Skip to main content

Kok, Jadi Suka Siiih...

Postingan ini bukan cerita tentang suka-sukaan sama cowok lho ya :p Tapi, suka sama drama India yang di ANTV itu lhooo, huaaa..sesuatu yang pada awalnya justru gak saya suka  -_-  Jadi, awalnya di rumah yang nonton drama India itu mama. Terus lama kelamaan adik saya juga ikut deh, kebawa sama mama suka ikut nonton drama India juga. Nah, saat itu saya suka heran, kok pada suka nonton drama India semacam Mahabharata gitu sih. Apa bagusnya coba, kesannya kok jadul gitu *underestimate pisan*.

Pernah sih saya coba sekali dua kali ikutan nonton. Dan, glek! Gak ada yang menarik  -_-  *masih underestimate*. Palingan saya suka ikutan nonton beberapa menit, kalau pas nemenin Alia minum susu di malam hari. Tapi gak niat ngikutin, dan gak pernah nyengajain nonton. Sampai akhirnya, muncul lah satu, dua, hingga tiga pertanyaan dari mulut saya akibat saya penasaran sama jalan ceritanya. Kenapa sih Duryodhana itu jahat sama Pandawa, kenapa sih Sangkuni jalannya pincang, kenapa sih Krishna itu sakti, dan sebagainya dan sebagainya :p

Lama kelamaan saya jadi kepo, dan ujung-ujungnya jadi penasaran terus sama kelanjutan tiap episodenya  -_-  Ini semacam kualat atau apa ya, sesuatu yang awalnya saya agak underestimate pada akhirnya saya malah suka. Eh, sekarang bukan hanya Mahabharata aja nih yang bikin candu, tapi ada Jodha Akbar, The Adventures of Hatim, dan ada juga Aladin (yang terakhir di Trans 7). Semuanya adalah drama India. Aduh, mudah-mudahan semua candu ini segera berakhir  >_< 

Comments

  1. hehehe...kapan hari g sengaja juga lihat film india di antv,yg ular itu lo mbk hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang ular itu yang mana ya -_- hehe, Yang paling malem ya mak? Kalau itu saya gak ngikutin :p

      Delete
  2. Nggak suka sama film ini. ghazul fikr. Ada pesan yang diselipkan secara halus ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mak, memang lebih baik nonton sesuatu yang banyak mengingatkan kita sama Allah :) Makasih udah ngingetin ya mak..

      Delete
  3. hi hi lagi suka drama india ya, suka liat iklannya yg blg cakep2 pemainnya, tapi ga bs nonton euyyy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan karena cakepnya tapi mak, saya suka nonton karena ceritanya seru :)

      Delete
  4. Hihi...Kalo saya emang ga suka nonton film/sinetron India mak..kecuali yg udah ada rekomendasi bagus dr temen kayak Million Dollar Man gitu ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Million Dollar Man saya malah gak tau, yang mana ya? :p hehe..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …