Skip to main content

Sarapan Paling Praktis

Sumber gambar dari sini


Kamu rutin sarapan? Saya iya. Sejak kecil saya udah dibiasakan untuk selalu sarapan. Alhamdulillaah saya punya mama yang memang mengajarkan pada saya betapa pentingnya sarapan, dan beliau juga mencontohkan pada saya untuk selalu sarapan. Buat saya, sarapan itu waktu makan yang lebih penting dibanding makan siang atau sore. Karena makan di pagi hari sangat menentukan baiknya kinerja tubuh kita dalam beraktivitas seharian. 

Beberapa tahun terakhir ini saya lebih memilih sarapan roti dibanding nasi goreng, kue, apalagi mie instant. Menurut saya roti adalah menu sarapan paling praktis. Saya butuh waktu gak sampai lima menit untuk membuatnya. Saya biasa mengolesi roti dengan mentega, coklat meses atau pasta, aneka selai, ditaburi keju, ataupun diberi susu kental manis. Bisa manis atau mau yang gurih tinggal pilih isiannya aja. 

Selain rasanya enak, manfaatnya juga lebih oke dan pas buat sarapan, dibanding nasi goreng yang penuh karbohidrat dan mengandung minyak atau mie instant yang banyak mengandung msg (monosodium glutamat). Supaya gak bosan, kamu bisa memilih isian yang berbeda-beda setiap harinya. Teman makan roti pun bisa berbeda-beda. Misal : saat isiannya keju pilihlah susu untuk teman makan roti, isian selai bisa ditemani minuman coklat, dan isian coklat ditemani dengan teh manis. Gimana, tertarik untuk mencoba? Yuk, rutin sarapan sehat :) 

Comments

  1. Sarapan itu wajib,soalnya butuh tnaga ekstra bt memuli aktfitas..saya sarapan buah mbk :)

    ReplyDelete
  2. atau dibuat roti bakar, juga nikmat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, itu gambarnya roti bakar mak :) tapi aku gak punya alatnya sih :p

      Delete
  3. Memang bagus, sudah saya rasakan manfaatnya sarapan dengan selain nasi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih pas mak, nasi terlalu banyak karbohidratnya :)

      Delete
  4. Sarapan memang penting untuk memulai hari ya...

    ReplyDelete
  5. Dulu aku gak pernah sarapan mak...
    Tapi gara2 nikah sama Abah, jadi kebawa2 suka ikut sarapan deh :)

    Sarapan pagi emang lebih enak yang praktis2 aja yah mak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, maklum saya gak doyan masak sih.. sarapan milih yang praktisss :p

      Delete
  6. Setuju mak.saya jg harus sarapan. Soalnya udah bangun sebelum subuh kalo ga sarapan lemes. Kadang buah, seringnya nasi dg lauk sisa semalam. Sayang, ga ada yg habisin hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya mak, penting untuk tenaga ibu RT yang ngerjain ini itu :)

      Delete
  7. Ini menu sarapan saya selama program mengurangi berat badan Mak. Tapiii kayanya belum terlihat hasilnya coz rotinya 2 tangkep, pakai selai coklatnya banyak ples pake mentega juga. Hiks, hiks, semakin menimbun lemak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rotinya gandum aja mak, atau coba pakai isian sayuran kaya selada gitu plus tomat, kasih abon dan sedikit saus tomat :) mentega dikit aja..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Perasaan Mellow

Ngomong-ngomong soal perasaan mellow nih yaaa... Aku juga pernah merasakan mellow, hihi.. Seperti saat aku melihat kehidupanku tak berjalan secemerlang orang lain, atau saat aku merasa jleb ketika melihat kesuksesan orang lain, atau saat aku melihat orang lain begitu bergembira karena bergelimang materi, sementara aku masih harus menahan diri dari membeli banyak hal :p hehe..


Seperti hari ini nih contohnya, barusan aku simak timeline salah satu temanku di sosial media yang menceritakan liburannya keliling kota bersama suami dan anak-anaknya, dan tiba-tiba jleb aja gitu..aku ngerasa sedih :'( *ga sampe mewek siiih* Sedih karena aku udah lama banget ga liburan kemana-mana, karena ga ada budget buat liburan :p Daripada duit aku hamburin buat rekreasi ya mending aku tabungin buat beli rumah, aamiin :)

Menurutku perasaan-perasaan mellow itu normal kok :) bukan perasaan yang membahayakan juga kan, ASAL tak berlebihan yaaa.. Namanya juga manusia yang punya hati dan perasaan. Perasaan suka …