Skip to main content

Alia Susah Tidur Siang

Sumber foto dari sini

Gak tau kenapa, tapi Alia tuh beberapa bulan terakhir susah diajak tidur siang. Sementara emaknya demen banget sama yang namanya tidur siang, :p hehe.. Padahal waktu usia Alia masih di bawah tiga tahun, yang namanya tidur siang itu jadi semacam rutinitas. Apalagi zaman Alia masih pakai empeng, pokoknya begitu dikasih empeng, ya langsung deh bobo dengan nyenyaknya :)

Nah, saat Alia mulai memasuki usia dua tahun, saya berniat untuk melepaskan dia dari empengnya. Alhamdulillaah usia dua tahun Alia udah gak pakai empeng lagi. Eh, tapi sejak itulah Alia mulai agak susah tidur siangnya. Jadi, kalaupun mau diajak tidur siang, meremnya tuh lamaaa banget. Akhirnya emaknya duluan yang merem, hihi..

Tapi awal-awal sih, Alia masih mau nih diajakin tidur siang, meski meremnya lama ampun. Lama-kelamaan meremnya makin lama dan lama, sampai akhirnya Alia susah banget diajakin tidur siang. Dan sekarang selalu menolak kalau diajak tidur siang, alhasil emaknya tidur siang sendiri, -_- *emak pellor*.

Sementara emaknya tidur siang dengan nyenyak, Alia mah asyik aja bermain. Gelutak-gelutuk sana-sini, becandain eyangnya, atau ngintilin tantenya :D Alia baru tidur siang kalau dia udah ngerasa capeee banget, baru deh dia merem. Meremnya pun gak nentu di mana, bisa di tempat tidur, di kursi, di karpet, atau di lantai, :p Jamnya apalagi gak nentu, kadang jam 3, 4, atau 5, eh..ini mah tidur sore ya :D

Comments

  1. apa emang kayak gitu ya mbk,ponakanku juga kayak gini,emaknya dah tidur anaknya asik main sendiri :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, iya mbak emang ada yang pengennya maeeen terus ;)

      Delete
  2. Hihi...Alia...lagi seneng banget main yaaa. Sama nih Raissa juga kalau lagi ada saudara ya pasti Galau tdr siang....:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, apalagi itu mak, kalau Alia lagi ada temen main mah gak ngantuk-ngantuk jadinya :p

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…