Skip to main content

Buat Saya Luar Biasa

Alhamdulillaah kemarin bisa jalan-jalan lagi sama Alia, mama, dan adik saya. Seperti biasa, jalan-jalan kami bukan ke tempat rekreasi apalagi keluar kota. Hanya ke supermarket buat belanja keperluan dapur dan rumah serta printilannya :p Tapi saya sangaaat menikmatinya, saya bersyukur alhamdulillaah masih bisa pergi bareng keluarga dan diberi rezeki untuk membeli keperluan rumah tangga.

Bagi orang lain pergi ke supermarket itu bisa jadi hal biasa ya, tapi buat saya luar biasa lho. Saat kita benar-benar menikmati sebuah aktivitas dan benar-benar mensyukurinya, maka aktivitas itu bisa jadi terasa luar biasa. Saya lebay? Tapi ini kenyataannya :) Sementara di luar sana ada banyak orang yang tak semudah saya dalam rezeki atau tak sesehat saya dalam beraktivitas, bolehkan saya merasa kalau saya ini sangat beruntung? ;)

Sumber gambar dari sini

Pendapatan saya perbulan memang belum sampai angka jutaan rupiah. Saya belum punya budget rutin untuk makan di luar, beli sandang atau rekreasi tiap bulannya, tapi saya bersyukur punya rezeki untuk membelikan mama susu tiap bulannya. Alhamdulillaah. Pergi kemana-mana masih setia dengan angkot, tapi alhamdulillaah saya masih punya kaki yang kuat untuk berjalan serta rezeki untuk bayar angkot. Alhamdulillaah lagi :)

Belajar bersyukur itu dimulai dari kita mensyukuri hal-hal kecil. Hal-hal kecil yang kita syukuri insya Allah akan terasa besar nikmatnya.

Comments

  1. Segala hal kl bener2 dinikmati itu rasanya indah ya mbk...
    Salam bt alia cantik :)

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah...mdh2an kita smua bs terus jadi orang bersyukur ya Mba...

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…