Skip to main content

Bicara Poligami

Sumber gambar dari sini


Saya pribadi gak menentang adanya poligami, karena ini memang bukan sesuatu yang dilarang hukumnya dalam Islam. Tapi, tapi, tapi..saya gak setuju tuh kalau poligami yang alasannya semata karena nafsu lelaki  -_-  Sementara di sisi lain, pihak istri menjadi begitu tersakiti, dan merasa dirinya tak dihargai serta dikhianati. Jadi, pihak istri merasa dirugikan atau dizalimi dengan adanya poligami.

Okelah, kalau ada suami yang mengeluhkan istrinya udah gak bisa melayani, udah gak sesuai dengan harapannya, udah gak menarik, bla and the bla.. Tapi apa harus dengan solusi poligami? Apa iya, poligami menjadi jalan keluar ataukah menjadi jalan bagi munculnya permasalahan baru? *mikir*.

Boleh kok poligami itu, tapi poligami seperti apa dulu yang diperbolehkan. Poligami seperti apakah yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasalam. Apakah poligami yang mendatangkan manfaat atau kemudharatan? Kalau dengan adanya poligami malah mendatangkan kemudharatan (kerugian), malah gak baik kan?

Intinya, boleh kok poligami, silahkan aja. Asalkan, memang akan membawa manfaat bagi pihak suami dan istri, serta anak-anak. Nah, sulit kan? :p Lha memang iya, poligami itu bukan perkara mudah kalau mau mengatasnamakan sunnah. Maka dari itu jangan jadikan poligami sebagai tameng pemuasan hawa nafsu belaka. Karena yang saya liat, sebagian kasus poligami terjadi karena atas dasar nafsu, dan dalam praktiknya pun poligami kerap mendatangkan kemudharatan. Na'udzubillahi min dzalik.

Comments

  1. Saya membayangkan bagaimana peresaan wanita yang dipoligami oleh suaminya? Entah gimana sakitnya ya? Duh semoga mereka tabah dan kalau bercerai karenanya semoga dapat lelaki jauh lebih baik dari bekas suaminya. Amin

    ReplyDelete
  2. Sebenernya kalau laki-laki mau taat pada perintah "Jagalah pandanganmu", poligami karna nafsu akan terhindar. Poligami sangat berat resikonya dunia akhirat, karna tak mampu adil "meski mau". Apalagi laki-laki yang tak kharismatik, tak faham ilmu agama, dan tak punya jiwa pemimpin, malah memperburuk soal poligami di khalayak. Umat lain malah jd menghina hukum islam. Mendingan poli pantai aja, atau poli klinik :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, komentar ujungnya itu lho mak, bikin ngikik :D

      Delete
  3. poligami itu sulit jika sesuai dgn yg diajarkan Kanjeng Nabi Muhammad SAW.

    ReplyDelete
  4. Zaman sekarang, tetep ada aja yang tersakiti atas tindakan ini ya, Mba.

    Sereem denger kata poligami e.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Istri kurang syukur atau suami kurang sadar kewajiban???

Masalah uang memang kerap menjadi biang keladi dari ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Suami istri bertengkar mengenai uang bukanlah hal yang aneh, malah rasanya kita udah ga heran lagi kalau uang sering jadi pemicu pertengkaran. Sepertinya sih, bukan suami istri aja yang suka ribut soal uang, anak sama ortu, atau kakak sama adik pun bisa ribut gara-gara uang :p 

Dulu, sebelum aku nikah..mama suka bilang kalau masalah uang bisa jadi sensitif banget buat suami istri. Mama menasehatiku untuk bisa meminimalisir atau menghindari ribut soal uang setelah berumah tangga. Meskipun kenyataannya susaaah bukan main >_< 

Kayanya ga ada ya suami istri yang ga pernah ribut soal uang :p hanya saja tiap rumah tangga berbeda kadar pertengkarannya. Ada yang hanya sekedar ribut-ribut kecil, tapi ada juga yang sampai ribut besar gara-gara uang, bahkan berujung pada perceraian. 



Suami banyak uang, istri ribut minta uang lagi dan lagi..sementara suami ga punya uang, istri ribut minta suami cari uang …

Hati yang Luka Ibarat Kaca yang Pecah

Buat saya, hati yang luka ibarat kaca yang pecah. Saat kaca itu pecah, maka seperti apapun caranya untuk mengembalikan kaca itu seperti semula, maka tak akan berhasil. Kaca itu akan tetap cacat, retak, dan tak bisa kembali seperti sebelumnya. 

***

Saya pribadi gak ingin sampai mendendam ataupun sekadar membenci, saat saya disakiti oleh orang lain. Saya tau tak ada manusia yang luput dari khilaf, apalagi manusia yang imannya masih lemah seperti saya. Kerapkali saat kita melakukan kesalahan, kita gak sadar bahwa kesalahan kita membuat hati orang lain begitu terluka. 

Jadi, saat orang lain menyakiti saya, saya berusaha untuk memaafkannya. Saya berusaha tetap mengharapkan yang terbaik untuk orang yang menyakiti saya, saya juga masih bisa mendoakan kebaikan untuknya. Saya berharap tak ada rasa benci apalagi dendam terhadap orang lain. Na'udzubillah. Perasaan-perasaan buruk seperti benci dan dendam, pada akhirnya malah menjerumuskan hati kita sendiri bukan? 

Emosi-emosi negatif seperti benc…

Teliti Saat Datang Ke Counter Service

Berkaitan dengan postinganku beberapa hari lalu tentang si BB yang bikin galau karena rusak, nah..alhamdulillaah kemaren BB ku sudah kembali beroperasi, kembali ribut dengan notifikasi beberapa menit sekali *saking eksisnya diriku, hihi..lebay*. 

Jadi  gini ceritanya, pas rusak beberapa hari lalu itu aku coba goggling untuk cari tau kira-kira apa penyebab BB ku rusak ga bisa di charge. Berdasarkan hasil goggling sih kayanya konektor charger BB ku yang rusak jadi dicharge ga bisa masuk (ga nyambung).

Aku putusin untuk bawa BB ku ke counter service BB di Cimahi Mall. Sampailah aku di salah satu counter, sebut saja counter A. Aku bilang BB ku ga bisa di charge, terus si penjaga counter tersebut memeriksa keadaan BB ku. Ga berapa lama kemudian, penjaga counter tersebut bilang kalau BB ku konektor chargernya rusak, dan harus diganti. Ahaaa, berarti hasil gogglingku tepat ^^ Ehh, beberapa menit kemudian si penjaga counter bilang lagi kalau batre BB ku juga rusak, katanya udah kembung.. ya ela…