir akan memperlihatkan lekuk badanmu ;) 

Comments

  1. Waaahh!! menjawab pertanyaan saya selama ini Mak! syukroooon, senang sekali postingannya...:)

    ReplyDelete
  2. Nah ini tipsnya oke banget... Berguna bagi para penggemar baju berbahan spandek/kaos dan sejenisnya :)
    Emang sekarang baju berbahan kaos/spandek dan sejenisnya memang sedang digemari.
    Sayangnya memang memakai baju berbahan kaos/spandek membuat bentuk tubuh lebih kelihatan ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mak Reni, makanya harus disiasati gimana caranya supaya mendekati syar'i :)

      Delete
  3. setuja bingit Mbak Arifah, ini yang sering bikin risih, memandang wanita berhijab tapi pas jalan, badannya ke cetak semua

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mak, saya juga suka risih -_- Sayang banget, berjilbab tapi kok sexy..

      Delete
  4. saya samapai sekarang nggak berani pakai baju berbahan lentur mba..makasih tipsnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya punya atasan aja, kalau untuk gamis dan jilbab belum punya yang berbahan lentur.. Kalau lagi pakai atasan bahan kaos rayon, saya pakai jilbab panjang dan lebar bahan katun / double hicon, jadi bentuk tubuh atas gak keliatan mbak :)

      Delete
  5. Q g cocok pke jersey mbk.tipis bgttt pdhl ktnya itu yg plg tebel..jd msh sering bt gamis jahit ditukang jahit kainnya pilihn sendiri :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bahan jersey yang mahal, cukup tebal kok mbak :) memang gak di semua toko busana sedia baju bahan jersey kualitas bagus, banyak juga yang tipis-tipis. Kalau jahitin saya malas cari model baju dan nunggu jadinya lama :p

      Delete
  6. Masih belum berani pakai bahan yang seperti itu Mak. Tapi kalau tips nya bisa menyiasati supaya bentuk badan kita tidak terlihat, patut di coba juga nih ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan dicoba mak :) Kalau disiasati insya Allah bisa kok mendekati syar'i.

      Delete
  7. kalo pake bahan jatuh, aku mah nyerah aja :) Lebih suka yaang simple.

    ReplyDelete
  8. bermanfaat banget insyallah. syuqkon...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…