Skip to main content

Jangan Lupa Bawa Pembalut

Alhamdulillaah siklus menstruasi saya rutin tiap bulannya. Soalnya yang saya tau, ada juga para wanita yang gak keluar menstruasi rutin tiap bulan. Jadi bisa keluar dua bulan sekali atau tiga bulan sekali, padahal gak dipengaruhi oleh obat KB (keluarga berencana), yang memang diketahui bisa menyebabkan siklus menstruasi gak lancar pada sebagian wanita. 

Meski rutin tiap bulan keluar, tapi tanggalnya memang gak selalu sama. Ada kalanya maju beberapa hari atau mundur beberapa hari. Tapi sejak bulan lalu, tanggal mestruasi saya maju lumayan banyak. Tepatnya maju 6 hari. Ya, tanggal keluarnya menstruasi pada tiap wanita setiap bulannya, memang gak bisa diprediksi. Bisa maju, mundur, atau sama dengan bulan sebelumnya. 

Kalau untuk work at home mom seperti saya sih rasanya gak terlalu jadi masalah ya mau keluarnya maju, mundur, atau tetap. Tapi buat para wanita yang bekerja di luar rumah, di mana sebagian besar aktivitas hariannya dilakukan di luar rumah, maka ada satu hal yang harus diperhatikan yaitu pembalut. Gimana kalau ternyata menstruasi kita keluar saat kita lagi meeting penting sama atasan atau klien? Terus, kita gak pakai pembalut, gak bawa pula, dan nyari-nyari gak langsung dapet pula *duhhh* >_<

Makanya, untuk mengantisipasi hal kaya gitu jangan lupa bawa pembalut kemanapun kamu pergi. Taruh aja di tas :) Jadi, kalau tiba-tiba kamu keluar menstruasi gak repot lagi kan ya..

Comments

  1. dulu sewaktu ngajar pasti stok pembalut,hukumnya wajib meskipun di klinik sudah disediakan tp kl bawa sendiri rasanya aman banget :)

    ReplyDelete
  2. Saya juga selalu bawa2 pembalut di tas Mak :)))
    Soalnya pernah tuh, dapet dan lagi di perjalanan ga bisa berenti beli pembalut. Hedeh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, kejadian kaya gitu bikin ribet ya mak..

      Delete
  3. sama Mak, saya juga selalu sedia pembalut di tas..
    buat jaga2 aja....hehehe.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…