Skip to main content

Menulis di Blog Itu Gak Sulit

Sumber gambar dari sini

 




Menulis di blog itu sebenarnya bukan sesuatu yang sulit kok, tapi juga bukan sesuatu yang mudah dilakukan dalam waktu-waktu tertentu. Misalnya, saat kita merasa buntu ide. Tangan udah siap di atas keyboard, tapi otak gak jalan alias mandek, hehe..kamu pernah ngalamin? Saya pernah lah, pastinya :p Kayanya sih, semua penulis pernah ya ngalamin hal kaya gini.

Meskipun blog saya, saya tulisin hampir tiap hari, tapi gak berarti saya gak pernah merasa mandek ide. Kadang, suka juga ngalamin 'bingung' mau nulis apa yaaa  -_-  Nah, kalau udah kaya gitu sih saya biasanya cari-cari ide yang simple di otak saya, terus saya tulis deh :) Gak perlu mikir ini bakal dibaca orang atau disukai orang, yang penting tulisan ini bermanfaat buat saya tulis dan saya enjoy nulisnya.

Toh, ini kan blog pribadi saya. Jadi, saya ingin menulis sesuatu yang memang saya ingin menuliskannya dan nyaman mempublikasikannya. Lain hal kalau saya nulis review atas permintaan klien, tentu saya gak bisa menulis seenak jidat dong ya. Tulisan yang sifatnya bisnis ya harus ditulis secara profesional, sesuai keinginan klien juga. Kalau tulisan yang sifatnya pribadi yang penting sesuai keinginan kita aja.

Itu sebabnya tulisan saya di sini mayoritas ringan-ringan, gak panjang, dan berdasarkan pemikiran saya sendiri. Karena saya menulis sesuatu yang sesuai dengan keinginan saya :)

Comments

  1. Yg sulit bg saya mengendalikan.diri saat tak seharuanya menulis hal2 jelek mak..hiks

    ReplyDelete
  2. menulis memang harus dibiasakan ya mak
    kalo sudah terbiasa akan mengalir dengan sendirinya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mak, kalau terbiasa jadi lebih mudah :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…